Tetap sampaikan informasi dengan berita dan cerita terbaru
PARLEMENTARIA, Padang – Dalam rangka memantau perkembangan progres rehabilitasi di bidang pendidikan pasca bencana di Kota Padang, Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi mengusulkan pendidikan aman bencana menjadi bagian dari kurikulum pendidikan nasional. Menurutnya, langkah tersebut penting guna membangun pemahaman dan literasi kebencanaan sejak dini, mengingat Indonesia memiliki beragam potensi bencana.
PARLEMENTARIA, Probolinggo – Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat dapat menjadi momentum penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap keberadaan tempat-tempat suci yang selama ini dijaga masyarakat adat, termasuk Pura Luhur Poten di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
PARLEMENTARIA, Padang – Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Pimpinan Rombongan Kunker Spesifik Komisi X DPR RI ke Sumatera Barat, Agung Widyantoro, meminta Pemerintah khususnya Kota Padang menyiapkan roadmap (peta jalan) pendidikan dalam menghadapi situasi bencana. Menurutnya, hal itu diperlukan agar bencana tidak menghentikan hak anak mendapatkan pendidikan.
PARLEMENTARIA, Kulon Progo– Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene menyoroti masih adanya sekitar 25 ribu masyarakat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang belum aktif sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi IX meski cakupan kepesertaan JKN di Kulon Progo telah mencapai 99,15 persen.
PARLEMENTARIA, Batam — Komisi VI DPR RI mendesak Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segera mengevaluasi dan merombak skema alokasi Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT). Langkah ini dinilai mendesak guna mengamankan pasokan gas bumi serta menjamin keandalan listrik bersih di kawasan industri strategis dan pusat data (data center) Batam yang kini terancam defisit energi.
PARLEMENTARIA, Palembang – Komisi XII DPR RI memastikan produksi bahan bakar nabati jenis B50 di Kilang Pertamina Plaju, Sumatera Selatan, berjalan optimal. Di sisi lain, Komisi XII DPR RI meminta persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) segera ditangani.
PARLEMENTARIA, Makassar – Komisi XII DPR RI meminta PT PLN segera menyelesaikan berbagai gangguan pada sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan. PLN diberikan waktu satu bulan untuk menuntaskan persoalan yang berpotensi menyebabkan pemadaman listrik secara bergilir. Anggota Komisi XII DPR RI Elpisina mengatakan, pihaknya memperoleh penjelasan mengenai sejumlah persoalan yang memengaruhi sistem kelistrikan Sulawesi Selatan dalam pertemuan bersama PT PLN Sulawesi Selatan.
PARLEMENTARIA, Padang – Anggota Komisi I DPR RI Mulyadi meminta rencana pengoperasian kapal induk Giuseppe Garibaldi diikuti dengan perhitungan biaya operasional yang matang serta pemanfaatan teknologi bagi penguatan industri pertahanan nasional. Menurut Mulyadi, keberadaan kapal induk tersebut relevan dengan karakter Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang luas.
PARLEMENTARIA, Padang – Anggota Komisi I DPR RI Abdul Halim Iskandar menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kepatuhan operator telekomunikasi dalam melindungi sisa kuota internet pelanggan. Menurutnya, sisa kuota yang telah dibeli masyarakat tidak boleh dihapus secara sepihak karena masih memiliki nilai bagi konsumen. Hal tersebut disampaikan Halim saat ditemui Parlementaria di Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II, Padang, Sumatera Barat, Jumat (4/9/2026).
PARLEMENTARIA, Denpasar — Anggota Komisi VI DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan mendorong adanya kajian menyeluruh mengenai carrying capacity atau daya dukung wilayah Provinsi Bali seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara. Kajian tersebut dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan pariwisata tetap sejalan dengan kapasitas lingkungan, infrastruktur, dan kebutuhan masyarakat lokal.
PARLEMENTARIA, Denpasar — Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menyoroti ketimpangan pengembangan pariwisata di Provinsi Bali yang masih terpusat di wilayah Bali Selatan. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari kemacetan, tingginya harga tiket penerbangan, hingga persoalan sosial di kawasan yang menjadi pusat aktivitas pariwisata.
PARLEMENTARIA, Denpasar — Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini menyoroti konsentrasi pariwisata Bali yang masih terpusat di wilayah selatan. Menurutnya, pengembangan destinasi perlu diperluas ke wilayah utara, barat, dan timur agar potensi ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Bali.