E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|Diplomasi|RUU Sisdiknas|karbon|Agrinas Palma Nusantara|PT. Freeport|Kesehatan|energi|tambang|industri|PHK
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 59%
Angin: 0 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|Diplomasi|RUU Sisdiknas|karbon|Agrinas Palma Nusantara|PT. Freeport|Kesehatan|energi|tambang|industri|PHK
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 59%
Angin: 0 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|Diplomasi|RUU Sisdiknas|karbon|Agrinas Palma Nusantara|PT. Freeport|Kesehatan|energi|tambang|industri|PHK
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 59%
Angin: 0 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Eddy Soeparno Usul Pengendalian Iklim dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Jadi UU Terpisah

Diterbitkan
Selasa, 7 Jul 2026 10.29 WIB
Bagikan:
Eddy Soeparno Usul Pengendalian Iklim dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Jadi UU Terpisah

Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR bersama Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI, Jakarta.|Foto: Jaka/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno mengusulkan agar pengaturan pengendalian perubahan iklim dibuat dalam undang-undang tersendiri, terpisah dari RUU Pengelolaan Lingkungan Hidup yang saat ini sedang disusun. Usulan itu disampaikan Eddy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR bersama Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI, Jakarta, Senin (6/7/2026).

 

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi XII Dony Maryadi Oekon itu beragendakan masukan terkait penyusunan draft RUU Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim. Dalam kesimpulan rapat, Komisi XII DPR menyatakan telah menerima masukan dari pihak KLH/BPLH dan akan melakukan pendalaman bersama Badan Keahlian (BK) DPR.

Lihat Juga :

Panja Lingkungan Hidup Komisi XII Dalami Pengelolaan Limbah Industri di Sumatera Selatan

Panja Lingkungan Hidup Komisi XII Dalami Pengelolaan Limbah Industri di Sumatera Selatan

Komisi XII Sepakati Pagu Indikatif 2027 Kementerian Lingkungan Hidup Rp 2,467 Triliun

Komisi XII Sepakati Pagu Indikatif 2027 Kementerian Lingkungan Hidup Rp 2,467 Triliun

 

Lebih lanjut, dirinya mengatakan usulan pemisahan itu berangkat dari diskusi sebelumnya dalam rapat tertutup bersama Badan Keahlian DPR RI. "Ada dua pandangan, memang apakah undang-undang itu digabung menjadi satu atau kemudian dipisahkan masing-masing," kata Eddy.

 

Ia menilai cakupan isu perubahan iklim sudah terlalu luas dan lintas kementerian untuk digabung dengan pengelolaan lingkungan hidup yang sifatnya lebih domestik, seperti pengelolaan limbah dan sampah. "Karena masalah perubahan iklim itu meskipun lex spesialis, tapi sekarang muatannya sudah sangat luas," ujarnya.

 

Dalam paparan tertulis yang disampaikan kepada Komisi XII DPR, pihak KLH/BPLH turut memaparkan alasan mendasar perlunya payung hukum baru: sejumlah instrumen kebijakan iklim yang ada saat ini, seperti Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 dan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025, dinilai belum mengikat lintas sektor, lintas daerah, maupun lintas perencanaan-penganggaran nasional. Paparan itu menyebut ketiadaan undang-undang khusus membuat tata kelola iklim belum memiliki kekuatan hukum yang memadai.

 

Eddy pun mengingatkan bahwa Indonesia menghadapi tantangan ganda antara target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan komitmen dekarbonisasi sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengesahan Persetujuan Paris. Beberapa di antaranya adalah sektor-sektor penopang pertumbuhan seperti infrastruktur, semen, baja, dan petrokimia tergolong hard to abate industry yang sulit menekan emisi karbon dalam waktu dekat. (Ndy/um)

Berita terkait

Panja Lingkungan Hidup Komisi XII Dalami Pengelolaan Limbah Industri di Sumatera Selatan
Industri dan Pembangunan
Panja Lingkungan Hidup Komisi XII Dalami Pengelolaan Limbah Industri di Sumatera Selatan
Komisi XII Sepakati Pagu Indikatif 2027 Kementerian Lingkungan Hidup Rp 2,467 Triliun
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Sepakati Pagu Indikatif 2027 Kementerian Lingkungan Hidup Rp 2,467 Triliun
Bertemu Menteri LH Singapura, Ibas Dorong Kerja Sama Investasi Pengelolaan Sampah, Air, dan Pelestarian Lingkungan
Industri dan Pembangunan
Bertemu Menteri LH Singapura, Ibas Dorong Kerja Sama Investasi Pengelolaan Sampah, Air, dan Pelestarian Lingkungan

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(977)
  • Industri dan Pembangunan(3431)
  • Isu Lainnya(1027)
  • Kesejahteraan Rakyat(3419)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4174)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

Tags:#RUU Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim
Sebelumnya

Kanang: Laba PTPN III Naik, Efisiensi Pengelolaan Lahan Masih Jadi PR

Selanjutnya

Panggah: Persoalan Tailing Freeport di Mimika Tak Boleh Berlarut

Kembali ke Berita
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|Diplomasi|RUU Sisdiknas|karbon|Agrinas Palma Nusantara|PT. Freeport|Kesehatan|energi|tambang|industri|PHK
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 59%
Angin: 0 km/h