E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi II Kawal DOB Papua Pegunungan, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Diterbitkan
Senin, 19 Mei 2025 15.19 WIB
Bagikan:
Komisi II Kawal DOB Papua Pegunungan, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik
PARLEMENTARIA, Wamena – Dalam rangka menyoroti pentingnya percepatan realisasi pembangunan infrastruktur dasar di daerah otonomi baru (DOB), Komisi II mendalami sejumlah persoalan krusial di Papua Pegunungan.

Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan pelaksanaan DOB di Papua Pegunungan serta mengevaluasi pembangunan infrastruktur perkantoran pemerintahan, baik Gedung Pemprov, DPRD, maupun Majelis Rakyat Papua (MRP). Peninjauan dilakukan di lokasi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya, yang merupakan lahan hibah dari Pemkab Jayawijaya kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam pertemuan evaluasi DOB, turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Kemendagri yang diwakili oleh Dirjen Otonomi Daerah dan Dirjen Bina Pembangunan Daerah, serta para bupati/wakil bupati dari 8 kabupaten se-Papua Pegunungan, termasuk Forkopimda.

“Kami datang untuk meninjau langsung dan mengevaluasi pelaksanaan DOB Papua Pegunungan di tahun ketiganya. Pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi agar pembangunan dapat dipercepat dan aspirasi masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Ketua Tim Kunker sekaligus Anggota Komisi II Giri Ramanda, usai rapat dengan Wamendagri; Gubernur, Pimpinan MRP, serta DPRD Provinsi Papua Pegunungan, di Wamena, Papua Pegunungan, Kamis (16/05/2025).

Legislator Fraksi PDI-Perjuangan, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen DPR RI untuk memastikan implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Pegunungan dapat berjalan secara bertanggung jawab.

“Kami mewakili Pimpinan Komisi II, dengan ini untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat seperti peningkatan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan pengangkatan harkat Orang Asli Papua (OAP) benar-benar terwujud,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menyerukan seluruh pemangku kepentingan di Papua Pegunungan untuk bersatu membangun daerah, serta menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan perkantoran pemerintah.

Sementara itu, Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Komisi II DPR RI dan menjelaskan “Dengan pemindahan lokasi pembangunan KIPP ke kawasan Gunung Susu yang dinilai lebih aman dan strategis dibandingkan lokasi sebelumnya,” ujarnya.

Adapun beberapa persoalan yang menjadi perhatian utama Panja Komisi II DPR RI dalam evaluasi DOB Papua Pegunungan antara lain, yaitu Pemindahan lokasi KIPP dari Wouma dan Walesi ke kawasan Gunung Susu milik LIPI; Percepatan pembangunan infrastruktur pemerintahan, seperti kantor Gubernur, DPRP, MRP, dan perangkat daerah lainnya; Pelaksanaan urusan pemerintahan daerah dari masa Penjabat Gubernur hingga Gubernur definitif; Realisasi anggaran pembangunan dari APBN dan transfer pusat ke daerah, termasuk Dana Otsus, DAU, DAK, dan dana desa; Penyerahan aset dan dokumen dari provinsi induk. Selain itu juga terkait Penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP); Pengisian ASN dari OAP minimal 80%, sesuai UU Otsus.

Pihaknya berharap, meskipun masih terdapat sejumlah kendala, seluruh target pembangunan dapat tercapai dalam tiga tahun ke depan sebagaimana direncanakan. Namun, bila terjadi keterlambatan, Komisi II menekankan agar tidak berlangsung terlalu lama.

“Kalaupun terlambat, jangan sampai berlarut. Kita harus kejar, selesaikan, dan temukan solusinya bersama. Tidak ada masalah yang tak bisa diselesaikan jika ada komunikasi dan itikad baik,” tegasnya.

Komisi II DPR RI sendiri tengah berkomitmen kuat untuk menata kembali daerah otonomi di Indonesia, dengan Papua menjadi prioritas khusus mengingat statusnya dalam kerangka otonomi khusus (Otsus). “Dengan semangat penataan DOB, Papua bisa lebih cepat karena diatur dengan UU Otsus. Tapi tentu tergantung hasil kajian yang sedang disiapkan oleh Kemendagri,” pungkasnya.

Kunjungan ini menandai semangat baru dalam memastikan Papua Pegunungan sebagai provinsi ke-37 di Indonesia benar-benar mampu menjawab harapan rakyatnya dan menjadi motor pembangunan serta kesejahteraan di tanah Papua. ••upi/rdn

Berita terkait

Komisi II Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pelayanan Publik Daerah
Politik dan Keamanan
Komisi II Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pelayanan Publik Daerah
Komisi II: PLBN Papua Selatan Harus Jadi Sarana Diplomasi dan Investasi
Politik dan Keamanan
Komisi II: PLBN Papua Selatan Harus Jadi Sarana Diplomasi dan Investasi
Umumkan 18 Nama Calon Anggota Ombudsman, Komisi II Minta Masukan Publik Sebelum ‘Fit and Proper Test’
Politik dan Keamanan
Umumkan 18 Nama Calon Anggota Ombudsman, Komisi II Minta Masukan Publik Sebelum ‘Fit and Proper Test’
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi II
Sebelumnya

Green Conference: Cara DPR Dukung UMKM dan Gerakkan Ramah Lingkungan di Sidang PUIC

Selanjutnya

Pernyataan Presiden dan Ketua DPR Tunjukkan Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h