E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Negara Harus Lebih Berperan dalam Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Inisiatif dari Masyarakat

Diterbitkan
Rabu, 11 Feb 2026 16.41 WIB
Bagikan:
Negara Harus Lebih Berperan dalam Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Inisiatif dari Masyarakat

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, saat kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Kampung Batik Okra, pada Selasa (10/2/2026). Foto: Eki/Karisma.

PARLEMENTARIA, Surabaya – Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menegaskan pentingnya peran negara dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya yang tumbuh dari inisiatif masyarakat, seperti yang terlihat di Kampung Batik Okra Surabaya, Jawa Timur. Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Kampung Batik Okra, pada Selasa (10/2/2026).

“Kita sangat senang melihat ada kampung-kampung ekonomi kreatif seperti Kampung Batik Okra ini yang ada di Surabaya. Dan ini adalah inisiatif dari masyarakat sendiri. Jadi kalau kita mau melakukan pembangunan ekonomi dari bawah, ya ini adalah salah satu contohnya,” ujar Rahayu.

Menurutnya, Kampung Batik Okra merupakan contoh nyata ekonomi kreatif yang berangkat dari kreativitas, niat, dan keterlibatan langsung masyarakat lokal, baik sebagai penggagas maupun pengrajin.

Rahayu menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat dilepaskan dari upaya pelestarian budaya. Keberadaan kampung batik dinilainya penting untuk memastikan generasi muda tetap mengenal dan menghargai kekayaan budaya Indonesia.

“Pelestarian budaya ini kita butuhkan untuk memastikan bahwa anak-anak muda, generasi muda kita dan generasi penerus tidak melupakan apa yang menjadi kekayaan budaya kita di Indonesia,” tutur Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Namun demikian, Rahayu mengakui masih terdapat tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi kreatif di Kampung Batik Okra, terutama dalam hal pemasaran dan pengelolaan usaha.

“Memang masih merupakan ada tantangan-tantangan yang dihadapi, apakah itu dari segi pemasaran terutama, dan tentunya bagaimana dari segi mengelola usaha,” katanya.

Ia menegaskan, dua aspek tersebut menjadi perhatian utama yang perlu didukung oleh Kementerian Ekonomi Kreatif.

“Jadi dua hal ini yang menjadi perhatian, yaitu bagaimana adanya pembinaan dari segi pengembangan usahanya, dan yang kedua adalah pemasaran,” tegas Rahayu.

Rahayu juga mengapresiasi keunikan batik Kampung Okra yang bersifat custom dan memiliki nilai jual tinggi karena tidak ditemukan di daerah lain. Bahkan, proses pembuatannya dapat memakan waktu hingga satu tahun untuk satu kain batik.

“Dengan karya-karya custom, karya-karya yang memang tidak ada motifnya di tempat lain. Itu bisa menjadikannya memiliki daya jual yang lebih tinggi,” ujarnya.

Terkait peluang ekspor, Rahayu berharap Kementerian Ekonomi Kreatif dapat bersinergi dengan Kementerian Pariwisata untuk membawa produk Kampung Batik Okra ke berbagai pameran dan expo, sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah.

“Harapan kami adalah tugas dari Kementerian Ekonomi Kreatif yang bisa membawa bersama juga dengan expo-expo kita keluar, termasuk juga dengan Kementerian Pariwisata, supaya bisa ada daya tarik,” jelasnya.

Selain dukungan pemasaran, Rahayu juga mengungkapkan adanya rencana penguatan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Memang salah satu hal yang telah kita bicarakan adalah pengadaan KUR spesifik untuk pelaku atau pengusaha ekonomi kreatif. Ini akan dicanangkannya saat ini adalah 10 triliun,” ungkapnya.

Ia menambahkan, skema KUR tersebut memungkinkan pelaku ekonomi kreatif memperoleh kredit antara Rp100 juta hingga Rp500 juta berdasarkan hasil evaluasi dari tim penilai.

“Sehingga harapannya ini bisa digunakan tidak hanya untuk IP (Intellectual Property) besar tetapi juga oleh IP IP lokal seperti yang ada di Kampung Batik Okra ini,” pungkasnya. •eki/rdn

Berita terkait

Indonesia Negara Maritim, Kebutuhan Kapal Nasional Harus Diproduksi dari Dalam Negeri!
Industri dan Pembangunan
Indonesia Negara Maritim, Kebutuhan Kapal Nasional Harus Diproduksi dari Dalam Negeri!
Sektor Ekonomi Kreatif dan Budaya Lokal Perkuat Pariwisata Maluku
Industri dan Pembangunan
Sektor Ekonomi Kreatif dan Budaya Lokal Perkuat Pariwisata Maluku
Forum PUIC Harus Gunakan Pendekatan Lebih Tegas Guna Perkuat Perdagangan Antar-Negara OKI
Politik dan Keamanan
Forum PUIC Harus Gunakan Pendekatan Lebih Tegas Guna Perkuat Perdagangan Antar-Negara OKI
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Diseminasi Diplomasi Parlemen, BKSAP Perkuat Sinergi dengan Sivitas Akademika FISIP UIN Ciputat

Selanjutnya

Kurniasih Mufidayati Ajak PTN dan PTS Beri Masukan Penyempurnaan RUU Sisdiknas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h