E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|RUU Perampasan Aset|Paripurna|Pariwisata|Bali|NTT|ASEAN|Kesehatan|layanan kesehatan|Anggaran|sekolah|Revitalisasi Sekolah|MBG
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 28°C
Lembab: 64%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|RUU Perampasan Aset|Paripurna|Pariwisata|Bali|NTT|ASEAN|Kesehatan|layanan kesehatan|Anggaran|sekolah|Revitalisasi Sekolah|MBG
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 28°C
Lembab: 64%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|RUU Perampasan Aset|Paripurna|Pariwisata|Bali|NTT|ASEAN|Kesehatan|layanan kesehatan|Anggaran|sekolah|Revitalisasi Sekolah|MBG
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 28°C
Lembab: 64%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi IX Minta Rapat Gabungan Lintas Komisi terkait Hak Pekerja MNA

Diterbitkan
Kamis, 16 Apr 2026 11.46 WIB
Bagikan:
Komisi IX Minta Rapat Gabungan Lintas Komisi terkait Hak Pekerja MNA

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris dalam RDP Komisi IX DPR RI dengan Dirjen PHI Jamsos Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Direktur Human Capital/SDM BP BUMN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto : Mu/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta — Komisi IX DPR RI mengambil langkah tegas menuntaskan persoalan hak-hak pekerja eks PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) yang hingga kini belum menemui titik terang. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dirjen PHI Jamsos Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Direktur Human Capital/SDM BP BUMN, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna mencari solusi komprehensif.


Ia menegaskan bahwa permasalahan ini tidak hanya menimpa eks karyawan Merpati, namun juga berpotensi terjadi di perusahaan-perusahaan lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah regulasi atau ‘template’ penyelesaian yang permanen melalui mekanisme lintas komisi.


"Kalau tidak ada solusi terkait dengan penyelesaian hak-hak, saya usulkan Komisi IX rapat internal, kita mengusulkan kepada pimpinan DPR untuk membuat pansus. Membuat pansus untuk menyelesaikan perusahaan-perusahaan yang serupa. Supaya ada solusi komprehensif yang bisa dipakai sebagai template menyelesaikan permasalahan seperti ini," ujar Charles dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan Dirjen PHI Jamsos Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Direktur Human Capital/SDM BP BUMN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Lihat Juga :

Komisi IX Minta Evaluasi Menyeluruh Pendidikan Kedokteran dan Magang Dokter

Komisi IX Minta Evaluasi Menyeluruh Pendidikan Kedokteran dan Magang Dokter

Komisi IX Minta Pemerintah Jelaskan Kriteria Penerima Bantuan Kesehatan

Komisi IX Minta Pemerintah Jelaskan Kriteria Penerima Bantuan Kesehatan


Dalam kesimpulan rapat tersebut, Komisi IX dan Kementerian Ketenagakerjaan RI bersepakat agar Kemnaker segera melakukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait untuk melakukan intervensi khusus. Hal ini bertujuan agar hak-hak pekerja eks PT MNA (Persero) dapat segera terbayar.


Lebih lanjut, Komisi IX secara resmi bersepakat untuk bersurat kepada Pimpinan DPR RI guna meminta diadakannya rapat gabungan lintas komisi atau pembentukan Pansus. Charles berharap langkah ini menjadi titik awal bagi ribuan mantan karyawan untuk mendapatkan kepastian hukum dan ekonomi.


"Bapak/Ibu walaupun kita hari ini belum mendapatkan solusi, tetapi ini satu langkah untuk nantinya mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa meminta pimpinan DPR mengadakan rapat gabungan lintas komisi mengundang Pemerintah untuk mencari solusi permanen. Sehingga tidak hanya 1225 mantan karyawan Merpati yang mendapatkan haknya tetapi juga perusahaan-perusahaan lain serupa," tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut. (gal/aha)

Berita terkait

Komisi IX Minta Evaluasi Menyeluruh Pendidikan Kedokteran dan Magang Dokter
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Minta Evaluasi Menyeluruh Pendidikan Kedokteran dan Magang Dokter
Komisi IX Minta Pemerintah Jelaskan Kriteria Penerima Bantuan Kesehatan
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Minta Pemerintah Jelaskan Kriteria Penerima Bantuan Kesehatan
Komisi IX Dorong Penguatan Perlindungan Pekerja Migran dari Hulu ke Hilir
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Dorong Penguatan Perlindungan Pekerja Migran dari Hulu ke Hilir
Tags:#BUMN
Sebelumnya

Dadang Naser Minta Kawasan Hutan Lindung Bebas dari Perhutanan Sosial

Selanjutnya

Netty Aher: Negara Jangan Lepas Tanggung Jawab Urus Hak Eks Pekerja Merpati

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1043)
  • Industri dan Pembangunan(3662)
  • Isu Lainnya(1037)
  • Kesejahteraan Rakyat(3640)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4471)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|RUU Perampasan Aset|Paripurna|Pariwisata|Bali|NTT|ASEAN|Kesehatan|layanan kesehatan|Anggaran|sekolah|Revitalisasi Sekolah|MBG
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 28°C
Lembab: 64%
Angin: 3 km/h