E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi XII|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi X|Komisi V|karhutla|Komisi XI|Komisi IV|Komisi III|Komisi VI|Komisi II|Bencana
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 72%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi XII|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi X|Komisi V|karhutla|Komisi XI|Komisi IV|Komisi III|Komisi VI|Komisi II|Bencana
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 72%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi XII|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi X|Komisi V|karhutla|Komisi XI|Komisi IV|Komisi III|Komisi VI|Komisi II|Bencana
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 72%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Dolfie Uji Calon Deputi Gubernur Bahas Strategi Jaga Stabilitas Rupiah

Diterbitkan
Kamis, 27 Agu 2026 22.27 WIB
Bagikan:
Dolfie Uji Calon Deputi Gubernur Bahas Strategi Jaga Stabilitas Rupiah

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Fredric Palit saat menyampaikan pendapat dalam RDPU Komisi XI DPR RI saat menggelar uji kelayakan dan kepatutan Calon Deputi Gubernur BI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto: Mario/jk

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Fredric Palit meminta Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) M. Anwar Bashori menjelaskan strategi konkret untuk menjaga stabilitas nilai rupiah dengan mempertimbangkan keseimbangan supply-demand, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, kerangka kebijakan tersebut dinilai penting untuk memastikan stabilitas rupiah tetap terjaga tanpa mengabaikan dinamika perekonomian nasional.

 

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XI DPR RI saat menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Lihat Juga :

Fauzi Amro Soroti Stabilitas Moneter dalam Uji Calon Deputi BI

Fauzi Amro Soroti Stabilitas Moneter dalam Uji Calon Deputi BI

Misbakhun Gali Strategi Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja saat Uji Calon Deputi BI

Misbakhun Gali Strategi Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja saat Uji Calon Deputi BI

 

"Seperti apa cara BI mencapai stabilitas nilai rupiah itu bisa dicapai? Saya ingin tahu model yang bisa Bapak sampaikan kepada kami, bagaimana cara mencapai stabilitas nilai rupiah dengan mempertimbangkan supply-demand, pertumbuhan ekonomi, dan inflasi," ujar Dolfie.

 

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu menilai stabilitas rupiah tidak dapat dilihat hanya dari pergerakan nilai tukar. Berbagai indikator ekonomi perlu diperhitungkan secara simultan agar kebijakan yang ditempuh BI mampu menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.

 

Dirinya juga menekankan pentingnya kerangka kebijakan yang jelas dari calon Deputi Gubernur BI untuk menjalankan mandat tersebut. "Saya ingin tahu model yang bisa Bapak sampaikan kepada kami, bagaimana cara mencapai stabilitas nilai rupiah dengan mempertimbangkan supply-demand, mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, mempertimbangkan inflasi," kata Dolfie.

 

Menjawab pertanyaan tersebut, Anwar menjelaskan bahwa stabilitas nilai tukar berkaitan erat dengan fundamental perekonomian, khususnya keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Ia menyebut struktur perekonomian Indonesia yang mengalami defisit membuat sisi permintaan perlu menjadi perhatian dalam menjaga nilai tukar dalam jangka panjang.

 

"Kalau kita bicara nilai tukar, ada fundamentalnya. Karena, ekonomi kita memang defisit, mau tidak mau terjadi struktur demand dan supply, dan pasti lebih banyak demand-nya. Itulah fundamental dalam jangka panjang," jelas Anwar.

 

Ia pun menyoroti defisit sektor jasa yang perlu diperhatikan dalam memperkuat fundamental ekonomi. Sebagai contoh, tingginya pengeluaran masyarakat Indonesia untuk perjalanan ke luar negeri, termasuk kegiatan umrah dan haji, yang bisa menyebabkan devisa keluar.

 

"Kalau kita bicara trade balance masih bisa dikendalikan. Namun kalau kita bicara jasa, saat ini terjadi berduyun-duyun orang umrah, orang haji. Berapa triliun yang keluar dari Indonesia? Pertanyaannya, bagaimana mengompensasi daripada travel jasa itu," kata Anwar.

 

Untuk mengurangi tekanan tersebut, Anwar mencontohkan pengembangan pariwisata ramah muslim sebagai salah satu peluang meningkatkan penerimaan devisa. Potensi wisata Indonesia, termasuk Bali, dinilai dapat dikembangkan untuk menarik wisatawan dari Timur Tengah.

 

Ia juga menyinggung pengalaman Malaysia dalam menghubungkan pasar Timur Tengah dengan pembiayaan syariah sebagai salah satu pembelajaran yang dapat dipertimbangkan Indonesia. Baginya, penguatan sektor jasa dan optimalisasi potensi pariwisata dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki fundamental ekonomi nasional. (ujm/um)

Berita terkait

Fauzi Amro Soroti Stabilitas Moneter dalam Uji Calon Deputi BI
Ekonomi dan Keuangan
Fauzi Amro Soroti Stabilitas Moneter dalam Uji Calon Deputi BI
Misbakhun Gali Strategi Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja saat Uji Calon Deputi BI
Ekonomi dan Keuangan
Misbakhun Gali Strategi Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja saat Uji Calon Deputi BI
Didik Haryadi Uji Independensi Calon Deputi Gubernur Senior BI
Ekonomi dan Keuangan
Didik Haryadi Uji Independensi Calon Deputi Gubernur Senior BI
Tags:#Komisi XI#Bank Indonesia#Dolfie
Sebelumnya

Said Abdullah: Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Harus Inklusif dan Dirasakan Rakyat

Selanjutnya

Askweni Soroti Alokasi TKD Rp735 Triliun untuk Perbaikan Jalan Daerah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1152)
  • Industri dan Pembangunan(3926)
  • Isu Lainnya(1076)
  • Kesejahteraan Rakyat(3920)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4759)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#Komisi VIII#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi XII|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi X|Komisi V|karhutla|Komisi XI|Komisi IV|Komisi III|Komisi VI|Komisi II|Bencana
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 72%
Angin: 3 km/h