E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MKD|BAKN|Imron Amin|Komisi III|Komisi VI|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi V|Ketua DPR|Pansus|Kemenhub|Anggaran|industri
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MKD|BAKN|Imron Amin|Komisi III|Komisi VI|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi V|Ketua DPR|Pansus|Kemenhub|Anggaran|industri
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
#

Budidaya

5 artikel dengan tag ini

Johan Rosihan: Potensi Lobster Besar, Ekosistem Budidaya Belum Terbentuk
Johan Rosihan: Potensi Lobster Besar, Ekosistem Budidaya Belum Terbentuk
Industri dan Pembangunan4 September 2026
Johan Rosihan: Potensi Lobster Besar, Ekosistem Budidaya Belum Terbentuk
Industri dan Pembangunan
Johan Rosihan: Potensi Lobster Besar, Ekosistem Budidaya Belum Terbentuk

PARLEMENTARIA, Lombok Timur — Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri budidaya lobster. Namun, potensi tersebut belum dapat dioptimalkan karena ekosistem budidaya lobster yang kuat dan terintegrasi belum terbentuk.

4 September 2026
Komisi IV Soroti Ekosistem Budidaya Lobster yang Belum Terbentuk
Komisi IV Soroti Ekosistem Budidaya Lobster yang Belum Terbentuk
Industri dan Pembangunan4 September 2026
Komisi IV Soroti Ekosistem Budidaya Lobster yang Belum Terbentuk
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Soroti Ekosistem Budidaya Lobster yang Belum Terbentuk

PARLEMENTARIA, Lombok Timur — Komisi IV DPR RI menilai pengembangan budidaya lobster nasional masih menghadapi persoalan mendasar berupa belum terbentuknya ekosistem budidaya yang kuat dan terintegrasi. Kondisi tersebut tercermin dari berbagai kendala yang disampaikan nelayan dan pembudidaya di Telong-Elong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai dari keterbatasan modal, tingginya harga Benih Bening Lobster (BBL) dan pakan, hingga keterbatasan sarana keramba jaring apung.

Komisi IV Dorong Pengembangan Budidaya Lobster agar Indonesia Naik Kelas
Komisi IV Dorong Pengembangan Budidaya Lobster agar Indonesia Naik Kelas
Industri dan Pembangunan4 September 2026
Komisi IV Dorong Pengembangan Budidaya Lobster agar Indonesia Naik Kelas
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Dorong Pengembangan Budidaya Lobster agar Indonesia Naik Kelas

PARLEMENTARIA, Lombok Timur — Komisi IV DPR RI mendorong percepatan pengembangan budidaya lobster nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi negara sumber Benih Bening Lobster (BBL), tetapi mampu menjadi produsen utama lobster budidaya dunia. Pengembangan tersebut dinilai perlu didukung ekosistem budidaya yang terintegrasi, mulai dari ketersediaan benih hingga kepastian pasar.

Riyono: Penyelundupan Benih Lobster Membuat Kontribusi Budidaya Nasional Sangat Rendah
Riyono: Penyelundupan Benih Lobster Membuat Kontribusi Budidaya Nasional Sangat Rendah
Industri dan Pembangunan3 September 2026
Riyono: Penyelundupan Benih Lobster Membuat Kontribusi Budidaya Nasional Sangat Rendah
Industri dan Pembangunan
Riyono: Penyelundupan Benih Lobster Membuat Kontribusi Budidaya Nasional Sangat Rendah

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi IV DPR RI Riyono menilai kesiapan budidaya lobster di lapangan masih menghadapi berbagai keterbatasan. Padahal, menurutnya Indonesia memiliki potensi sumber daya benih bening lobster (BBL) mencapai ratusan juta hingga lebih dari 1 miliar puerulus per tahun.

Benur Diselundupkan, Legislator Siapkan Tata Kelola Baru
Benur Diselundupkan, Legislator Siapkan Tata Kelola Baru
Industri dan Pembangunan21 Juli 2026
Benur Diselundupkan, Legislator Siapkan Tata Kelola Baru
Industri dan Pembangunan
Benur Diselundupkan, Legislator Siapkan Tata Kelola Baru

PARLEMENTARIA, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Benih Bening Lobster (BBL) Komisi IV DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama akademisi dan pakar perikanan untuk membahas tata kelola BBL yang ideal demi mendukung budi daya lobster nasional, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1154)
  • Industri dan Pembangunan(3933)
  • Isu Lainnya(1078)
  • Kesejahteraan Rakyat(3926)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4764)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#Komisi VIII#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

4 September 2026
4 September 2026
3 September 2026
21 Juli 2026
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MKD|BAKN|Imron Amin|Komisi III|Komisi VI|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi V|Ketua DPR|Pansus|Kemenhub|Anggaran|industri
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 10 km/h