E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Tata Ruang Harus Tertib, BPN dan Pemda Wajib Jalan Bersama

Diterbitkan
Senin, 19 Jan 2026 15.01 WIB
Bagikan:
Tata Ruang Harus Tertib, BPN dan Pemda Wajib Jalan Bersama

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra saat Kunjungan Kerja Spesifik ke Kantor Pertanahan Kota Administratif Jakarta Selatan pada Kamis (15/1/2026). Uch/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Komisi II DPR RI menekankan pentingnya penguatan fungsi tata ruang dalam kinerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Penekanan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra usai Kunjungan Kerja Spesifik ke Kantor Pertanahan Kota Administratif Jakarta Selatan pada Kamis (15/1/2026). Menurutnya, urusan pertanahan tidak hanya berhenti pada penerbitan sertifikat, tetapi juga memastikan pemanfaatan ruang berjalan sesuai peruntukannya.

Bahtra menjelaskan bahwa BPN memiliki Direktorat Jenderal Tata Ruang yang seharusnya aktif memastikan bahwa setiap pembangunan mematuhi rencana tata ruang wilayah. Ia menegaskan perlunya koordinasi lebih intens dengan pemerintah daerah mengingat izin mendirikan bangunan (IMB) dan izin turunannya merupakan kewenangan pemda.

“Di BPN kan ada namanya Ditjen Tata Ruang dan itu kami berharap harus berkoordinasi dengan Pemda terkait terutama soal misalnya ketika ada perorangan ataupun swasta yang ingin membangun, harus sesuai dengan peruntukannya,” ujar Bahtra saat ditemui Parlementaria di kawasan Jagakarsa pada Kamis (15/1/2025)

Dalam rapat yang dipimpinnya, Bahtra sempat menyoroti fenomena bangunan yang tidak sesuai standar atau melanggar peruntukan di berbagai daerah. Ia menilai lemahnya kontrol tata ruang dapat berdampak pada keselamatan masyarakat, terlebih di wilayah rawan bencana atau berkaitan dengan drainase dan daya dukung kawasan.

“Sudah terjadi di banyak daerah bahwa ternyata banyak sekali bangunan-bangunan yang tidak memenuhi standarisasi dan itu akan berdampak kedepannya. Apalagi kita misalnya di Jakarta sedang musim hujan, apakah bangunan-bangunan ini sudah memenuhi standarisasi, apakah prasyarat pada saat membangun sudah terpenuhi?” tutur politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Ia kembali menegaskan bahwa koordinasi BPN dan pemda mutlak diperlukan untuk mencegah pelanggaran pemanfaatan ruang. Menurutnya, kepastian tata ruang yang tertib akan mendorong pengembangan kawasan yang aman, teratur, dan sesuai rencana.

“Kami ingin memastikan agar BPN, terutama yang berkaitan dengan tata ruang harus berkoordinasi dengan baik dengan Pemda sehingga tidak ada yang dilanggar terkait soal penataan kawasan atau penataan tata ruang ini,” tutupnya. 

Kementerian ATR/BPN dinilai perlu memperkuat aspek tata ruang sebagai bagian integral dari tugasnya. Lebih lanjut, ATR/BPN tidak boleh dipandang hanya sebagai lembaga penerbit sertifikat tanah, tetapi juga sebagai penjaga peruntukan ruang agar sejalan dengan misi kementerian. Misi tersebut mencakup penyelenggaraan penataan ruang dan pengelolaan pertanahan yang produktif, berkelanjutan, dan berkeadilan, serta pelayanan pertanahan dan penataan ruang yang berstandar dunia. •uc/aha

Berita terkait

Sinergi Pemda dan BPN Diperlukan Guna Tata Ulang Seluruh Wilayah Rawan Bencana
Politik dan Keamanan
Sinergi Pemda dan BPN Diperlukan Guna Tata Ulang Seluruh Wilayah Rawan Bencana
Minimalisasi Dampak Banjir, Penataan Tata Ruang dan Sistem Drainase di Bekasi Harus Diperbaiki
Industri dan Pembangunan
Minimalisasi Dampak Banjir, Penataan Tata Ruang dan Sistem Drainase di Bekasi Harus Diperbaiki
Cegah Tumpang Tindih Lahan, Baleg Dorong Sinkronisasi Tata Ruang dan Kehutanan
Politik dan Keamanan
Cegah Tumpang Tindih Lahan, Baleg Dorong Sinkronisasi Tata Ruang dan Kehutanan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi II
Sebelumnya

Komisi V Minta Peningkatan Pelayanan dan Kampanye Kenyamanan di Kereta Api

Selanjutnya

Beban Layanan Sertifikasi dan Digitalisasi Pertanahan Membutuhkan Kolaborasi Lintas Sektor

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h