E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Aziz Subekti Soroti Ketimpangan Anggaran dan Capaian Kinerja Program

Diterbitkan
Rabu, 1 Apr 2026 15.39 WIB
Bagikan:
Aziz Subekti Soroti Ketimpangan Anggaran dan Capaian Kinerja Program

Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, dalam rapat Komisi II DPR RI bersama Menteri ATR/BPN di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menyoroti sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan anggaran dan capaian kinerja program pertanahan yang dipaparkan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid dalam rapat bersama Komisi II DPR.  Salah satunya terkait adanya ketidaksinkronan antara besaran anggaran dengan output yang dihasilkan.


“Dari paparan yang disampaikan, saya menemukan kejanggalan utama berupa disconnect antara anggaran dan output. Ini tercermin dari dominasi anggaran yang tidak sejalan dengan dampak yang dihasilkan,” ujar Azis dalam rapat Komisi II DPR RI bersama Menteri ATR/BPN di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).


Ia menjelaskan, dari total pagu efektif sebesar Rp 8,94 triliun, sebanyak Rp 6,9 triliun atau sekitar 77 persen dialokasikan untuk program dukungan manajemen. Sementara itu, program pelayanan pertanahan hanya mendapatkan Rp1,8 triliun dengan realisasi yang baru mencapai 9,91 persen.

Lihat Juga :

Dorong Ekonomi Kreatif, Bambang Haryo Soroti Minimnya Anggaran dan Realisasi Program

Dorong Ekonomi Kreatif, Bambang Haryo Soroti Minimnya Anggaran dan Realisasi Program

Komisi X: Perhatikan Potensi Tumpang Tindih Kewenangan dan Anggaran Program Sekolah Rakyat

Komisi X: Perhatikan Potensi Tumpang Tindih Kewenangan dan Anggaran Program Sekolah Rakyat


Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa anggaran belum menyentuh langsung output utama seperti sertifikasi tanah, penyelesaian konflik, dan reforma agraria. Azis menilai persoalan tersebut merupakan masalah klasik birokrasi yang seharusnya dapat dideteksi oleh aparat pengawasan internal.


“Ini indikasi klasik yang seharusnya bisa ditemukan oleh aparat pengawasan internal atau APIP, dalam hal ini Inspektorat Jenderal. Masalah seperti ini juga terjadi di banyak kementerian dan lembaga,” tegasnya.


Ia juga mengkritik tingginya beban overhead birokrasi di tingkat pusat. Azis membandingkan dengan upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran daerah agar tidak melebihi 30 persen, sementara di tingkat pusat justru masih mencapai sekitar 70 persen.


“Overhead birokrasi tinggi, sementara fungsi inti justru underfunded. Ini yang menyebabkan ketimpangan antara target besar dengan serapan anggaran yang rendah,” tambahnya.


Lebih lanjut, Azis juga menyoroti rendahnya serapan anggaran pada awal tahun. Hingga Maret, serapan anggaran baru mencapai sekitar 20,10 persen. Bahkan, capaian program strategis seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) baru 1,05 persen dan redistribusi tanah hanya 0,5 persen.


“Ini tidak bisa terus dijadikan alasan karena masih awal tahun. Justru ini menunjukkan adanya ketidaksiapan dalam menjalankan program strategis di Kementerian ATR/BPN,” katanya.


Selain itu, ia juga menyinggung rendahnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dinilai menjadi indikator lemahnya kinerja pelayanan. Dari target Rp3,5 triliun, realisasi saat ini baru sekitar Rp 0,62 triliun atau 17,28 persen.


“Rendahnya PNBP berarti pelayanan belum berjalan optimal. Padahal, pemasukan utama berasal dari layanan sertifikasi tanah. Ini berdampak langsung pada penerimaan negara,” jelas Azis.


Di sisi lain, Azis turut menyoroti kejanggalan dalam pelaksanaan program reforma agraria yang selama ini menjadi prioritas nasional. Ia menilai, meskipun narasi program tersebut kuat dan masuk dalam agenda prioritas Presiden, implementasinya di lapangan belum terlihat nyata.


“Kalau kita bicara reforma agraria, ini bukan hanya program kementerian, tapi juga program Asa cita  Presiden. Namun faktanya, implementasinya belum terlihat jelas,” pungkasnya. (ayu/aha)

Berita terkait

Dorong Ekonomi Kreatif, Bambang Haryo Soroti Minimnya Anggaran dan Realisasi Program
Industri dan Pembangunan
Dorong Ekonomi Kreatif, Bambang Haryo Soroti Minimnya Anggaran dan Realisasi Program
Komisi X: Perhatikan Potensi Tumpang Tindih Kewenangan dan Anggaran Program Sekolah Rakyat
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X: Perhatikan Potensi Tumpang Tindih Kewenangan dan Anggaran Program Sekolah Rakyat
Komisi VI Soroti Kinerja dan Tantangan Perum Bulog Demi Tekan Ketergantungan Impor
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Soroti Kinerja dan Tantangan Perum Bulog Demi Tekan Ketergantungan Impor
Sebelumnya

Antisipasi PHK, Mardani Minta Pemerintah Longgarkan Kebijakan Alokasi Belanja Pegawai

Selanjutnya

Produktivitas Perhutanan Sosial Jabar Rendah, Rina Sa’adah Dorong Hilirisasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(763)
  • Industri dan Pembangunan(2732)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2609)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3271)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h