Ketua Pengurus Koperasi Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI terpilih, Dedy Bagus Prakasa, usai menghadiri sesi penetapan hasil pemilihan pemilihan pengurus koperasi Sekretariat Jendral DPR RI periode 2026–2030 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta. |Foto : Naefuroji/Alma
PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Pengurus Koperasi Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI terpilih Dedy Bagus Prakasa menyampaikan rasa syukur usai memenangkan pemilihan pengurus koperasi Sekretariat Jenderal DPR RI periode 2026–2030. Baginya, proses penghitungan suara berlangsung cukup menegangkan karena persaingan berlangsung ketat hingga detik-detik terakhir.
“Alhamdulillah senang, akhirnya lega juga. Saya baru bisa minum setelah penghitungan suara mencapai sekitar 130 suara. Jadi memang cukup menegangkan,” ujar Dedy kepada Parlementaria usai menghadiri sesi penetapan hasil pemilihan pemilihan pengurus koperasi Sekretariat Jendral DPR RI periode 2026–2030 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta. Rabu (3/6/2026).
Meski telah berhasil meraih kemenangan, dirinya mengaku tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah terpilih. Ia bersama Wakil Ketua Pengurus Koperasi Sekretariat Jenderal DPR RI periode 2026–2030 Beny Rahbandiyosa Sabri beserta jajaran pengurus baru yang akan dibentuknya, akan fokus untuk merealisasikan berbagai program yang telah disampaikan kepada anggota selama masa kampanye.
“Setelah terpilih, justru kami juga deg-degan karena harus memenuhi janji-janji kampanye yang sudah kami sampaikan saat debat dan penyampaian visi-misi. Semoga kami bisa segera merealisasikan apa yang telah kami janjikan kepada para anggota,” ujarnya.
Dalam pidato perdananya setelah terpilih, Dedy menegaskan bahwa tidak ada lagi perbedaan antara pendukung pasangan calon nomor satu maupun nomor dua. Seluruh anggota koperasi akan mendapatkan perlakuan yang sama. “Sejak awal kami tidak pernah membedakan siapa pun. Mau pendukung satu atau pendukung dua, semuanya memiliki keistimewaan yang sama. Mau yang berbelanja di Pujasera, Pospol, Kantin Demokrasi, maupun Rishanti, semuanya mendapatkan pelayanan yang sama,” tegasnya.
Hal tersebut pun diamini oleh Wakil Ketua Pengurus Koperasi Sekretariat Jenderal DPR RI periode 2026–2030 Beny Rahbandriyosa Sabri. Ia mengungkapkan rinsip kesetaraan tersebut juga berlaku bagi seluruh anggota tanpa memandang latar belakang dukungan terhadap paslon (pasangan calon) manapun.
Pihaknya berharap ke depan dukungan dan kerjasama dari seluruh anggota Korperasi untuk menjalankan program-programnya dalam memajukan Koperasi Setjen DPR RI. Terkait program kerja, Dedy dan Beny memaparkan sejumlah agenda prioritas yang akan segera direalisasikan.
Salah satunya adalah penurunan tingkat suku bunga pinjaman bagi anggota. “Insya Allah kami akan menurunkan tingkat suku bunga pinjaman yang selama ini rata-rata 0,5 persen menjadi mulai dari 0,4 persen,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan menghadirkan variasi produk simpanan yang lebih fleksibel. Jika sebelumnya simpanan berjangka hanya tersedia dalam tenor satu tahun, ke depan akan tersedia pilihan tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan, hingga satu tahun.
Tak hanya itu, pengurus baru juga berencana memberikan manfaat tambahan berupa program asuransi kesehatan bagi anggota koperasi. Keduanya juga menaruh perhatian khusus kepada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Setjen DPR RI.
Menurutnya, keberadaan sekitar 1.600 PPPK merupakan potensi besar yang dapat memperkuat koperasi sekaligus memperluas manfaat keanggotaan. “Kami akan menyusun regulasinya terlebih dahulu agar teman-teman PPPK bisa terlibat dan menjadi bagian dari anggota koperasi. Jumlahnya cukup besar dan menjadi potensi yang baik untuk pengembangan koperasi,” katanya.
Demi mewujudkan hal tersebut, ucapnya, para pengurus akan menyiapkan skema khusus yang sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Tidak hanya itu, pengurus koperasi terpilih ini juga memastikan bahwa berbagai gagasan positif yang diusung pasangan calon lain akan tetap menjadi perhatian dan dapat diakomodasi dalam program kerja koperasi ke depan.
“Program-program yang baik tentu akan kami akomodasi. Termasuk berbagai gagasan terkait pengembangan koperasi yang menjadi perhatian bersama. Kami ingin memastikan seluruh program yang dijalankan memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat segera dieksekusi sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi anggota,” pungkas Beny.
Dalam kesempatan itu juga terpilih secara aklamasi pengawas Koperasi Setjen DPR RI, yakni Ketua Pengawas Koperasi Setjen DPR RI periode 2026-2030 Indra Pahlevi dan Wakil Ketua Pengawas Koperasi Setjen DPR RI periode 2026-2030 Sam Karya Budi. (Ayu/um)