
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid saat memimpin pertemuan di Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) di Wonogiri.|Foto: Balggys/Alma
PARLEMENTARIA, Wonogiri — Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid mendorong peningkatan status Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Wonogiri menjadi institut. Dorongan itu diberikan setelah Komisi VIII melihat kondisi dan fasilitas kampus yang dinilai mendukung pengembangan STAB dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Wonogori, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2026).
Dirinya menilai berdasarkan pemaparan yang diterima Komisi VIII, STAB Wonogiri secara umum telah memenuhi persyaratan untuk dikembangkan menjadi institut. Ia mengatakan peningkatan status tersebut akan dikawal Komisi VIII, termasuk dari sisi dukungan fasilitas dan anggaran.
“Kami melihat dari brosur dan pemaparannya, memang ini sudah layak untuk menjadi institut. Jadi, ini kami akan kawal untuk menjadi institut,” ujar Abdul Wachid.
Menurutnya, kesiapan fasilitas menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan STAB. Terlebih, sekolah tinggi tersebut telah memperoleh bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Ia mengatakan Komisi VIII akan mengupayakan dukungan anggaran agar kebutuhan fasilitas yang diperlukan untuk peningkatan status tersebut dapat terpenuhi.
“Kalau melihat lokasi dan tempat ini, sudah mendapatkan bantuan hibah dari Bupati Wonogiri. Ini sangat memungkinkan untuk ditingkatkan lagi menjadi universitas. Tapi kami juga akan mengupayakan dari sisi anggaran dulu, supaya fasilitas untuk menuju ke sana bisa terpenuhi,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar fasilitas yang telah tersedia dapat dijaga dan dikelola dengan baik. Menurutnya, peningkatan kualitas lembaga pendidikan keagamaan perlu diiringi dengan pengelolaan yang berkelanjutan.
Walaupun begitu, ia menilai masih terdapat aspek regulasi terkait kehidupan multigama yang perlu dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Agama.
“Sudah terpenuhi. Tinggal persoalan peraturan terkait multigama saja yang tadi disampaikan kepada kami. Ini akan kami bicarakan dengan Pak Dirjen dan dengan Menteri Agama,” pungkas Abdul Wachid. (Gys/um)