E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Soroti Aset Negara di GBK dan Kemayoran, Mafirion: Potensi Triliunan, Tapi Hasil Minim

Diterbitkan
Selasa, 27 Jan 2026 15.30 WIB
Bagikan:
Soroti Aset Negara di GBK dan Kemayoran, Mafirion: Potensi Triliunan, Tapi Hasil Minim

Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion saat rapat kerja Komisi XIII DPR RI bersama Menteri Sekretaris Negara di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Foto: Arifman/Mahendra.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion menyoroti belum optimalnya pengelolaan aset negara berupa kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan Kemayoran yang berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara. Ia menilai, dengan luas dan nilai aset yang sangat besar, kedua kawasan tersebut seharusnya mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Saya berharap bahwa Kementerian Sekretariat Negara benar-benar memanfaatkan dua aset ini ya. Satu, Gelora Bung Karno, dan satu, Kemayoran,” ujar Mafirion kepada Parlementari usai rapat kerja Komisi XIII DPR RI bersama Menteri Sekretaris Negara di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, total luas lahan kedua kawasan tersebut mencapai sekitar 700 hektare, dengan porsi signifikan yang diperuntukkan bagi kegiatan komersial. Adapun sejak kawasan Kemayoran dibentuk pada 2007, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara konsisten memberikan catatan terkait pengelolaan aset, mulai dari aspek administrasi lahan hingga negosiasi pemanfaatan bisnis. Adapun,

“Sejak Kemayoran itu dibentuk, tahun 2007, dan kemudian ada audit BPK-nya, setiap tahunnya selalu mengingatkan. Pertama, penjelasan administrasi soal lahan, peningkatan asetnya, kemudian negosiasi terhadap penggunaan bisnis secara baik,” katanya.

Ia menilai, rendahnya kontribusi PNBP tidak sebanding dengan nilai aset yang dimiliki. Menurut perkiraannya, nilai aset GBK dan Kemayoran mencapai sekitar Rp650 triliun. Namun, realisasi pendapatan dinilai masih jauh dari potensi tersebut.

“Kalau nilai asetnya itu kita perkirakan Rp650 triliun, harusnya kalau dalam bisnis dia hanya 2–3 persen aja, itu kan Rp1,8–1,9 triliun,” ujar Mafirion. Tapi faktanya, hari ini, misalnya tahun lalu itu Rp700 miliar, tahun depan Rp960 miliar. Hanya meningkat sekitar Rp200 miliar dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mafirion menyoroti besarnya biaya operasional di dua kawasan tersebut yang turut memangkas penerimaan negara. “Yang menjadi catatan kita bukan soal pendapatan aja. Tapi biaya di dua lokasi ini kan gede, itu sekitar Rp733 miliar. Jadi kalau dihitung selisihnya, setiap tahunnya itu pemerintah hanya menerima Rp190 miliar,” jelasnya.

Maka dari itu, ia mendorong Kementerian Sekretariat Negara melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk negosiasi ulang dengan para pengguna lahan dan penyesuaian tarif sewa. Ia mencontohkan, hasil signifikan dapat dicapai ketika pengelolaan dilakukan secara langsung oleh negara.

“Hanya satu tempat aja mereka ambil alih dengan melakukan negosiasi ulang dan melakukan usaha sendiri, dari Rp10 miliar setahun sewanya, dia bisa pendapatannya Rp150 miliar,” katanya.

Menurut Mafirion, persoalan utama bukan semata administratif, melainkan lemahnya manajemen pengelolaan aset strategis negara. Ia pun membuka kemungkinan dilakukannya perombakan manajemen jika diperlukan. “Direksinya kalau perlu digantilah, direksinya yang punya visi bisnis. Ini kan sangat strategis,” tegas Mafirion.

Menutup pernyataannya, Mafirion menekankan bahwa kawasan GBK dan Kemayoran merupakan ruang publik dan aset negara yang seharusnya dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. “Ini kan daerah paling strategis. Semua orang mau ke Senayan. Dan antri loh penggunaan Gelora Bung Karno itu. Tapi faktanya seperti itu,” pungkasnya. •hal/aha

Berita terkait

Aset GBK dan Kemayoran Sangat Besar, tetapi Pendapatannya Kecil: Di Mana Merah Putih-nya!
Politik dan Keamanan
Aset GBK dan Kemayoran Sangat Besar, tetapi Pendapatannya Kecil: Di Mana Merah Putih-nya!
Optimalkan GBK dan Kemayoran, Anisah Syakur Usul Perombakan Manajemen Secara Profesional
Politik dan Keamanan
Optimalkan GBK dan Kemayoran, Anisah Syakur Usul Perombakan Manajemen Secara Profesional
Ahmad Basarah Minta Transparansi Pengelolaan Komplek GBK dan Kemayoran
Politik dan Keamanan
Ahmad Basarah Minta Transparansi Pengelolaan Komplek GBK dan Kemayoran
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XIII
Sebelumnya

Komisi XI Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Calon Deputi Gubernur BI

Selanjutnya

Netty Prasetiyani Minta Rekrutmen SDM Kesehatan Sesuai Kompetensi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h