Telusuri semua artikel berita korpolkam
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo Danke Rajagukguk bersama stafnya yang terlibat dalam kasus hukum videografer Amsal Sitepu diberi sanksi tegas. Hal ini menyusul ditemukannya bukti adanya pelanggaran yang dilakukan Kajari Karo.
PARLEMENTARIA, Jakarta - Komisi III DPR RI menilai perkara yang menimpa Amsal Christy Sitepu tidak dapat dilihat sebagai kasus individual semata, melainkan mencerminkan persoalan yang lebih luas dalam sistem penegakan hukum, khususnya di lingkungan kejaksaan.
PARLEMENTARIA, Pekanbaru - Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun mengkritik kebijakan penurunan transfer ke daerah yang dinilai berpotensi melemahkan kemandirian dan semangat otonomi daerah. Menurut Komarudin, kebijakan efisiensi yang berdampak pada pengurangan transfer ke daerah tidak sejalan dengan upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah.
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota DPR RI Hidayat Nur Wahid mengecam keras undang-undang hukuman mati yang telah disetujui oleh mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Israel (Knesset) yang berpotensi diterapkan secara diskriminatif kepada rakyat Palestina.
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman, mendorong reformasi menyeluruh di tubuh kejaksaan, khususnya dalam aspek budaya kerja, menyusul mencuatnya perkara Amsal Christy Sitepu. Ia menilai perbaikan tidak cukup hanya pada regulasi, tetapi harus menyentuh cara kerja dan pola pikir aparat.
PARLEMENTARIA, Pekanbaru — Anggota Komisi II DPR RI Giri Ramanda Kiemas menegaskan bank daerah harus berperan sebagai motor penggerak sinergi antar-BUMD guna meningkatkan kontribusi ekonomi daerah. Menurutnya, bank daerah umumnya menjadi BUMD yang paling sehat sehingga memiliki kapasitas untuk mendukung BUMD lain, baik dari sisi pembiayaan maupun pembinaan usaha.
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin, menegaskan pentingnya penegakan sanksi tegas terhadap aparat kejaksaan yang terbukti melakukan penyimpangan dalam penanganan perkara Amsal Christy Sitepu. Ia menekankan bahwa pelanggaran tidak cukup disikapi secara administratif, tetapi dapat berujung pada sanksi etik hingga pidana.
PARLEMENTARIA, Palu — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menekankan pentingnya penggunaan data terintegrasi dalam penyaluran bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar tepat sasaran. Selain itu intervensi program berbasis data juga diharapkan dapat meningkatkan rata-rata lama sekolah (RLS) di Provinsi Sulawesi Tengah yang saat ini berada di angka 9,1 tahun.
PARLEMENTARIA, Pekanbaru - Komisi II DPR RI mendorong bank daerah untuk memperluas pembiayaan ke sektor produktif, khususnya UMKM, guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Heryawan menjelaskan, saat ini bank daerah masih didominasi kredit konsumtif, terutama kepada aparatur sipil negara (ASN), yang relatif aman namun kurang berdampak pada penguatan sektor riil.
PARLEMENTARIA, Kendari — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menyatakan optimisme terhadap kesiapan Sulawesi Tenggara dalam menghadapi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hal tersebut disampaikannya usai pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI dengan Gubernur Sultra serta Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI beserta jajaran di Kendari, Rabu (1/4/2026).
PARLEMENTARIA, Cilegon – Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, mendorong Pertamina melakukan berbagai terobosan guna memperkuat ketahanan energi nasional. Langkah tersebut dinilai penting agar ketersediaan energi tetap terjaga di tengah dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi.
PARLEMENTARIA, Pekanbaru — Komisi II DPR RI menyoroti kuatnya intervensi politik yang dinilai masih menjadi hambatan utama dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk bank daerah. Sorotan tersebut mengemuka dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Provinsi Riau dalam rangka pengawasan BUMD dan bank daerah.