E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|layanan kesehatan|TKD|APBN 2027|APBN|BUMN|BNN|narkotika|BPJS Kesehatan|RUU Ketenagakerjaan|dokter
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 62%
Angin: 16 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|layanan kesehatan|TKD|APBN 2027|APBN|BUMN|BNN|narkotika|BPJS Kesehatan|RUU Ketenagakerjaan|dokter
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 62%
Angin: 16 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|layanan kesehatan|TKD|APBN 2027|APBN|BUMN|BNN|narkotika|BPJS Kesehatan|RUU Ketenagakerjaan|dokter
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 62%
Angin: 16 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi IX Dorong RUU Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Investor

Diterbitkan
Selasa, 18 Agu 2026 16.43 WIB
Bagikan:
Komisi IX Dorong RUU Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Investor

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, saat ditemui Parlementaria sebelum Rapat Paripurna, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Septamares/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mendorong pembahasan RUU Ketenagakerjaan dapat memperkuat perlindungan pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha dan investor. Hal tersebut dinilai penting di tengah masih tingginya persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) serta berkembangnya jenis pekerjaan baru.

 

Nihayatul mengatakan isu ketenagakerjaan memang belum menjadi pembahasan spesifik dalam pidato Presiden RI terkait Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya. Karena itu, Komisi IX akan mencermati lebih lanjut arah kebijakan ketenagakerjaan melalui dokumen anggaran dan pembahasan bersama pemerintah.

Lihat Juga :

Edy Wuryanto Usul JKK PBI dan Jaminan Pesangon bagi Pekerja Informal dan Korban PHK dalam RUU Ketenagakerjaan

Edy Wuryanto Usul JKK PBI dan Jaminan Pesangon bagi Pekerja Informal dan Korban PHK dalam RUU Ketenagakerjaan

Achmad Ru'yat Dorong RUU Ketenagakerjaan Atur Upah Minimum Tenaga Kesehatan

Achmad Ru'yat Dorong RUU Ketenagakerjaan Atur Upah Minimum Tenaga Kesehatan

 

“Kalau dari aspek ketenagakerjaan, kemarin tidak terlalu banyak disinggung, tidak seperti tenaga kesehatan. Jadi tentunya saya juga harus mendetailkan,” ujar Nihayatul saat ditemui Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

 

Menurut Legislator Fraksi PKB itu, persoalan ketenagakerjaan tidak dapat hanya dilihat dari sisi perlindungan pekerja. Pemerintah juga perlu memastikan kapasitas perekonomian mampu menyerap tenaga kerja serta menciptakan kepastian bagi investor.

 

Nihayatul menyebut PHK masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapatkan perhatian. Bersamaan dengan itu, perkembangan pola kerja baru juga membutuhkan kepastian regulasi agar pekerja memperoleh perlindungan yang memadai.

 

“Harapannya sekarang PHK ini cukup banyak, dan kita sekarang sedang membahas RUU Ketenagakerjaan, RUU Perlindungan Tenaga Kerja. Jadi kita lebih fokus bagaimana perlindungan kepada tenaga kerja,” jelasnya.

 

Ia menekankan setidaknya terdapat dua aspek yang perlu berjalan beriringan, yakni kepastian hukum bagi investor serta kesejahteraan dan perlindungan pekerja.

 

“Yang jelas adalah satu, kepastian hukum bagi investor. Yang kedua adalah juga kesejahteraan dan perlindungan bagi pekerja. Itu penting sekali,” tegas Nihayatul.

 

Ia menilai masih terdapat sejumlah lini pekerjaan yang belum memiliki payung hukum yang jelas. Perkembangan pekerjaan pada perusahaan rintisan dan ojek daring, misalnya, membutuhkan pengaturan yang lebih komprehensif agar posisi pekerja maupun pemberi kerja memiliki kepastian.

 

“Contoh seperti start up, ojol dan sebagainya, belum ada payung hukum yang jelas. Makanya di RUU Ketenagakerjaan ini kita mencoba lebih detail lagi agar semua lebih jelas ada payung hukumnya,” katanya.

 

Politisi dari Dapil Jawa Timur III itu menegaskan pembahasan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh pihak terkait melalui mekanisme tripartit. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja, tetapi juga tetap menciptakan iklim usaha yang sehat.

 

Menurutnya, keseimbangan tersebut penting untuk memastikan kebijakan ketenagakerjaan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung peningkatan penyerapan tenaga kerja di Indonesia. (fa/uc)

Berita terkait

Edy Wuryanto Usul JKK PBI dan Jaminan Pesangon bagi Pekerja Informal dan Korban PHK dalam RUU Ketenagakerjaan
Kesejahteraan Rakyat
Edy Wuryanto Usul JKK PBI dan Jaminan Pesangon bagi Pekerja Informal dan Korban PHK dalam RUU Ketenagakerjaan
Achmad Ru'yat Dorong RUU Ketenagakerjaan Atur Upah Minimum Tenaga Kesehatan
Kesejahteraan Rakyat
Achmad Ru'yat Dorong RUU Ketenagakerjaan Atur Upah Minimum Tenaga Kesehatan
Komisi IX Dorong Perluasan Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Rentan di Palangka Raya
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Dorong Perluasan Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Rentan di Palangka Raya
Tags:#RUU Ketenagakerjaan#RUU Perlindungan Tenaga Kerja
Sebelumnya

Keberlanjutan JKN Harus Berorientasi pada Hak Kesehatan

Selanjutnya

Anggaran Pendidikan 2027 Harus Fokus Selesaikan PR Pendidikan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1076)
  • Industri dan Pembangunan(3749)
  • Isu Lainnya(1061)
  • Kesejahteraan Rakyat(3738)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4616)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Majalah Parlementaria Edisi 258
Parja
Parja
MAKLUMAT PELAYANAN
HUT RI 81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|layanan kesehatan|TKD|APBN 2027|APBN|BUMN|BNN|narkotika|BPJS Kesehatan|RUU Ketenagakerjaan|dokter
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 62%
Angin: 16 km/h