E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|RUU Kabupaten/Kota|Logistik|pesantren|Kampung Siaga Bencana|RUU HPI|tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|lingkungan|fiskal
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 80%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|RUU Kabupaten/Kota|Logistik|pesantren|Kampung Siaga Bencana|RUU HPI|tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|lingkungan|fiskal
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 80%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|RUU Kabupaten/Kota|Logistik|pesantren|Kampung Siaga Bencana|RUU HPI|tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|lingkungan|fiskal
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 80%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Tekan Tumpang Tindih Program, Musa Rajekshah Minta Kemendes Fokus Garap Desa Tertinggal

Diterbitkan
Kamis, 25 Jun 2026 13.49 WIB
Bagikan:
Tekan Tumpang Tindih Program, Musa Rajekshah Minta Kemendes Fokus Garap Desa Tertinggal

Musa Rajekshah dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Eselon I Kemendes PDT di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Oji/Mares

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah mendorong Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk mempererat koordinasi lintas kementerian guna menghindari tumpang tindih program kerja. Ia menilai langkah sinergis ini krusial demi mengoptimalkan pemanfaatan anggaran negara yang terbatas agar lebih tepat sasaran pada peningkatan ekonomi dan kemandirian desa.


“Kita tahu keterbatasan anggaran. Ada anggaran-anggaran yang bersinggungan dengan juga program di kementerian lain, kalau bisa dikoordinasi dan dikomunikasikan, Pak. Supaya anggaran ini juga bisa difokuskan ke program lain yang gunanya adalah kita mau kan peningkatan pendapatan desa, dan juga desa mandiri,” tegas Musa Rajekshah dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Eselon I Kemendes PDT di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).


Musa mencontohkan beberapa sektor program seperti ketahanan pangan, energi, air, pendidikan, hingga kesehatan yang sejatinya juga sudah digarap oleh kementerian teknis lainnya. Menurutnya, dengan anggaran yang ada saat ini, Kemendes PDT seharusnya dapat lebih mengerucutkan fokus pada pengentasan wilayah yang masih berstatus desa tertinggal.

Lihat Juga :

Dorong Program Desa Jadi PSN, Fadholi Minta Kemendes Yakinkan Presiden

Dorong Program Desa Jadi PSN, Fadholi Minta Kemendes Yakinkan Presiden

Komisi XIII Setujui Anggaran KemenHAM, Minta Fokus Program untuk Rakyat

Komisi XIII Setujui Anggaran KemenHAM, Minta Fokus Program untuk Rakyat


Selain persoalan efisiensi program, Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut juga menyoroti pos anggaran terbesar di kementerian tersebut yang dialokasikan untuk honorarium pendamping desa. Pihaknya mendesak adanya ketegasan dan kejelasan mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) para pendamping desa di lapangan agar kerja mereka tidak berbenturan dengan instansi lain.


“Pendamping desa ini juga kita harus lebih fokus juga lagi apa sih tugas, tupoksinya. Supaya juga tidak tumpang tindih. Dan juga dalam perekrutan pendamping desa, seperti apa nanti perekrutan ini?” ujarnya sembari mengingatkan agar evaluasi menyeluruh juga dilakukan pasca-adanya kebijakan pengurangan pendamping desa di beberapa wilayah, seperti di Sumatra Utara.


Lebih lanjut, legislator asal daerah pemilihan Sumatra Utara ini juga meminta Kemendes PDT menjaga transparansi terkait sistem penilaian kinerja yang berdampak langsung pada pemotongan honor para pendamping desa. Langkah ini dinilai penting demi mencegah adanya keputusan sepihak yang merugikan hak-hak pekerja di tingkat bawah.


“Kami mendengar laporan, Pak, ada pemotongan pendamping desa ini tidak tahu yang bersangkutan apa dasar pemotongannya, dan nilainya berbeda-beda. Kita enggak mau, Pak, ada sesuatu hal ketidaksukaan atau ketersinggungan menyebabkan mengorbankan orang-orang di bawah,” pungkasnya. (nal/aha)

Berita terkait

Dorong Program Desa Jadi PSN, Fadholi Minta Kemendes Yakinkan Presiden
Industri dan Pembangunan
Dorong Program Desa Jadi PSN, Fadholi Minta Kemendes Yakinkan Presiden
Komisi XIII Setujui Anggaran KemenHAM, Minta Fokus Program untuk Rakyat
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Setujui Anggaran KemenHAM, Minta Fokus Program untuk Rakyat
Abdul Hadi Minta Anggaran Kemendes Fokus untuk Desa Tertinggal dan Evaluasi Kinerja Pendamping Desa
Industri dan Pembangunan
Abdul Hadi Minta Anggaran Kemendes Fokus untuk Desa Tertinggal dan Evaluasi Kinerja Pendamping Desa
Tags:#Desa Tertinggal
Sebelumnya

Banyu Biru: RUU Kawasan Industri Harus Percepat Transformasi Ekonomi Rendah Karbon

Selanjutnya

Maksimalkan Fungsi Pengawasan, Komisi V Desak Kementrans Serahkan Dokumen Satuan Tiga

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(928)
  • Industri dan Pembangunan(3329)
  • Isu Lainnya(1022)
  • Kesejahteraan Rakyat(3321)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4052)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|RUU Kabupaten/Kota|Logistik|pesantren|Kampung Siaga Bencana|RUU HPI|tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|lingkungan|fiskal
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 80%
Angin: 5 km/h