E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|lingkungan|Minerba|pesantren|Piala Dunia|SPMB|PTN|Ekonomi Hijau|Anggaran 2027
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 70%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|lingkungan|Minerba|pesantren|Piala Dunia|SPMB|PTN|Ekonomi Hijau|Anggaran 2027
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 70%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|lingkungan|Minerba|pesantren|Piala Dunia|SPMB|PTN|Ekonomi Hijau|Anggaran 2027
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 70%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komarudin Watubun Evaluasi Tiga Tahun DOB Papua: Partisipasi Politik hingga Tantangan Keamanan

Diterbitkan
Senin, 5 Mei 2025 16.53 WIB
Bagikan:
Komarudin Watubun Evaluasi Tiga Tahun DOB Papua: Partisipasi Politik hingga Tantangan Keamanan
PARLEMENTARIA, Mimika – Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, menyatakan bahwa meskipun usia pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Papua masih tergolong singkat, sejumlah dampak positif mulai terlihat. Hal itu terutama dalam hal percepatan pembangunan dan peningkatan partisipasi masyarakat asli Papua dalam politik dan birokrasi.

“Kalau ditanya apakah tiga tahun ini sudah menjawab seluruh permasalahan, tentu terlalu singkat untuk menyatakan itu. Tapi minimal, sekarang Papua tidak lagi hanya satu provinsi,” ujar Komarudin dalam wawancara kepada Parlementaria usai Kunjungan Kerja Panja Evaluasi DOB Papua ke Mimika, Papua Tengah, Kamis, (1/5/20205).

Politikus Fraksi PDI-Perjuangan tersebut mengibaratkan pemekaran wilayah seperti membagi pekerjaan dalam satu ruangan besar. “Kalau tadinya ruangan besar dibersihkan satu orang, tentu berat. Tapi kalau dibagi enam dan dikerjakan enam orang, tentu lebih cepat. Begitu pula dengan pembangunan,” jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya empat provinsi baru di Papua, pembangunan wilayah menjadi lebih terfokus dan efisien. Selain itu, pemekaran juga membuka lebih banyak ruang bagi keterlibatan putra-putri asli Papua dalam jabatan profesional maupun politik.

“Dari sisi profesionalisme, sekarang ada enam kapolda yang bisa diisi oleh anak-anak Papua. Dari sisi politik, gubernur dan wakil gubernur wajib orang asli Papua, artinya sekarang ada enam gubernur dari Papua,” ujarnya.

Namun, Legislator dari daerah pemilihan Papua tengah tersebut juga mengingatkan bahwa setiap kebijakan pasti memiliki sisi positif dan negatif. Ia menegaskan pentingnya dukungan terhadap percepatan pembangunan, termasuk menjaga agar dana otonomi khusus (otsus) tidak dipotong.

Ia juga menyinggung soal efektivitas Badan Percepatan Pembangunan Papua yang saat ini berada di bawah koordinasi Wakil Presiden. “Harapannya, komunikasi ke presiden bisa lebih mudah. Tapi saya tidak tahu apakah wakil presiden sekarang sudah punya waktu khusus untuk urus Papua,” kata Komarudin.

Lebih lanjut, ia menyoroti persoalan keamanan yang hingga kini masih menjadi tantangan serius. “Papua sudah lebih dari 60 tahun menjadi bagian dari Indonesia, tapi kebijakan keamanannya masih seperti itu-itu saja. Yang meninggal TNI, Polri, atau masyarakat sipil. Artinya pendekatan lama sudah tidak efektif,” tegasnya.

Komarudin mendorong pemerintah untuk merumuskan kebijakan keamanan baru yang lebih humanis. “Kita harus cari pendekatan baru, karena yang lama justru memperparah situasi,” tutupnya. •uf/rdn

Berita terkait

Progres Infrastruktur Pemerintahan Papua Selatan Tercepat Dibanding DOB Papua Lainnya
Politik dan Keamanan
Progres Infrastruktur Pemerintahan Papua Selatan Tercepat Dibanding DOB Papua Lainnya
Evaluasi Satu Tahun MBG, Legislator Tekankan Keamanan dan Kualitas Gizi
Kesejahteraan Rakyat
Evaluasi Satu Tahun MBG, Legislator Tekankan Keamanan dan Kualitas Gizi
Komisi II Kawal DOB Papua Pegunungan, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik
Politik dan Keamanan
Komisi II Kawal DOB Papua Pegunungan, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi II
Sebelumnya

Komisi II: Pembangunan Kantor Gubernur Papua Barat Daya Harus Segera Selesai

Selanjutnya

Ahmad Heryawan: Indonesia Emas 2045 Harus Dimulai dari Pemerataan Konektivitas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(923)
  • Industri dan Pembangunan(3313)
  • Isu Lainnya(1021)
  • Kesejahteraan Rakyat(3317)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4043)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|lingkungan|Minerba|pesantren|Piala Dunia|SPMB|PTN|Ekonomi Hijau|Anggaran 2027
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 70%
Angin: 2 km/h