E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kode Etik|PNBP|PT. Freeport|KPI|PT. AMMAN|Anggaran|Pendidikan|BPOM|Polri|SIMASLEG|Haji|Infrastruktur|RUU Masyarakat Adat
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 66%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kode Etik|PNBP|PT. Freeport|KPI|PT. AMMAN|Anggaran|Pendidikan|BPOM|Polri|SIMASLEG|Haji|Infrastruktur|RUU Masyarakat Adat
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 66%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kode Etik|PNBP|PT. Freeport|KPI|PT. AMMAN|Anggaran|Pendidikan|BPOM|Polri|SIMASLEG|Haji|Infrastruktur|RUU Masyarakat Adat
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 66%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

AI hingga OTT Jadi Sorotan, Cindy Monica Uji Kesiapan Calon KPI Hadapi Konvergensi Media

Diterbitkan
Rabu, 15 Jul 2026 15.42 WIB
Bagikan:
AI hingga OTT Jadi Sorotan, Cindy Monica Uji Kesiapan Calon KPI Hadapi Konvergensi Media

Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica.|Foto : Arief/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica menekankan pentingnya transformasi kelembagaan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar mampu menjawab tantangan konvergensi media di era digital. Menurutnya, perkembangan platform digital telah menciptakan lanskap penyiaran yang baru sehingga dibutuhkan desain regulasi yang mampu menghadirkan kesetaraan bagi seluruh pelaku industri, sekaligus tetap melindungi kepentingan publik.

 

Hal tersebut disampaikannya saat pendalaman Komisi I DPR RI dalam Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Anggota KPI Pusat Periode 2026–2029 (Sesi IV), dengan agenda Penyampaian Rencana Kerja Calon Anggota KPI Pusat Periode 2026–2029 dan Tanya Jawab (Pendalaman), di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Pada sesi tersebut, Komisi I mendengarkan paparan enam calon anggota KPI Pusat, yakni Jalu Pradhono Priambodo, Kawiyan, Anastasia Kristi Damayanti, Neneng Athiatul Faiziyah, Rizky Wahyuni, dan Andi Sukmono.

Lihat Juga :

Penguatan Regulasi hingga Konvergensi Media Jadi Isu Utama Pendalaman Uji Kepatutan Calon Anggota KPI Pusat

Penguatan Regulasi hingga Konvergensi Media Jadi Isu Utama Pendalaman Uji Kepatutan Calon Anggota KPI Pusat

Komisi I Uji Kelayakan Calon Anggota KPI Pusat 2026–2029, Tekankan Solusi atas Persoalan Penyiaran Digital

Komisi I Uji Kelayakan Calon Anggota KPI Pusat 2026–2029, Tekankan Solusi atas Persoalan Penyiaran Digital

 

Dalam pertanyaan pembuka yang ditujukan kepada seluruh calon anggota KPI, Cindy menguji pemahaman mereka mengenai konvergensi media, revisi Undang-Undang Penyiaran, serta pembagian kewenangan antarregulator di tengah perubahan ekosistem penyiaran nasional.

 

Ia menyoroti adanya perbedaan perlakuan regulasi antara lembaga penyiaran konvensional dengan platform digital. Menurutnya, lembaga penyiaran konvensional harus memenuhi berbagai kewajiban regulasi, sementara platform digital menikmati pasar yang sama dengan rezim pengaturan yang berbeda.

 

"Kami ingin mengetahui bagaimana desain regulasi yang ideal untuk menciptakan equal playing field yang tetap mendorong inovasi, melindungi publik, sekaligus memberikan kepastian hukum," ujar Cindy.

 

Secara khusus, Cindy juga memberikan pertanyaan kepada calon anggota KPI Anastasia Kristi Damayanti yang dalam paparannya menyoroti pentingnya transformasi KPI di era digital.

 

Ia meminta Anastasia menjelaskan perubahan kelembagaan apa yang paling mendesak dilakukan agar KPI mampu mengawasi konvergensi media tanpa kehilangan fokus utamanya sebagai lembaga yang melindungi kepentingan publik.

 

"Saudari menyampaikan pentingnya transformasi KPI di era digital. Menurut Saudari, perubahan kelembagaan apa yang paling mendesak agar KPI mampu mengawasi konvergensi media tanpa kehilangan fokus pada perlindungan kepentingan publik?" tanya Politisi Fraksi Partai NasDem itu.

 

Pertanyaan berikutnya diarahkan kepada Jalu Pradhono Priambodo. Cindy meminta pandangan mengenai model pengawasan terhadap platform over the top (OTT) dan media sosial agar tercipta kesetaraan regulasi dengan lembaga penyiaran konvensional, namun tetap menjaga ruang inovasi bagi industri digital.

 

"Bagaimana pandangan Bapak mengenai model pengawasan terhadap platform OTT dan media sosial agar tercipta equal playing field tanpa menghambat inovasi digital?" lanjutnya.

 

Sementara kepada calon anggota KPI Kawiyan, Cindy menyoroti gagasan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan big data dalam sistem pengawasan penyiaran.

 

Ia mengapresiasi usulan mengenai pengembangan sistem pengawasan berbasis AI yang dilengkapi early warning system serta digital complaint center. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam penerapan teknologi tersebut.

 

"Bagaimana Bapak memastikan pemanfaatan AI tetap akuntabel, transparan, dan tidak menggantikan penilaian etik yang dilakukan oleh manusia?" tanya Cindy.

 

Melalui rangkaian pertanyaan tersebut, Cindy berharap para calon anggota KPI Pusat periode 2026–2029 mampu menawarkan konsep pengawasan penyiaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengesampingkan perlindungan masyarakat, kepastian hukum, serta prinsip-prinsip etika dalam penyelenggaraan penyiaran nasional. (rdn)

Berita terkait

Penguatan Regulasi hingga Konvergensi Media Jadi Isu Utama Pendalaman Uji Kepatutan Calon Anggota KPI Pusat
Politik dan Keamanan
Penguatan Regulasi hingga Konvergensi Media Jadi Isu Utama Pendalaman Uji Kepatutan Calon Anggota KPI Pusat
Komisi I Uji Kelayakan Calon Anggota KPI Pusat 2026–2029, Tekankan Solusi atas Persoalan Penyiaran Digital
Politik dan Keamanan
Komisi I Uji Kelayakan Calon Anggota KPI Pusat 2026–2029, Tekankan Solusi atas Persoalan Penyiaran Digital
Uji Kelayakan Calon KPI, Syamsu Rizal Dorong Regulasi Penyiaran Adaptif di Era Digital
Politik dan Keamanan
Uji Kelayakan Calon KPI, Syamsu Rizal Dorong Regulasi Penyiaran Adaptif di Era Digital
Tags:#KPI
Sebelumnya

Rieke Diah Pitaloka Nilai Mandat Kemensetneg Harus Diiringi Penguatan Akuntabilitas Konstitusional

Selanjutnya

Kunjungi Polresta Bandung, MKD Perkuat Sinergi Penegakan Kode Etik dan Apresiasi Kinerja Kepolisian

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1009)
  • Industri dan Pembangunan(3527)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3539)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4310)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kode Etik|PNBP|PT. Freeport|KPI|PT. AMMAN|Anggaran|Pendidikan|BPOM|Polri|SIMASLEG|Haji|Infrastruktur|RUU Masyarakat Adat
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 66%
Angin: 9 km/h