E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|AIPA Caucus 2026|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|Paripurna|BBM|Subsidi|RUU PFII|MBG|PMI|UMKM|LKPP|Perdagangan Karbon
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 29°C
Lembab: 66%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|AIPA Caucus 2026|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|Paripurna|BBM|Subsidi|RUU PFII|MBG|PMI|UMKM|LKPP|Perdagangan Karbon
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 29°C
Lembab: 66%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|AIPA Caucus 2026|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|Paripurna|BBM|Subsidi|RUU PFII|MBG|PMI|UMKM|LKPP|Perdagangan Karbon
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 29°C
Lembab: 66%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Pelemahan Rupiah Momentum Perkuat Industri Domestik dan Kurangi Ketergantungan Impor

Diterbitkan
Minggu, 7 Jun 2026 16.20 WIB
Bagikan:
Pelemahan Rupiah Momentum Perkuat Industri Domestik dan Kurangi Ketergantungan Impor

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad.|Foto: Munchen/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat harus menjadi momentum untuk memperkuat industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai langkah tersebut penting untuk memperkokoh fondasi ekonomi nasional sekaligus menjaga stabilitas di tengah gejolak pasar global.

 

Menurut Kamrussamad, salah satu penyebab rentannya nilai tukar rupiah adalah masih tingginya ketergantungan sektor industri terhadap bahan baku dan produk impor. Karena itu, pemerintah perlu mempercepat program substitusi impor, khususnya pada sektor manufaktur.

Lihat Juga :

Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor

Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor

RUU Pangan Harus Perkuat Hilirisasi dan Kurangi Ketergantungan Impor

RUU Pangan Harus Perkuat Hilirisasi dan Kurangi Ketergantungan Impor

 

“Percepatan substitusi produk impor terhadap industri manufaktur kita. Dengan percepatan ini maka komponen impor akan mengalami penurunan,” ujar Kamrussamad saat ditemui Parlementaria di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

 

Ia menjelaskan, pengurangan ketergantungan impor tidak hanya berdampak pada penghematan devisa, tetapi juga dapat memperkuat kapasitas produksi nasional. Dengan semakin banyak kebutuhan industri yang dipenuhi dari dalam negeri, tekanan terhadap permintaan valuta asing dapat berkurang sehingga turut membantu menjaga stabilitas rupiah.

 

Selain itu, Kamrussamad juga mendorong peningkatan volume ekspor nasional. Menurutnya, pelemahan rupiah justru dapat menjadi peluang bagi produk Indonesia untuk lebih kompetitif di pasar internasional karena biaya produksi dalam negeri relatif lebih murah dibandingkan negara lain.

 

“Karena biaya produksi kita dalam bentuk rupiah lebih rendah, peluang untuk masuk ke pasar global menjadi lebih besar. Ini harus dimanfaatkan terutama untuk sektor perikanan, pertanian, dan kehutanan,” ujar Legislator Fraksi Partai Gerindra itu.

 

Namun demikian, ia menyoroti fakta bahwa ekspor dari sektor perikanan, pertanian, dan kehutanan justru mengalami penurunan pada awal tahun 2026. Padahal, sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi sumber devisa sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

 

Karena itu, Kamrussamad meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap penguatan sektor-sektor produktif tersebut agar mampu meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

 

Di sisi lain, ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga ketahanan ekonomi nasional melalui penggunaan produk dalam negeri. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pasar domestik sekaligus mendukung pertumbuhan industri nasional.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri terlebih dahulu, berwisata di dalam negeri, dan memperkuat ekosistem ekonomi lokal kita,” ujar Politisi asal Dapil Jawa Barat III itu.

 

Menurut Kamrussamad, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tekanan ekonomi global. Dengan memperkuat industri nasional dan mengurangi ketergantungan impor, Indonesia akan memiliki fondasi ekonomi yang lebih kokoh serta mampu menjaga stabilitas nilai tukar secara berkelanjutan.


“Kalau industri dalam negeri kuat, ekspor meningkat, dan masyarakat mendukung produk lokal, maka ekonomi kita akan lebih tahan terhadap gejolak eksternal, termasuk tekanan terhadap rupiah,” tutupnya. (fa/rdn)

Berita terkait

Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor
Ekonomi dan Keuangan
Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor
RUU Pangan Harus Perkuat Hilirisasi dan Kurangi Ketergantungan Impor
Industri dan Pembangunan
RUU Pangan Harus Perkuat Hilirisasi dan Kurangi Ketergantungan Impor
Jefry Romdony Soroti Ketergantungan Impor dan Dorong Kemandirian Industri Logam Nasional
Industri dan Pembangunan
Jefry Romdony Soroti Ketergantungan Impor dan Dorong Kemandirian Industri Logam Nasional
Tags:#industri#impor#Ekspor#Rupiah
Sebelumnya

Jawab Perubahan Zaman, Model Kurikulum Ideal Perlu Dimasukkan dalam Revisi UU Polri

Selanjutnya

Kementerian Imigrasi Lakukan Pungli, Yanuar Arif: Terus Terang, Ini Memalukan!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1033)
  • Industri dan Pembangunan(3597)
  • Isu Lainnya(1036)
  • Kesejahteraan Rakyat(3585)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4409)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|AIPA Caucus 2026|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|Paripurna|BBM|Subsidi|RUU PFII|MBG|PMI|UMKM|LKPP|Perdagangan Karbon
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 29°C
Lembab: 66%
Angin: 6 km/h