
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Indah Kurnia, saat memimpin Kunjungan Kerja BURT DPR RI ke Rumah Sakit Siloam Jambi.|Foto: Mario/Karisma
PARLEMENTARIA, Jambi – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Indah Kurnia menegaskan pentingnya kesiapan rumah sakit provider di seluruh provinsi untuk menjamin pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas, baik bagi Anggota DPR RI maupun masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.
Hal tersebut disampaikan Indah saat memimpin Kunjungan Kerja BURT DPR RI ke Rumah Sakit Siloam Jambi, Rabu (8/7/2026), guna meninjau fasilitas dan kesiapan layanan kesehatan yang dimiliki rumah sakit tersebut.
"Kita memang memiliki tugas untuk memastikan bahwa di seluruh provinsi tersedia rumah sakit provider yang siap memberikan pelayanan bagi seluruh pasien. Dalam situasi darurat, rumah sakit tersebut harus mampu merespons kebutuhan secara cepat dan optimal," ujar Indah.
Dalam peninjauan tersebut, Legislator Dapil Jawa Timur I itu menilai RS Siloam Jambi memiliki kesiapan layanan yang baik meski masih berstatus rumah sakit tipe C. Menurutnya, rumah sakit tersebut telah mampu memberikan pelayanan kegawatdaruratan, khususnya untuk penanganan stroke dan penyakit jantung.
"Walaupun tipenya masih C, tetapi untuk layanan emergensi seperti stroke dan jantung sudah siap. Mereka bahkan menyebut sebagai stroke ready hospital dan chest pain ready hospital. Artinya, mereka fokus pada penyakit yang memiliki risiko kematian tinggi dan membutuhkan penanganan cepat dengan golden time yang sangat terbatas," jelasnya.
Indah menambahkan, lokasi RS Siloam Jambi yang berada dekat dengan bandara menjadi keunggulan tersendiri karena mendukung percepatan penanganan pasien dalam kondisi darurat maupun rujukan medis.
"Posisinya sangat strategis karena dekat dengan bandara, sehingga memungkinkan respons yang cepat. Ini bisa menjadi salah satu rekomendasi sebagai rumah sakit rujukan jika terjadi kebutuhan layanan kesehatan mendesak," imbuhnya.
Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu juga menilai kualitas layanan RS Siloam Jambi telah mendekati standar rumah sakit tipe B. Menurutnya, status rumah sakit tipe C lebih dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas ruang rawat inap, bukan kualitas pelayanan medis yang diberikan.
"Layanannya sebenarnya sudah mendekati tipe B. Hanya saja terdapat keterbatasan kapasitas ruang rawat inap yang memengaruhi klasifikasinya. Namun, mereka tidak menyampaikan keluhan terkait hal tersebut," katanya.
Indah turut mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan di RS Siloam Jambi yang dinilainya memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.
"Saya rasa hampir semua rumah sakit memiliki jiwa pelayanan yang tinggi. Untuk kondisi yang urgen dan tidak bisa ditunda, tentu akan menjadi prioritas utama. Itu adalah komitmen bersama dalam dunia kesehatan untuk menyelamatkan masyarakat," tuturnya.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan BURT DPR RI untuk memastikan rumah sakit provider di berbagai daerah memiliki kesiapan fasilitas, sumber daya, dan layanan kesehatan yang memadai sehingga mampu memberikan pelayanan optimal bagi seluruh pihak yang membutuhkan. (mro/ssb)