E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|Pendidikan|RUU Perampasan Aset
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 63%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|Pendidikan|RUU Perampasan Aset
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 63%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|Pendidikan|RUU Perampasan Aset
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 63%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

ART RI-AS Dinilai Bisa Pangkas Ruang Kebijakan Nasional

Diterbitkan
Selasa, 14 Jul 2026 10.01 WIB
Bagikan:
ART RI-AS Dinilai Bisa Pangkas Ruang Kebijakan Nasional

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto, saat Rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi VI DPR dengan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi di ruang rapat Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta.|Foto: Farhan/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi terkait Perjanjian Perdagangan Resiprokal (Agreement on Reciprocal Trade/ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat.

 

Menurutnya, kajian yang disampaikan masyarakat sipil menjadi referensi penting bagi DPR dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan perdagangan internasional pemerintah.

Lihat Juga :

Aspirasi DPRD Kalsel Jadi Penguat Komisi IX DPR RI Tolak Kebijakan Tapera

Aspirasi DPRD Kalsel Jadi Penguat Komisi IX DPR RI Tolak Kebijakan Tapera

Legislator Soroti Overlapping Kebijakan Tata Ruang dan Kriminalisasi Nelayan di Karimun

Legislator Soroti Overlapping Kebijakan Tata Ruang dan Kriminalisasi Nelayan di Karimun

 

 "Saya setuju agar kajian ini diperdalam lagi dengan data-data analisis, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, sehingga dapat menjadi bahan kami dalam berdiskusi dengan Kementerian Perdagangan," ujarnya saat Rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi VI DPR dengan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi di ruang rapat Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2026).

 

 Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, kegelisahan yang disampaikan, seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), patut menjadi perhatian karena substansi ART memiliki cakupan yang sangat luas dan tidak hanya menyangkut perdagangan, tetapi juga berbagai sektor strategis lainnya. 

 

Menurut Adisatrya, perjanjian tersebut memang menawarkan sejumlah peluang bagi Indonesia, seperti peningkatan akses ekspor melalui perlindungan tarif, potensi investasi, kepastian hukum di sektor digital, serta modernisasi sistem kepabeanan.

 

Namun, di sisi lain, terdapat berbagai konsekuensi yang perlu dikaji secara mendalam, antara lain komitmen pembelian barang dan jasa dari Amerika Serikat, potensi berkurangnya ruang pengaturan kebijakan nasional, isu Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), produk halal, liberalisasi sektor strategis, hingga implikasinya terhadap regulasi ketenagakerjaan dan kehutanan.

 

"Apalagi jika melihat proses ratifikasinya, perjanjian ini berpotensi menimbulkan akibat yang luas bagi kehidupan masyarakat, berdampak pada beban fiskal negara, serta dapat mengharuskan adanya perubahan maupun pembentukan regulasi baru," jelasnya.

 

Lebih lanjut, Adisatrya menyatakan Komisi VI DPR RI membuka ruang bagi masyarakat sipil untuk terus memberikan masukan sebagai bahan pendalaman bersama pemerintah. 

 

"Sampai saat ini Komisi VI juga belum pernah membahas secara khusus ART bersama Kementerian Perdagangan. Melihat substansinya, pembahasannya tidak mungkin hanya dilakukan di Komisi VI saja, tetapi perlu melibatkan lintas komisi agar setiap poin dapat dikaji secara komprehensif," pungkasnya. (ayu/we) 

Berita terkait

Aspirasi DPRD Kalsel Jadi Penguat Komisi IX DPR RI Tolak Kebijakan Tapera
Kesejahteraan Rakyat
Aspirasi DPRD Kalsel Jadi Penguat Komisi IX DPR RI Tolak Kebijakan Tapera
Legislator Soroti Overlapping Kebijakan Tata Ruang dan Kriminalisasi Nelayan di Karimun
Industri dan Pembangunan
Legislator Soroti Overlapping Kebijakan Tata Ruang dan Kriminalisasi Nelayan di Karimun
Penataran Keparlemenan, DPR RI Tekankan Kebijakan Publik yang Berorientasi Rakyat
Isu Lainnya
Penataran Keparlemenan, DPR RI Tekankan Kebijakan Publik yang Berorientasi Rakyat
Tags:#Agreement on Reciprocal Trade (ART)
Sebelumnya

Komisi XII Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Selanjutnya

Saleh Daulay: HKI yang Lemah Hambat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1127)
  • Industri dan Pembangunan(3820)
  • Isu Lainnya(1067)
  • Kesejahteraan Rakyat(3853)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4688)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|Pendidikan|RUU Perampasan Aset
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 63%
Angin: 12 km/h