E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Kerusakan di TN Tesso Nillo Bukan Libatkan Masyarakat, tetapi Aktor Berkekuatan Besar

Diterbitkan
Jumat, 5 Des 2025 14.13 WIB
Bagikan:
Kerusakan di TN Tesso Nillo Bukan Libatkan Masyarakat, tetapi Aktor Berkekuatan Besar

Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T Danaparamita saat mengikuti rapat Kunjungan Kerja Panja RUU Kehutanan Komisi IV DPR RI di Kantor BPKH II Palembang, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan,.

PARLEMENTARIA, Palembang – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T Danaparamita, menyoroti kembali persoalan pelik terkait kerusakan hutan dan maraknya pelanggaran di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Ia menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini tidak lagi sekadar melibatkan masyarakat, tetapi justru didominasi oleh aktor-aktor berkekuatan besar. Menurutnya, kondisi tersebut menggambarkan betapa kompleks dan tidak teraturnya tata kelola kawasan hutan di Indonesia. “Kalau itu termasuk, sekarang rekaman yang pernah diulang marak lagi. Dulu alasannya adalah masyarakat, kalau sekarang kelihatannya korporasi-korporasi besar,” ujar Sonny T Danaparamita kepada Parlementaria usai mengikuti rapat Kunjungan Kerja Panja RUU Kehutanan Komisi IV DPR RI di Kantor BPKH II Palembang, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (02/12/2025). Legislator Dapil Jawa Timur ini menilai adanya indikasi kuat bahwa sejumlah pelanggaran lingkungan berlangsung karena adanya “dekengan” atau pihak-pihak berkekuatan besar yang melindungi aktivitas ilegal tersebut. Hal ini, menurutnya, menjadi salah satu penghambat utama bagi penegakan hukum. “Jangan sampai karena ada di belakangnya dekengan, di belakangnya ada orang kuat, kemudian penegakan hukum tidak bisa berjalan dengan tegas,” tegasnya. Maka dari itu, ia mendesak aparat penegak hukum, termasuk Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan, untuk menjalankan tugas tanpa pandang bulu. Politisi Fraksi Partai PDI-Perjuangan ini menegaskan bahwa prinsip penegakan hukum harus tetap dijalankan, meski menghadapi tekanan dari pihak berkepentingan mana pun. “Sebagai aparat penegak hukum, Gakkum dan sebagainya itu, harus tegakkan hukum walau langit akan runtuh. Tidak peduli mereka di belakangnya ada yang backingnya, tidak peduli kita kenal. Tugas harus dilaksanakan, semua tanggung jawab juga harus kita tunaikan,” katanya. Komisi IV DPR RI, yang membidangi kehutanan, tengah terus memantau persoalan ini dan mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian serius. Sonny menegaskan bahwa keberlanjutan ekosistem hutan Indonesia tidak boleh dikorbankan demi kepentingan kelompok tertentu. Kendati demikian, ia berharap langkah tegas dari pemerintah dan aparat penegak hukum dapat memutus rantai praktik ilegal yang merusak hutan serta mengembalikan fungsi kawasan konservasi sesuai peruntukannya. •aas/rdn

Berita terkait

Satgas PKH Jangan Menakuti Masyarakat, Relokasi Paksa di Tesso Nilo Harus Dibatalkan
Politik dan Keamanan
Satgas PKH Jangan Menakuti Masyarakat, Relokasi Paksa di Tesso Nilo Harus Dibatalkan
Aset GBK dan Kemayoran Sangat Besar, tetapi Pendapatannya Kecil: Di Mana Merah Putih-nya!
Politik dan Keamanan
Aset GBK dan Kemayoran Sangat Besar, tetapi Pendapatannya Kecil: Di Mana Merah Putih-nya!
Proyek LNG di Bali Harus Libatkan Masyarakat dan Dukung UMKM
Industri dan Pembangunan
Proyek LNG di Bali Harus Libatkan Masyarakat dan Dukung UMKM
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Firman Soebagyo Usulkan Moratorium Izin PPKH Hutan

Selanjutnya

Sturman Panjaitan: Perlu Kehati-hatian Penetapan Hutan Adat oleh Kepala Daerah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h