E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Dorong Penguatan Bakamla sebagai Coast Guard Nasional

Diterbitkan
Senin, 19 Jan 2026 08.29 WIB
Bagikan:
Dorong Penguatan Bakamla sebagai Coast Guard Nasional

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI bersama Kepala Bakamla dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Komisi I,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi I DPR RI menegaskan pentingnya penguatan Badan Keamanan Laut (Bakamla) sebagai Coast Guard nasional guna menjamin kepastian hukum dan efektivitas pengamanan laut Indonesia. Perlu diketahui, saat ini status Bakamla sebagai Coast Guard masih belum memiliki kepastian yang kuat, sehingga berdampak pada tata kelola keamanan laut dan hubungan internasional.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, dalam wawancara langsung kepada Parlementaria usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI bersama Kepala Bakamla dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Komisi I, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Sebagai informasi, dalam praktik pergaulan internasional, negara lain hanya mengenal Coast Guard sebagai otoritas penegak hukum di laut ketika melintasi wilayah kedaulatan Indonesia. “Ketika negara lain melewati garis kedaulatan kita, mereka tidak lagi melihat apakah itu TNI, Bakamla, atau kementerian lain. Yang mereka kenal adalah Coast Guard. Ketidakjelasan ini secara strategis membatasi kewenangan dan kemampuan kita untuk bertindak, termasuk dalam diplomasi dan menjaga kedaulatan negara,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap Bakamla, tidak sekadar administratif, tetapi melalui pemaparan strategis di Komisi I agar Bakamla mendapatkan perlakuan khusus sebagai garda terdepan keamanan laut. Dirinya pun mengingatkan bahwa tantangan geopolitik, termasuk pembangunan pulau buatan oleh China, berpotensi memengaruhi batas wilayah laut, landas kontinen, dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

“Bakamla harus mengantisipasi ini karena tidak ada lembaga lain yang secara spesifik disiapkan untuk tugas tersebut. Bakamla harus mulai mempraktikkan peran sebagai Coast Guard,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti masih masifnya tumpang tindih kewenangan antarinstansi di laut, seperti antara Bakamla, TNI AL, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang justru merugikan nelayan dan melemahkan perlindungan keamanan laut nasional. “Nelayan bisa hari ini ditangkap oleh TNI AL, besok oleh KKP, lalu kementerian lain. Ini terjadi karena tidak adanya satu Coast Guard yang memiliki kewenangan jelas,” katanya.

Syamsu Rizal juga menegaskan Undang-Undang Keamanan Laut tidak boleh hanya menjadi komitmen normatif dalam omnibus law, melainkan harus dibahas secara komprehensif agar memberikan kepastian hukum, dukungan anggaran, serta penguatan alutsista bagi Bakamla. Termasuk di dalamnya akses Bakamla terhadap alutsista TNI guna mendukung pengawasan laut yang dinamis, khususnya di jalur strategis seperti Alur Laut  Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan ALKI III.

“Kalau masih harus melalui prosedur birokrasi panjang, kita bisa tertinggal karena kapal asing sudah keluar dari wilayah kita,” tandas Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut. •bit/um

Berita terkait

Perkuat Bakamla sebagai Embrio Coast Guard lewat Percepatan RUU Keamanan Laut
Politik dan Keamanan
Perkuat Bakamla sebagai Embrio Coast Guard lewat Percepatan RUU Keamanan Laut
UU Keamanan Laut Dibutuhkan untuk Bentuk Coast Guard Indonesia
Politik dan Keamanan
UU Keamanan Laut Dibutuhkan untuk Bentuk Coast Guard Indonesia
Komisi I Dorong Penguatan Sistem Keamanan Laut dan Pembentukan Indonesian Coast Guard
Politik dan Keamanan
Komisi I Dorong Penguatan Sistem Keamanan Laut dan Pembentukan Indonesian Coast Guard
Tags:#Komisi I#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Puteri Komarudin Dukung Kerja Sama RI-Korsel di Sektor Jasa Keuangan

Selanjutnya

Legislator Minta Pemerintah Audit Proses & Persyaratan Penagihan Leasing

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h