E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|UUPA|Haji|timwas haji|LPS|Batu Bara|Minerba|ICA-CEPA|Kanada|Aceh|APBN|HGU|Sensus Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 70%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|UUPA|Haji|timwas haji|LPS|Batu Bara|Minerba|ICA-CEPA|Kanada|Aceh|APBN|HGU|Sensus Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 70%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|UUPA|Haji|timwas haji|LPS|Batu Bara|Minerba|ICA-CEPA|Kanada|Aceh|APBN|HGU|Sensus Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 70%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Alfons Manibui: Evaluasi RKAB Harus Selektif dan Berbasis Kinerja

Diterbitkan
Rabu, 20 Mei 2026 08.19 WIB
Bagikan:
Alfons Manibui: Evaluasi RKAB Harus Selektif dan Berbasis Kinerja

Anggota Komisi XII DPR RI, Alfons Manibui dalam RDP Komisi XII DPR RI dengan Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Tari/Sari

PARLEMENTARIA, Jakarta – Proses evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan pertambangan diminta dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan tingkat kepatuhan dan kinerja masing-masing perusahaan. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan tata kelola pertambangan berjalan lebih akuntabel.

 

Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui menegaskan bahwa perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban dengan baik harus dikenai pembatasan, bahkan bila perlu tidak lagi diberikan persetujuan RKAB. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI dengan Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Lihat Juga :

Sekjen DPR Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Evaluasi Kinerja ASN Parlemen

Sekjen DPR Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Evaluasi Kinerja ASN Parlemen

Komisi III Evaluasi Kinerja Keamanan dan Penegakkan Hukum di Wilayah Jawa Barat

Komisi III Evaluasi Kinerja Keamanan dan Penegakkan Hukum di Wilayah Jawa Barat

 

“Yang tidak melaksanakan aktivitasnya dengan benar, tidak patuh terhadap aturan, memang harus dikurangi, bahkan bila perlu tidak diberikan izin lagi,” ujar Alfons.

 

Sebaliknya, ia menilai perusahaan yang memiliki rekam jejak baik dan mampu berproduksi secara optimal harus diberikan kepastian usaha. Menurutnya, perusahaan yang taat justru perlu dipertahankan atau bahkan ditingkatkan kapasitas produksinya.

 

“Yang kinerjanya baik harus kita pertahankan, bahkan kalau mampu produksinya bisa ditingkatkan,” tegas legislator dari Papua Barat itu.

 

Dirinya pun mengungkapkan bahwa persoalan RKAB menjadi salah satu isu yang paling sering disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi XII DPR RI ke berbagai daerah penghasil tambang. Oleh karena itu, ia meminta Direktorat Jenderal Minerba memperkuat pengawasan dan menerapkan evaluasi yang objektif.

 

Apalagi, ungkap politisi Fraksi Partai Golkar itu, kebijakan yang tepat akan membantu mengatasi berbagai persoalan di lapangan, sekaligus menjaga stabilitas produksi dan penerimaan negara. Ia juga menekankan pentingnya kepastian usaha bagi perusahaan yang patuh, agar iklim investasi di sektor pertambangan tetap terjaga dan tidak menimbulkan ketidakpastian.

 

Mengakhiri pernyataan, Komisi XII DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan proses persetujuan RKAB berlangsung secara transparan, adil, dan berpihak pada tata kelola pertambangan yang sehat serta berkelanjutan. (fa/um)

Berita terkait

Sekjen DPR Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Evaluasi Kinerja ASN Parlemen
Isu Lainnya
Sekjen DPR Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Evaluasi Kinerja ASN Parlemen
Komisi III Evaluasi Kinerja Keamanan dan Penegakkan Hukum di Wilayah Jawa Barat
Politik dan Keamanan
Komisi III Evaluasi Kinerja Keamanan dan Penegakkan Hukum di Wilayah Jawa Barat
Kinerja BUMN Transportasi dan Energi Harus Optimal Jelang Mudik dan Arus Balik
Industri dan Pembangunan
Kinerja BUMN Transportasi dan Energi Harus Optimal Jelang Mudik dan Arus Balik
Tags:#Batu Bara#Minerba
Sebelumnya

Alfons Manibui Apresiasi Kenaikan PNBP Minerba, Optimistis Lampaui Target 2026

Selanjutnya

Pendaftaran Tanah dalam UUPA Beri Kepastian Hukum dan Lindungi Hak Masyarakat Adat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(829)
  • Industri dan Pembangunan(3038)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2981)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3686)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|UUPA|Haji|timwas haji|LPS|Batu Bara|Minerba|ICA-CEPA|Kanada|Aceh|APBN|HGU|Sensus Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 70%
Angin: 9 km/h