E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Parlemen Berperan Strategis Dorong Implementasi Pembangunan Rendah Karbon

Diterbitkan
Selasa, 13 Jan 2026 07.49 WIB
Bagikan:
Parlemen Berperan Strategis Dorong Implementasi Pembangunan Rendah Karbon

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat menerima audiensi International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/01/2026). Foto : Alma/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat menerima audiensi International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) yang membahas inisiatif Low Carbon Development Indonesia (LCDI) atau Pembangunan Rendah Karbon di Indonesia.

“Ya, hari ini saya menyambut kehadiran teman-teman dari INFID. Ini adalah sebuah kumpulan NGO yang tadi salah satu fokusnya adalah berkait pembangunan rendah karbon. Mereka hadir untuk mengajak berkolaborasi karena memang isu ini adalah isu global,” ujar Syahrul usai pertemuan dengan INFID di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/01/2026).

Ia menegaskan, pembangunan rendah karbon tidak cukup hanya disuarakan di forum internasional, tetapi harus benar-benar diterapkan di dalam negeri. Menurutnya, peran BKSAP DPR RI sebagai unsur parlemen menjadi penting untuk memastikan komitmen global tersebut berjalan konkret di Indonesia.

“Kita ingin implementasinya, kita suarakan di tingkat multilateral, regional, di global. Tapi ini harus terimplementasi di Indonesia,” katanya.

Legislator dari Dapil Riau II menilai, gerakan pembangunan rendah karbon memiliki keterkaitan erat dengan ekonomi hijau dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Karena itu, isu tersebut perlu disederhanakan agar mudah dipahami dan diimplementasikan di tingkat daerah.

Menurutnya masih banyak istilah teknis dalam kebijakan pembangunan rendah karbon yang sulit dipahami oleh pemangku kepentingan di daerah. Untuk itu, ia mendorong agar pembahasan diarahkan pada program-program yang konkret dan aplikatif.

“Karena memang istilah-istilah itu perlu dicerna, dipahami dengan baik dan pembahasannya harus lebih konkret dalam bentuk programnya,” tegasnya.

Politisi dari Fraksi PKS itu mencontohkan sejumlah sektor yang dapat langsung dikaitkan dengan pembangunan rendah karbon, seperti pengelolaan sampah, kehutanan, transportasi, dan energi. Menurutnya, pendekatan programatik yang jelas akan memudahkan daerah dalam menerjemahkan kebijakan tersebut.

“Misalnya tentang pengelolaan sampah yang tidak hanya dikumpulkan tetapi bagaimana memastikan emisinya berkurang, kemudian tentang pemanfaatan hutan, tentang transportasi, tentang energi dan lain-lain. Kan ini semua isu tentang pembangunan rendah karbon, jadi itu harus lebih konkret,” paparnya.

Lebih lanjut, Syahrul menyatakan BKSAP siap berperan sebagai fasilitator untuk memperluas kolaborasi antara NGO dan pemangku kepentingan di daerah. Nantinya, seperti melalui agenda BKSAP Days, ia berharap jejaring relawan dan komunitas lingkungan di daerah dapat terhubung secara lebih sistematis. •rr/aha

Berita terkait

Panja Blue Economy BKSAP DPR Kunjungi Sorong, Dorong Diplomasi Parlemen di Bidang Konservasi dan Pembangunan Berkelanjutan
Politik dan Keamanan
Panja Blue Economy BKSAP DPR Kunjungi Sorong, Dorong Diplomasi Parlemen di Bidang Konservasi dan Pembangunan Berkelanjutan
BKSAP Dorong Komitmen Parlemen Antar-Negara Asia dalam Pembangunan Berkelanjutan
Politik dan Keamanan
BKSAP Dorong Komitmen Parlemen Antar-Negara Asia dalam Pembangunan Berkelanjutan
Banyu Biru: RUU Kawasan Industri Harus Percepat Transformasi Ekonomi Rendah Karbon
Industri dan Pembangunan
Banyu Biru: RUU Kawasan Industri Harus Percepat Transformasi Ekonomi Rendah Karbon
Tags:#Seputar Parlemen#BKSAP
Sebelumnya

Anis Byarwati Dorong Pemerintah Perkuat Strategi Fiskal Jaga Defisit APBN Tetap Terkendali

Selanjutnya

Dilantik PAW Sisa Masa Jabatan 2024-2029, Bias Layar Fokus Pembangunan Infrastruktur Kalteng

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h