E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi V Dorong Penataan Infrastruktur dan Transportasi Bali yang Komprehensif

Diterbitkan
Jumat, 13 Feb 2026 16.22 WIB
Bagikan:
Komisi V Dorong Penataan Infrastruktur dan Transportasi Bali yang Komprehensif

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026). Foto: Tra/Karisma.

PARLEMENTARIA, Denpasar — Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyoroti kompleksitas persoalan infrastruktur dan transportasi di Provinsi Bali yang dinilainya masih memerlukan penataan secara lebih komprehensif dan terintegrasi. Ia menilai keterbatasan infrastruktur jalan yang berdampak pada kemacetan, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi. Kondisi Bali sebagai daerah tujuan wisata internasional, menurutnya belum didukung sistem transportasi massal yang memadai.

“Ini masalahnya masih kompleks ya. Persoalan di Bali ini masih kompleks. Mulai dari keterbatasan jalan, macet, kemudian moda transportasi yang terbatas, kereta belum ada, LRT, MRT belum ada,” tegas Lasarus usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026).

Lebih lanjut politisi fraksi PDI-Perjuangan itu menilai dengan jumlah penduduk dan wisatawan yang tinggi di wilayah yang relatif sempit, Bali seharusnya memiliki sistem transportasi yang tertata secara komprehensif dan terintegrasi. Tanpa perencanaan menyeluruh, tekanan terhadap infrastruktur akan semakin berat dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta daya saing pariwisata Bali.

“Untuk tempat sebegini ramai, manusia sebegini banyak, di Pulau Bali yang sempit ini, harusnya penataan transportasinya harus kita tata lebih komprehensif. Jadi persoalan masih sangat banyak sekali,” tambah Lasarus.

Di samping transportasi, ia juga menyoroti persoalan layanan dasar, khususnya akses masyarakat terhadap air bersih. Lasarus mengungkapkan bahwa cakupan layanan air bersih di Bali baru mencapai sekitar 52 persen, sementara sisanya masih belum terlayani secara optimal. “Air bersih di Bali juga masih 50 persen, 52 persen baru terlayani. Masih ada 40 sekian persen yang belum terlayani,” ujarnya.

Di sektor kepelabuhan, Lasarus mendorong  Pemerintah Provinsi Bali untuk melakukan pembenahan dan pengembangan sejumlah pelabuhan. Ia menjelaskan bahwa distribusi arus barang dan penumpang perlu diatur lebih baik agar tidak menumpuk di satu titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan di ruas-ruas utama. “Supaya arus barang dan arus orang yang turun dari pelabuhan tidak menuju di satu titik, jika tidak akan menimbulkan kemacetan di ruas-ruas, contohnya,” ungkapnya.

Menindaklanjuti berbagai temuan tersebut, Komisi V akan membawa seluruh persoalan itu ke dalam pembahasan internal komisi dan mengagendakan rapat gabungan bersama Gubernur Bali serta mitra kerja Komisi V, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan. Lasarus menegaskan bahwa percepatan kebutuhan infrastruktur dasar Bali harus menjadi perhatian bersama, mengingat posisi strategis Bali sebagai etalase Indonesia di mata dunia.

“Semua ini akan kita kolaborasikan. Nanti kita bawa ke Komisi, kami akan agendakan rapat gabungan dengan Gubernur Bali dan mitra kerja Komisi V untuk mengurai bagaimana mempercepat kebutuhan mendasar infrastruktur Bali ini. Karena wajah Bali adalah wajah Indonesia,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sangat membutuhkan dukungan Komisi V DPR RI dalam penguatan sektor infrastruktur. Ia menegaskan bahwa infrastruktur yang memadai menjadi faktor krusial untuk menunjang aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Bali. 

“Karena infrastruktur yang ada sekarang itu jauh dari memadai kebutuhan layanan untuk warga domestik maupun juga terutama sekali wisatawan, baik mancanegara maupun usahawan domestik,” ujar Koster.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memaparkan sejumlah kebutuhan strategis, mulai dari infrastruktur darat, konektivitas antar kabupaten, hingga dukungan transportasi dan angkutan logistik laut. “Tadi kami sudah menyampaikan baik infrastruktur darat, konektivitas antar kabupaten maupun juga infrastruktur untuk mendukung transportasi angkutan logistik laut juga sudah mendapat dukungan penuh dari pimpinan dan anggota Komisi V yang hadir,” imbuhnya. •tra/aha

Berita terkait

Balai Karantina Garda Terdepan Perlindungan Pangan dan SDA, Komisi IV Dorong Penguatan Anggaran dan Fasilitasnya
Industri dan Pembangunan
Balai Karantina Garda Terdepan Perlindungan Pangan dan SDA, Komisi IV Dorong Penguatan Anggaran dan Fasilitasnya
Komisi V Soroti Infrastruktur Kendari: Perbaikan Jalan & Penanganan Banjir
Industri dan Pembangunan
Komisi V Soroti Infrastruktur Kendari: Perbaikan Jalan & Penanganan Banjir
Komisi V Tinjau Banjir Rob Sumut, Dorong Penyelesaian yang Tuntas
Industri dan Pembangunan
Komisi V Tinjau Banjir Rob Sumut, Dorong Penyelesaian yang Tuntas
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi V
Sebelumnya

Komisi VIII Apresiasi Program Green Campus UIN Syarif Hidayatullah

Selanjutnya

Komisi XII Dorong HPM Timah Berbasis Keadilan, Usulkan Harga Tengah 300 Ribu

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h