E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Bonnie Triyana: Pariwisata Lebih Berkelanjutan dan Bernilai Ekonomi Tinggi dibanding Pertambangan

Diterbitkan
Kamis, 29 Jan 2026 09.05 WIB
Bagikan:
Bonnie Triyana: Pariwisata Lebih Berkelanjutan dan Bernilai Ekonomi Tinggi dibanding Pertambangan

Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI, yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi X, Senayan, Jakarta, Rabu,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana, menegaskan pentingnya menjadikan pariwisata sebagai prioritas pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, menurutnya kontribusi sektor pariwisata memberi peran besar terhadap perekonomian nasional sekaligus kemampuannya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Hal tersebut disampaikan Bonnie dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI, yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi X, Senayan, Jakarta, Rabu, (28/1/2026). Ia mengungkapkan, sektor pariwisata menyumbang sekitar Rp1.000 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan mampu menyerap sekitar 25 juta tenaga kerja.

Bonnie menilai, jika dikelola secara serius, kontribusi pariwisata bahkan dapat melampaui sektor pertambangan. Ia mencontohkan Bali, di mana output ekonomi dan serapan tenaga kerja sektor pariwisata dinilai lebih besar dibandingkan sektor pertambangan di Papua.

“Kalau kita serius mengembangkan pariwisata, kita tidak perlu membuka tambang secara masif. Pariwisata itu lebih berkelanjutan, tidak destruktif terhadap lingkungan, dan tidak bersifat ekstraktif,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bonnie juga menyoroti persoalan tumpang tindih kepentingan antara pelestarian cagar budaya dan aktivitas ekonomi. Ia mencontohkan kawasan Cagar Budaya Muaro Jambi yang sebagian wilayahnya bersinggungan dengan aktivitas pertambangan batu bara. Bahkan, sejumlah temuan arkeologis di kawasan tersebut disebut sempat tertimbun material tambang.

Ia menjelaskan, pada 2019 dirinya memimpin proyek pemindaian udara (LiDAR) seluas sekitar 7.200 hektare di Muara Jambi untuk menghasilkan peta arkeologis. Dari hasil pemetaan tersebut, sekitar 3.000 hektare di antaranya ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya yang memiliki aturan ketat dan tidak boleh diganggu.

Selain konflik lahan, Bonnie menilai Indonesia memiliki banyak potensi pariwisata berbasis lingkungan yang belum dimaksimalkan. Ia menyinggung peluang pengembangan Sungai Batanghari yang dinilainya dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata, seperti keberhasilan proyek wisata Sungai Mekong di kawasan ASEAN. Namun, ia mengingatkan ancaman pendangkalan sungai yang perlu mendapat perhatian serius.

Bonnie juga menekankan pentingnya kekuatan narasi dalam pengembangan pariwisata dan cagar budaya. Ia mencontohkan kisah fiksi Hans Brinker di Belanda yang mampu menarik wisatawan internasional berkat pengelolaan cerita yang konsisten. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak narasi lokal yang berpotensi besar, namun belum dikelola secara berkelanjutan.

“Kita ini sering punya banyak inisiatif, tapi tidak tekun mengelolanya. Padahal narasi budaya itu bisa menjadi daya tarik wisata yang kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bonnie menyoroti pentingnya membangun sense of hospitality di daerah tujuan wisata. Ia mencontohkan kawasan Anyer dan Carita di Banten yang memiliki potensi besar, namun belum dikelola secara optimal, termasuk dari sisi pelayanan kepada wisatawan.

Menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh investasi infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah wisata. •bit/aha

Berita terkait

Bernilai Ekonomi dan Kultural Tinggi, Komoditas Strategis Harus Terhimpun dalam Satu UU
Politik dan Keamanan
Bernilai Ekonomi dan Kultural Tinggi, Komoditas Strategis Harus Terhimpun dalam Satu UU
Komisi X: Kenaikan Pajak Hiburan Perlambat Pertumbuhan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X: Kenaikan Pajak Hiburan Perlambat Pertumbuhan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Legislator Dukung Program Kemenparekraf, Pembangunan Berkelanjutan Kualitas Pariwisata dan Ekraf
Kesejahteraan Rakyat
Legislator Dukung Program Kemenparekraf, Pembangunan Berkelanjutan Kualitas Pariwisata dan Ekraf
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Soroti Ancaman Ekonomi terhadap Cagar Budaya Tongkonan Toraja

Selanjutnya

Penataan Kompetensi Ahli Teknologi Laboratorium Medik Bermasalah Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pasien

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h