E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU SDI|RUU Perampasan Aset|sekolah|Kesehatan|RUU HPI|pesantren|Polri|Tenaga Kesehatan|B50|Jampidsus|Kekerasan|Pesangon|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 54%
Angin: 18 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU SDI|RUU Perampasan Aset|sekolah|Kesehatan|RUU HPI|pesantren|Polri|Tenaga Kesehatan|B50|Jampidsus|Kekerasan|Pesangon|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 54%
Angin: 18 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU SDI|RUU Perampasan Aset|sekolah|Kesehatan|RUU HPI|pesantren|Polri|Tenaga Kesehatan|B50|Jampidsus|Kekerasan|Pesangon|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 54%
Angin: 18 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi XIII DPR Minta BPIP Perkuat 'Research-Based' dalam Peta Jalan Pancasila

Diterbitkan
Selasa, 14 Apr 2026 09.54 WIB
Bagikan:
Komisi XIII DPR Minta BPIP Perkuat 'Research-Based' dalam Peta Jalan Pancasila

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pembahasan Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila dan perkembangan RUU BPIP di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.|Foto : Runi/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya memberikan catatan mendalam terkait metodologi pembinaan ideologi Pancasila dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ia menekankan agar BPIP beralih dari pendekatan yang bersifat asumtif menuju pendekatan ilmiah (scientific approach) yang berbasis riset dalam menyusun peta jalan dan kebijakan.

 

Maka dari itu, ia mengajak jajaran BPIP agar menggunakan kerangka metodologi yang kuat, termasuk melakukan assessment mendalam melalui kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Ia menyarankan agar BPIP lebih memperkaya riset ketimbang memperbanyak agenda sosialisasi semata.

Lihat Juga :

Komisi XIII Minta Komnas HAM Turun Usut Aduan Warga Rantau Bakula

Komisi XIII Minta Komnas HAM Turun Usut Aduan Warga Rantau Bakula

Perkuat Ekosistem Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Minta BPKH Optimalkan Investasi di Luar SBSN

Perkuat Ekosistem Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Minta BPKH Optimalkan Investasi di Luar SBSN

 

"Saya ingin menambahkan satu hal yang lebih metodologi saja jadi biar kita saling melengkapi satu dan lain kalau habis ini BPIP ada waktu, cari buku garis masanya Ignatius Wibowo, disertasinya Ignatius Wibowo. Itu mencoba kita melakukan sebuah pendekatan yang scientific approach dalam mengambil sebuah kebijakan jadi tidak asumtif," ujar Willy Aditya dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pembahasan Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila dan perkembangan RUU BPIP di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

 

Ia menambahkan, di tengah revolusi teknologi saat ini, BPIP harus mampu menggunakan piranti kontemporer dalam kerjanya. "Kalau saya sih daripada sosialisasi dibanyakin lebih bagus risetnya yang diperkaya buat laboratoriumnya gunakan pendekatan yang neuroscience base ini, gotong royong ini mau kita upgrade di dalam digital life dan di dalam social life," lanjutnya.

 

Dalam perspektif teori ideologi, Willy mengingatkan bahwa setiap ideologi memiliki dua pilar utama, yaitu dominasi dan hegemoni. Ia mempertanyakan siapa yang akan menjadi tulang punggung (backbone) dan aktor nyata dalam pelaksanaan Pancasila ke depan agar kebijakan yang diambil tidak mengambang.

 

Di sisi lain, Willy juga menyoroti adanya ‘turbulensi’ antara nilai dasar Pancasila dengan realitas sosial-ekonomi saat ini yang cenderung liberal. Ia menilai perlu adanya sinkronisasi yang konkret antara filosofi dasar dengan kerangka aksi di lapangan.

 

Sebagai langkah konkret, Ketua Komisi XIII ini mengusulkan agar pembahasan Peta Jalan dan RUU BPIP dijadikan momentum untuk melibatkan masyarakat luas melalui rembuk nasional agar tidak hanya menjadi klaim segelintir pihak.

 

“Selain peta jalan dengan RUU BPIP itu, dibikin semacam rembuk nasional aja sehingga partisipatorinya terlibat sangat luas. Jangan ini hanya klaim segelintir jadi ada keterlibatan siapa representasi civil society-nya siapa representasi political society-nya siapa representasi business community-nya siapa representasi government-nya terjadi dialog yang benar-benar dari hati ke hati," kata Willy. (gal/um)

Berita terkait

Komisi XIII Minta Komnas HAM Turun Usut Aduan Warga Rantau Bakula
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Minta Komnas HAM Turun Usut Aduan Warga Rantau Bakula
Perkuat Ekosistem Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Minta BPKH Optimalkan Investasi di Luar SBSN
Kesejahteraan Rakyat
Perkuat Ekosistem Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Minta BPKH Optimalkan Investasi di Luar SBSN
Antisipasi Tumpang Tindih, Komisi XIII DPR Minta Usulan Kewenangan Penyidikan Komnas HAM Dikaji Matang
Politik dan Keamanan
Antisipasi Tumpang Tindih, Komisi XIII DPR Minta Usulan Kewenangan Penyidikan Komnas HAM Dikaji Matang
Tags:#Pancasila
Sebelumnya

RUU SDI Potensi Hasilkan Data Rujukan Utama Pembangunan

Selanjutnya

Firman Soebagyo Soroti Desentralisasi Data saat Bahas Asas dan Tujuan RUU Satu Data Indonesia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1002)
  • Industri dan Pembangunan(3501)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3504)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4284)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU SDI|RUU Perampasan Aset|sekolah|Kesehatan|RUU HPI|pesantren|Polri|Tenaga Kesehatan|B50|Jampidsus|Kekerasan|Pesangon|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 54%
Angin: 18 km/h