E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Pemerintah Harus Berikan Langkah Konkret untuk Harga Pakan dan Pasar Ikan Budidaya

Diterbitkan
Senin, 10 Nov 2025 14.27 WIB
Bagikan:
Pemerintah Harus Berikan Langkah Konkret untuk Harga Pakan dan Pasar Ikan Budidaya

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, saat pertemuan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, (6/11/2025). Foto: Ulfi/vel.

PARLEMENTARIA, Yogyakarta — Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menegaskan perlunya langkah nyata dari pemerintah dalam menyelesaikan persoalan mendasar yang dihadapi oleh para pelaku usaha perikanan budidaya di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya, dua hal utama yang masih menjadi tantangan adalah harga pakan yang tinggi dan minimnya jaminan pasar bagi hasil produksi ikan budidaya.

Firman menyampaikan hal tersebut dalam kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke kelompok pembudidaya ikan di Sleman, yang dikenal sebagai salah satu sentra perikanan darat terbesar di Yogyakarta.

“Sleman ini merupakan kabupaten yang telah berhasil dalam sektor perikanan budidaya. Namun, meski produksinya besar, para pembudidaya masih menghadapi dua masalah utama, yaitu soal pakan dan pasar. Kalau benih mereka sudah bisa produksi sendiri, tapi pakan ini masih jadi kendala besar,” ujar Firman saat diwawancarai Parlementaria saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, (06/11/2025).

Ia menilai bahwa pemerintah harus segera mencarikan solusi konkret terhadap mahalnya harga pakan, karena faktor ini sangat mempengaruhi daya saing dan kesejahteraan para pembudidaya ikan. Menurut Firman, dukungan nyata bisa diwujudkan melalui kebijakan subsidi pakan atau dengan menugaskan BUMN tertentu untuk memproduksi pakan murah bagi pembudidaya.

“Pemerintah harus hadir. Saya minta pemerintah membuat regulasi yang jelas agar kebutuhan pakan dan benih ini dapat terpenuhi. Pemerintah bisa menugaskan BUMN untuk memproduksi pakan dan benih murah, agar pembudidaya tidak terus terbebani,” tegasnya.

Selain persoalan pakan, Firman juga menyoroti masalah pasar hasil budidaya. Padahal, menurut data lapangan, produksi ikan budidaya di Sleman telah mencapai lebih dari 1.000 ton per tahun. Namun, masih banyak pembudidaya yang kesulitan memasarkan hasil panen mereka.

“Ini ironis, karena di satu sisi kita punya produksi ikan melimpah, tapi di sisi lain pembudidaya kesulitan menjual hasilnya. Pemerintah sedang mendorong program Makan Bergizi Gratis (MBG), seharusnya ini bisa diintegrasikan dengan hasil produksi lokal,” kata Firman.

Ia menegaskan bahwa BUMN sektor pangan seperti ID Food seharusnya mengambil peran aktif dalam menyalurkan hasil budidaya ikan ke program-program pemerintah, bukan justru saling melempar tanggung jawab.

“BUMN itu kepanjangan tangan pemerintah. Jangan saling menyalahkan, tapi harus berperan aktif mencari solusi. Ini bukan soal regulasi semata, tapi soal kemauan dan keberpihakan terhadap pembudidaya,” tutupnya. •upi/aha

Berita terkait

RS Harus Berikan Layanan Inklusif dan Berkualitas untuk Semua Kalangan
Kesejahteraan Rakyat
RS Harus Berikan Layanan Inklusif dan Berkualitas untuk Semua Kalangan
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Harus Jelaskan Formula dan Dasar Perhitungan secara Transparan
Industri dan Pembangunan
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Harus Jelaskan Formula dan Dasar Perhitungan secara Transparan
Harga Energi Melonjak, Pemerintah Harus Jelaskan Skema Distribusi BBM untuk Nelayan
Industri dan Pembangunan
Harga Energi Melonjak, Pemerintah Harus Jelaskan Skema Distribusi BBM untuk Nelayan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Cirebon Power Jadi Contoh Pengelolaan Energi Efisien dan Berkelanjutan

Selanjutnya

Komisi XII Pastikan Kesiapan Pasokan Energi Jelang Nataru di Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h