E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Bali|Revitalisasi Sekolah|Pariwisata|Konflik Agraria|BBM|Guru|LPG|huntara|UMKM|sekolah|Hunian
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Bali|Revitalisasi Sekolah|Pariwisata|Konflik Agraria|BBM|Guru|LPG|huntara|UMKM|sekolah|Hunian
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Bali|Revitalisasi Sekolah|Pariwisata|Konflik Agraria|BBM|Guru|LPG|huntara|UMKM|sekolah|Hunian
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi X Pastikan Program Revitalisasi Sekolah Tepat Sasaran

Diterbitkan
Kamis, 23 Jul 2026 16.41 WIB
Bagikan:
Komisi X Pastikan Program Revitalisasi Sekolah Tepat Sasaran

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.|Foto: Runi/Mahendra

PARLEMENTARIA, Siak – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan komitmen DPR RI untuk memastikan program revitalisasi sekolah berjalan tepat sasaran sehingga mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. Hal tersebut disampaikan saat Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.


Dalam kunjungan tersebut, Komisi X meninjau langsung pelaksanaan revitalisasi di SD Negeri 01 Benteng Hulu yang menjadi salah satu penerima program revitalisasi sekolah. Dari hasil peninjauan, Politisi Golkar menilai kondisi bangunan sekolah sebelum direvitalisasi memang sudah sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.


"Tim Kunres Komisi X DPR RI mengunjungi salah satu sekolah yang menerima program revitalisasi. Terbukti setelah melihat secara langsung ruang-ruang kelas yang ada memang sudah sangat tua dan sangat berbahaya bagi anak-anak, terutama bagian atapnya. Selain itu, masih ada beberapa bagian lain yang berpotensi mencelakakan sehingga membuat anak-anak tidak merasa aman saat belajar," ujar Hetifah saat kunjungan ke sekolah tersebut, Rabu (22/7/2026).

Lihat Juga :

Revitalisasi Sekolah Lewat Dua Jalur, Komisi X Soroti Tumpang Tindih Mekanisme

Revitalisasi Sekolah Lewat Dua Jalur, Komisi X Soroti Tumpang Tindih Mekanisme

Serap Aspirasi Pendidikan di Tebing Tinggi, Komisi X DPR RI Soroti Kesejahteraan Guru hingga Revitalisasi Sekolah

Serap Aspirasi Pendidikan di Tebing Tinggi, Komisi X DPR RI Soroti Kesejahteraan Guru hingga Revitalisasi Sekolah


Ia menjelaskan, di SD Negeri 01 Benteng Hulu saat ini sedang berlangsung proses revitalisasi terhadap sembilan ruang kelas. Sekolah yang dibangun pada tahun 1956 tersebut dinilai sudah saatnya mendapatkan perbaikan menyeluruh agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh siswa dan siswi di sekolah.


"Sekolah yang dibangun sejak tahun 1956, sudah seharusnya diperbaiki agar mamou memberikan rasa aman dan layak digunakan anak-anak dalam proses belajar mengajar. Mudah-mudahan proses pembangunannya mampu selesai secepatnya sehingga para siswa bisa kembali belajar dengan nyaman dan aman dengan lingkungan sekolah yang baru," ucapnya.


Lebih lanjut, Hetifah menekankan bahwa revitalisasi sekolah tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung atau ruang kelas semata. Menurutnya, seluruh fasilitas penunjang juga harus diperhatikan agar tercipta lingkungan pendidikan yang berkualitas.


"Kita ingin memastikan setiap sekolah bisa diperbaiki. Bukan hanya bangunan utamanya, tetapi juga lingkungannya, seperti lapangan olahraga agar aman digunakan anak-anak, toilet yang higienis dengan sanitasi yang baik, serta kebutuhan lain seperti mushola, dapur, dan fasilitas pendukung lainnya yang kini menjadi bagian penting dari penyelenggaraan pendidikan," jelasnya.


Terkait pelaksanaan program, Politisi Golkar menerangkan bahwa sistem revitalisasi sekolah dilakukan melalui mekanisme swakelola oleh pihak sekolah. Karena itu, pemerintah memberikan pendampingan melalui berbagai bimbingan teknis (Bimtek) dan peningkatan kapasitas agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan.


"Sistem anggaran revitalisasi menggunakan mekanisme swakelola sekolah. Oleh sebab itu, diselenggarakan berbagai bimbingan teknis dan peningkatan kapasitas bagi pihak sekolah agar mampu melaksanakan program ini dengan baik. Selain itu, kami juga mengingatkan agar setiap sekolah terus memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga data yang dimiliki benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan," sebutnya.


Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan program revitalisasi sekolah agar berjalan lancar tanpa gangguan yang dapat menghambat pembangunan. Selain itu, Komisi X meminta aparat penegak hukum, khususnya kepolisian dan kejaksaan, turut melakukan pendampingan agar pelaksanaan program tetap sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.


"Kami berharap ada pendampingan dari kepolisian dan kejaksaan. Dengan anggaran yang besar untuk revitalisasi sekolah di seluruh Indonesia, niat baik pemerintah memperbaiki fasilitas pendidikan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Komisi X juga menyoroti pentingnya pemerataan pendanaan pendidikan, khususnya bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Berdasarkan hasil Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan sebelumnya, salah satu persoalan utama adalah masih disamakannya besaran pendanaan operasional sekolah di seluruh wilayah, padahal kondisi geografis dan kebutuhan setiap daerah berbeda.


Menurutnya, besaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seharusnya mempertimbangkan karakteristik wilayah, termasuk daerah 3T maupun daerah terdampak bencana. "Kebutuhan setiap daerah berbeda-beda. Karena itu, anggaran BOS tidak bisa disamakan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Kami berharap ke depan pemerintah melaui Kementerian Pendidikan dasar dan menengah (Kemendikdasmen) dapat memperhatikan faktor kewilayahan, terutama untuk daerah 3T, sehingga pendanaan pendidikan menjadi lebih adil," pungkasnya. (rni/aha)

Berita terkait

Revitalisasi Sekolah Lewat Dua Jalur, Komisi X Soroti Tumpang Tindih Mekanisme
Kesejahteraan Rakyat
Revitalisasi Sekolah Lewat Dua Jalur, Komisi X Soroti Tumpang Tindih Mekanisme
Serap Aspirasi Pendidikan di Tebing Tinggi, Komisi X DPR RI Soroti Kesejahteraan Guru hingga Revitalisasi Sekolah
Kesejahteraan Rakyat
Serap Aspirasi Pendidikan di Tebing Tinggi, Komisi X DPR RI Soroti Kesejahteraan Guru hingga Revitalisasi Sekolah
Komisi X Kawal Percepatan Revitalisasi Sekolah Demi Fasilitas Belajar yang Layak
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Kawal Percepatan Revitalisasi Sekolah Demi Fasilitas Belajar yang Layak
Tags:#Revitalisasi Sekolah
Sebelumnya

Shohibul Imam: Pembiayaan UMKM Harus Transparan dan Bikin UMKM Naik Kelas

Selanjutnya

Berdiri di Bekas Rawa, Kawendra Lukistian: Lantai Huntara di Aceh Tamiang Perlu Diperkuat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1037)
  • Industri dan Pembangunan(3614)
  • Isu Lainnya(1037)
  • Kesejahteraan Rakyat(3602)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4439)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Bali|Revitalisasi Sekolah|Pariwisata|Konflik Agraria|BBM|Guru|LPG|huntara|UMKM|sekolah|Hunian
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h