E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|KBIHU|tambang|PT. Freeport|fiskal|lgbt|Tailing|Anggaran|PHK|Pajak|Diplomasi|BUMD|HAM
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 67%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|KBIHU|tambang|PT. Freeport|fiskal|lgbt|Tailing|Anggaran|PHK|Pajak|Diplomasi|BUMD|HAM
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 67%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|KBIHU|tambang|PT. Freeport|fiskal|lgbt|Tailing|Anggaran|PHK|Pajak|Diplomasi|BUMD|HAM
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 67%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Taufan Pawe Soroti Ketergantungan Fiskal NTT, Dorong Inovasi Ekonomi dan Penguatan BUMD

Diterbitkan
Senin, 6 Jul 2026 16.18 WIB
Bagikan:
Taufan Pawe Soroti Ketergantungan Fiskal NTT, Dorong Inovasi Ekonomi dan Penguatan BUMD

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Taufan Pawe, dalam agenda Kunjungan Kerja Banggar DPR RI ke Manggarai Barat, NTT.|Foto: Rsa/Karisma

PARLEMENTARIA, Manggarai Barat – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Taufan Pawe, menilai bahwa kondisi fiskal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menunjukkan ketergantungan yang cukup besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga diperlukan upaya serius dari pemerintah daerah untuk memperkuat sumber-sumber ekonomi baru.

 

Hal itu disampaikannya dalam agenda Kunjungan Kerja Banggar DPR RI ke Manggarai Barat, NTT, Jum'at (3/7/2026). Legislator dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II ini menyebutkan bahwa kondisi tersebut tidak hanya terjadi di NTT, tetapi juga banyak daerah lain di Indonesia. “Kita sudah mendengarkan pemaparan dari Pak Gubernur NTT. Bisa dikatakan ketergantungannya pada APBD masih sangat besar,” ujar Taufan.

Lihat Juga :

Kejar Target Pertumbuhan, Sari Yuliati Dorong Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan

Kejar Target Pertumbuhan, Sari Yuliati Dorong Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan

Atalia Praratya Dorong Sensus Ekonomi dan Penguatan Anggaran Bansos untuk Masyarakat

Atalia Praratya Dorong Sensus Ekonomi dan Penguatan Anggaran Bansos untuk Masyarakat

 

Ia menjelaskan, dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia, baru sekitar 30 persen daerah yang memiliki kondisi fiskal sehat, sementara sisanya masih berada pada kategori sedang hingga rendah. Oleh karena itu, menurutnya, kepala daerah dituntut untuk lebih visioner dan responsif dalam mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru.

 

“Dengan kondisi ini, tentu kepala daerah harus visioner, responsif mencari sumber-sumber ekonomi baru. TKD ini bisa dikatakan alasan klasik di semua daerah,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, dirinya menyoroti pentingnya inovasi daerah, termasuk penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu instrumen penopang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kapasitas fiskal daerah. Anggota Komisi II DPR RI ini mengapresiasi rencana pembentukan Direktorat Jenderal BUMD yang dinilai dapat memperkuat tata kelola dan kontribusi BUMD ke depan.

 

“Salah satu perkembangan yang menggembirakan adalah rencana pembentukan Ditjen BUMD. Jika ini terwujud, maka BUMD bisa menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dan peluang fiskal daerah,” kata Taufan.

 

Selain itu, ia juga menekankan peran strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi. Menurutnya, BI tidak hanya berfungsi sebagai stabilisator, tetapi juga harus berperan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Bank Indonesia harus sejalan dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengendalian inflasi. BI bukan hanya stabilisator, tetapi juga akselerator,” lanjutnya.

 

Terakhir, ia menambahkan, inflasi yang terkendali akan berdampak langsung pada meningkatnya daya beli masyarakat dan penguatan aktivitas ekonomi di daerah. “Kalau inflasi terkendali, daya beli masyarakat tinggi, tidak perlu diragukan lagi dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi,” pungkas Taufan. (rsa/um)

Berita terkait

Kejar Target Pertumbuhan, Sari Yuliati Dorong Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Ekonomi dan Keuangan
Kejar Target Pertumbuhan, Sari Yuliati Dorong Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Atalia Praratya Dorong Sensus Ekonomi dan Penguatan Anggaran Bansos untuk Masyarakat
Kesejahteraan Rakyat
Atalia Praratya Dorong Sensus Ekonomi dan Penguatan Anggaran Bansos untuk Masyarakat
Erwin Aksa Serahkan Bansos di Sulsel, Dorong Penguatan Anggaran dan Kawal Sensus Ekonomi 2026
Kesejahteraan Rakyat
Erwin Aksa Serahkan Bansos di Sulsel, Dorong Penguatan Anggaran dan Kawal Sensus Ekonomi 2026
Tags:#BUMD#APBD#fiskal
Sebelumnya

Anita Jacoba Gah Desak Kementerian Keuangan Beri Perhatian Khusus Soal Efisiensi Anggaran di NTT

Selanjutnya

Ibu Hamil di Papua Tengah Tewas Tertembak, Mafirion: Usut Tuntas dan Lakukan Investigasi Menyeluruh!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(972)
  • Industri dan Pembangunan(3421)
  • Isu Lainnya(1027)
  • Kesejahteraan Rakyat(3408)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4168)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|KBIHU|tambang|PT. Freeport|fiskal|lgbt|Tailing|Anggaran|PHK|Pajak|Diplomasi|BUMD|HAM
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 67%
Angin: 11 km/h