
Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih, dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Provinsi Bali.|Foto: Gys/Karisma
PARLEMENTARIA, Denpasar – Komisi VI DPR RI mendorong penguatan sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Koperasi dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk pengembangan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif energi yang lebih efisien dan berbasis sumber daya dalam negeri.
Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menyampaikan hal tersebut saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Provinsi Bali, Kamis (18/6/2026). Menurutnya, kolaborasi antara BUMN dan Kementerian Koperasi perlu terus diperkuat agar berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Hari ini kami rapat dengan PGN, kemudian juga BNI, dan Kementerian Koperasi. Kami ingin memastikan bahwa sinergitas antara BUMN dan Kementerian Koperasi ini berjalan dengan baik,” ujar Gde.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi VI DPR RI juga menyoroti perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Bali, termasuk dukungan pembiayaan serta peluang kerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam memperluas pemanfaatan CNG di masyarakat.
Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa penggunaan CNG memiliki nilai strategis karena berasal dari produksi dalam negeri. Berbeda dengan LPG yang sebagian kebutuhannya masih dipenuhi melalui impor, pemanfaatan CNG dinilai dapat mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi dari luar negeri.
“Kami juga melihat bagaimana PGN melakukan penetrasi terhadap penggantian LPG ke CNG. Ini sebenarnya lebih menguntungkan karena CNG merupakan produksi dalam negeri, sementara LPG masih impor,” jelasnya.
Menurutnya, pengembangan penggunaan gas bumi tidak hanya berpotensi meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional melalui optimalisasi sumber daya energi domestik.
Karena itu, ia berharap upaya perluasan pemanfaatan CNG dapat direalisasikan secara lebih luas, termasuk di Provinsi Bali, dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, BUMN, koperasi, hingga lembaga pembiayaan.
“Saya berharap nantinya program ini benar-benar bisa direalisasikan di Bali. Tentu ini bukan hanya untuk kepentingan Bali, tetapi juga untuk kepentingan Indonesia secara keseluruhan,” pungkas Legislator asal Daerah Pemilihan Bali tersebut.(gys/we)