E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 91%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

/
/
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 91%
Angin: 3 km/h
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 91%
Angin: 3 km/h
Berita/Politik dan Keamanan

Abdullah: Sanksi Tegas bagi Kajari Karo Lakukan Pelanggaran di Kasus Amsal Sitepu

Diterbitkan
Senin, 6 Apr 2026 10.55 WIB
Bagikan:
Abdullah: Sanksi Tegas bagi Kajari Karo Lakukan Pelanggaran di Kasus Amsal Sitepu

nggota Komisi III DPR RI, Abdullah.

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo Danke Rajagukguk bersama stafnya yang terlibat dalam kasus hukum videografer Amsal Sitepu diberi sanksi tegas. Hal ini menyusul ditemukannya bukti adanya pelanggaran yang dilakukan Kajari Karo.

 

Abdullah menjelaskan bahwa Kajari Karo dan staf terbukti mengeluarkan surat yang mengintervensi penangguhan penahanan Amsal Sitepu yang sudah diputuskan Pengadilan Negeri (PN) Medan dan membuat propaganda yang menuding Komisi III mengintervensi kasus Amsal. Hal tersebut menurutnya telah melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHAP baru.

Lihat Juga :

Kasus Amsal Sitepu Cerminkan Masalah Sistemik di Tubuh Kejaksaan

Kasus Amsal Sitepu Cerminkan Masalah Sistemik di Tubuh Kejaksaan

Belajar dari Kasus Amsal Sitepu, Institusi Kejaksaan Perlu Reformasi Menyeluruh

Belajar dari Kasus Amsal Sitepu, Institusi Kejaksaan Perlu Reformasi Menyeluruh

 

“Dengan begitu, saya mendesak Kajari Karo dan staf yang terlibat melakukan intervensi dan propaganda dalam penangguhan penahanan Amsal Sitepu harus diberikan sanksi tegas,” kata Abdullah dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Jumat (3/4/2026).

 

Pelanggaran yang dilakukan Kajari Karo terbongkar dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR yang digelar Kamis (2/4) kemarin. Dalam RDPU itu, Kajari Karo mengaku salah mengeluarkan surat untuk penangguhan Amsal Sitepu.

 

Dalam suratnya, Kejari Karo justru membuat surat berisi pengalihan penahanan Amsal Sitepu yang sempat ditahan atas dugaan mark-up proyek pembuatan video profil desa. Saat ini, Amsal Sitepu telah divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan karena terbukti tidak bersalah. 

 

Selain melakukan propoganda dalam kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo bahkan diduga juga membuat narasi dan menuding Komisi III melakukan intervensi. Saat RDPU, Kajari Karo Danke Rajagukguk menyampaikan permohonan maaf kepada Komisi III DPR RI.

 

Terkait hal ini, Abdullah beranggapan Kajari Karo tak hanya melanggar UU KUHAP tapi juga merupakan cermin dari oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang antikritik. 

 

“Pada era keterbukaan informasi dan demokrasi ini, sudah tidak relevan lagi bagi pejabat untuk memelihara budaya antikritik,” tutur pria yang akrab disapa Abduh itu.

 

“Karena ketika antikritik menjadi budaya, ini akan membuat institusi dan SDM seperti di Kajari Karo menjadi tidak berkembang, tidak dapat mengikuti semangat zaman atau tidak adaptif terhadap perubahan,” lanjut Politisi Fraksi PKB itu.

 

Agar kasus Kajari Karo dan staf ini tidak berulang, anggota DPR asal Dapil Jawa Tengah VI tersebut mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk melakukan peningkatan kapasitas para jaksa secara merata. Jika ini tidak dilakukan, Abduh menilai akan banyak kasus oknum jaksa yang melanggar peraturan perundang-undangan. 

 

“Dan dampaknya, integritas Kejagung akan tergerus. Dalam jangka panjang masyarakat akan mengalami krisis kepercayaan bukan hanya kepada Kejagung tetapi juga terhadap penegakan hukum dalam mewujudkan keadilan substantif,” tegas legislator yang juga bertugas di Badan Legislasi (Baleg) itu.

 

Abduh pun menegaskan Komisi III DPR akan terus melakukan RDPU dengan berbagai lapisan masyarakat yang merasa tidak mendapatkan kepastian hukum dan keadilan substantif. “Karena ini merupakan kerja legislator di bidang pengawasan dan sejalan dengan semangat reformasi hukum serta birokrasi yang diusung Presiden Prabowo Subianto,” pungkas Abduh. (rdn)

Berita terkait

Kasus Amsal Sitepu Cerminkan Masalah Sistemik di Tubuh Kejaksaan
Politik dan Keamanan
Kasus Amsal Sitepu Cerminkan Masalah Sistemik di Tubuh Kejaksaan
Belajar dari Kasus Amsal Sitepu, Institusi Kejaksaan Perlu Reformasi Menyeluruh
Politik dan Keamanan
Belajar dari Kasus Amsal Sitepu, Institusi Kejaksaan Perlu Reformasi Menyeluruh
Safaruddin : Sanksi Tegas bagi Jaksa Menyimpang dalam Perkara Amsal Sitepu
Politik dan Keamanan
Safaruddin : Sanksi Tegas bagi Jaksa Menyimpang dalam Perkara Amsal Sitepu
Tags:#Komisi III
Sebelumnya

Harga Avtur Dunia Melonjak Drastis, Pemerintah Harus Segera Ambil Langkah Strategis

Selanjutnya

Komisi XII dan Gakkum Kementerian LH Segel Gudang PT Universal Glove di Medan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(769)
  • Industri dan Pembangunan(2769)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2644)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3326)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 91%
Angin: 3 km/h