Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi V DPR RI dan meninjau langsung pasca bencana di Tanggul Laut Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
PARLEMENTARIA, Medan - Kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI ke Kota Medan menyoroti persoalan banjir rob yang masih dialami masyarakat pesisir, khususnya di Kecamatan Belawan dan Medan Utara. Meski sejumlah infrastruktur telah dibangun, dampaknya dinilai belum dirasakan secara maksimal oleh warga.
Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bertujuan memastikan pembangunan berjalan efektif. Serta, benar-benar menyelesaikan masalah di lapangan.
“Kita melihat kejadian banjir rob di Kota Medan, khususnya Belawan dan Medan Utara ini, belum terselesaikan sampai sekarang. Padahal pembangunan tanggul sudah ada, tetapi belum tuntas dan belum menyentuh seluruh wilayah yang terdampak,” ujar Musa Rajekshah kepada Parlementaria usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi V DPR RI dan meninjau langsung pasca bencana di Tanggul Laut Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (9/4/2026).
Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga menyoroti belum optimalnya fungsi rumah pompa serta masih adanya wilayah yang belum terlindungi tanggul. Kondisi tersebut membuat masyarakat terus menghadapi banjir rob secara berulang.
“Kami ingin memastikan anggaran yang sudah digunakan benar-benar bermanfaat. Jangan sampai pembangunan sudah berjalan, tetapi masyarakat masih terus merasakan dampaknya,” tambahnya.
Melalui kunjungan ini, Legislator Dapil Sumatera Utara I ini berharap upaya penanganan banjir rob di Medan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata. Komisi V DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agar pembangunan yang dilakukan, baik di tingkat nasional maupun daerah, mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi risiko bencana di wilayah pesisir.
"Tentang permasalahan ini, ini yang kami mau duduk bersama untuk penyelesaiannya. Dan juga, apa yang menjadi fokus pembangunan untuk bisa menyelesaikan permasalahan banjir rob ini, khususnya di daerah Kota Medan dan Medan Utara ini," pungkas Musa. (aas/aha)