E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|TNI|Aspirasi|Kesehatan|layanan kesehatan|HAM|RUU Kehutanan|PERTAMINA|Pendidikan|APBN|UMKM|Koperasi|Haji
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 62%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|TNI|Aspirasi|Kesehatan|layanan kesehatan|HAM|RUU Kehutanan|PERTAMINA|Pendidikan|APBN|UMKM|Koperasi|Haji
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 62%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|TNI|Aspirasi|Kesehatan|layanan kesehatan|HAM|RUU Kehutanan|PERTAMINA|Pendidikan|APBN|UMKM|Koperasi|Haji
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 62%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Novita Hardini: Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Hambat Kemajuan Industri Nasional

Diterbitkan
Senin, 2 Feb 2026 14.59 WIB
Bagikan:
Novita Hardini: Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Hambat Kemajuan Industri Nasional

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini saat rapat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI di PT Japfa Comfeed Indonesia, Kabupaten Lampung, Lampung, Jumat (30/01/2026). Foto: Septamares/Mahendra.

PARLEMENTARIA, Lampung – Komisi VII DPR RI mendorong keberlanjutan industri nasional dengan melakukan pengawasan terhadap transformasi industri hijau yang dijalankan PT Japfa Comfeed Indonesia. Pengawasan ini dinilai penting di tengah tekanan ekonomi global yang berdampak pada kenaikan harga energi dan menurunnya produktivitas industri.

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dan mahalnya harga energi berpengaruh langsung terhadap sektor rumah tangga hingga industri. Kondisi tersebut berpotensi menghambat kemajuan industri nasional apabila tidak diimbangi dengan transformasi yang berkelanjutan.

“Tekanan ekonomi hari ini sangat dirasakan masyarakat dan industri. Kenaikan harga energi jelas mempengaruhi produktivitas dan dapat mengancam kemajuan industri nasional ke depan,” ujar Novita Hardini kepada Parlementaria usai mengikuti rapat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI di PT Japfa Comfeed Indonesia, Kabupaten Lampung, Lampung, Jumat (30/01/2026).

Oleh karena itu, Komisi VII DPR RI memastikan pengawasan dilakukan agar industri nasional mulai beralih ke konsep green industry, seiring dengan pembahasan kebijakan dan regulasi kawasan industri. Novita Hardini juga menekankan pentingnya peran pemerintah, termasuk perhatian terhadap subsidi energi serta fungsi Kementerian Perindustrian sebagai pembina industri.

Novita Hardini menilai bahwa PT Japfa Comfeed Indonesia telah memulai transformasi melalui pemanfaatan energi surya. Namun, Politisi Fraksi Partai PDI-Perjuangan itu mengingatkan bahwa penerapan industri hijau tidak hanya mencakup aspek energi, tetapi juga pengelolaan limbah dan dampak lingkungan lainnya.

“Saya berharap PT Japfa bisa menjadi contoh atau pilot project penerapan industri hijau di sektor pangan,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Selain mendorong keberlanjutan lingkungan, Komisi VII DPR RI juga menekankan pentingnya pemerataan ekonomi. Novita Hardini menegaskan agar ekosistem kemitraan PT Japfa dari hulu hingga hilir tidak didominasi industri besar, melainkan membuka peluang bagi pelaku UMKM, khususnya usaha mikro, sesuai dengan kebijakan Asta Cita Presiden tentang kemandirian dan kedaulatan pangan. •mrs/rdn

Berita terkait

Misbakhun Minta BI Jaga Nilai Tukar Rupiah di Level 16.000
Ekonomi dan Keuangan
Misbakhun Minta BI Jaga Nilai Tukar Rupiah di Level 16.000
Pelemahan Rupiah Momentum Perkuat Industri Domestik dan Kurangi Ketergantungan Impor
Ekonomi dan Keuangan
Pelemahan Rupiah Momentum Perkuat Industri Domestik dan Kurangi Ketergantungan Impor
Perlu Diagnosa yang Tepat untuk Obati Nilai Tukar Rupiah yang Terus Merosot
Ekonomi dan Keuangan
Perlu Diagnosa yang Tepat untuk Obati Nilai Tukar Rupiah yang Terus Merosot
Tags:#Berita Utama#Komisi VII
Sebelumnya

Keluar dari Status Darurat dalam 14 Hari, Penanganan Bencana di Deli Serdang Dapat Jadi Contoh

Selanjutnya

Perkuat Koordinasi, Lisda Hendrajoni Singgung Peningkatan Status BNPB Jadi Kementerian

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(890)
  • Industri dan Pembangunan(3285)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3265)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4011)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|TNI|Aspirasi|Kesehatan|layanan kesehatan|HAM|RUU Kehutanan|PERTAMINA|Pendidikan|APBN|UMKM|Koperasi|Haji
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 62%
Angin: 8 km/h