E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Harga Kompetitif dan Kualitas Dokter di Bali International Hospital Jadi Sorotan

Diterbitkan
Selasa, 7 Okt 2025 10.25 WIB
Bagikan:
Harga Kompetitif dan Kualitas Dokter di Bali International Hospital Jadi Sorotan

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara saat mengikuti Kunjungan Kerja Masa Reses (Kunres) Komisi VI DPR RI ke Kota Denpasar, Provinsi Bali, Jumat (3/10/2025). Foto: Anju/vel.

PARLEMENTARIA, Denpasar – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menegaskan pentingnya kehadiran Bali International Hospital (BIH) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai rumah sakit bertaraf internasional yang mampu menjadi pesaing serius negara-negara tetangga.

“Tadi kita sudah mengunjungi beberapa titik yang merupakan project yang sudah diselesaikan oleh Bali International Hospital. Saya melihat, saya menyaksikan sendiri, optimis untuk ini bisa bersaing dengan negara-negara lain,” kata I Nengah Senantara kepada Parlementaria usai mengikuti rapat Kunjungan Kerja Masa Reses (Kunres) Komisi VI DPR RI ke Kota Denpasar, Provinsi Bali, Jumat (3/10/2025).

Menurutnya, KEK Sanur yang difokuskan pada sektor kesehatan adalah satu-satunya KEK kesehatan di Indonesia. Kehadirannya tidak hanya bertujuan mendorong investasi, tetapi juga menjadi contoh pengembangan industri kesehatan yang dapat direplikasi di daerah lain.

“Tentu juga harapannya untuk pemerataan dengan daerah-daerah lain. kebetulan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk kesehatan dipilih satu-satunya ada di Bali. Dari seluruh Indonesia. Dan ini akan merupakan salah satu contoh industri kesehatan yang bisa digunakan juga untuk daerah-daerah lain,” ujarnya.

Politisi Partai NasDem ini menyoroti fakta bahwa setiap tahun sekitar Rp 150 triliun dana masyarakat Indonesia mengalir ke luar negeri untuk berobat, dengan jumlah pasien mencapai dua juta orang. Negara tujuan utama meliputi Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea.

“Jangan sampai nanti, harga kita mahal tentu harapannya negara untuk menghadirkan sebuah rumah sakit yang awalnya untuk mengambil market yang ada. Yang kita tahu bahwa, setiap tahunnya hampir 150 triliun market Indonesia pergi ke luar negeri untuk berobat. Dan hampir 2 juta per tahun itu, jumlah masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri. Ada tujuannya ke Singapura, ada tujuannya ke Malaysia, ada tujuannya ke Thailand, Korea, dan Jepang. Inilah bangsa pasar Bali internasional Hospital yang akan digarap,” tegasnya.

Selain itu, Ia menilai BIH perlu menetapkan prioritas layanan medis. “Catatan saya tadi juga, saya lebih menekankan, kira-kira priority-nya apa saja medical yang akan digarap. Karena dari awal, tidak mungkin menggarap-menggarap semua. Persoalan yang ada tadi dijelaskan, yang paling utama itu adalah kecantikan. Termasuk ada Stem Cell-nya juga. Yang kedua, tentu ada kanker, dan ada yang lain-lain lagi,” ungkapnya.

Hingga saat ini, dari total rencana investasi Rp10,5 triliun, sudah terserap hampir Rp5 triliun. “Artinya, perkembangannya cukup bagus. Jadi harapan saya di Komisi VI DPR RI, tentu uang yang ditanamkan oleh BUMN, pertama bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Mendapatkan harga yang kompetitif dengan negara lain,” tambahnya.

Sebagai Legislator dari Dapil Bali ini, Senantara menegaskan pentingnya kearifan lokal dalam pengembangan BIH. “hampir 90% tenaga lokal sudah terserap. Dan yang kedua, yang lebih menyenangkan buat saya, saya dari partai Nasdem Daerah Pemilihan (Dapil) Bali, itu UMKM-nya 100% berasal dari Bali. Karena, ini memang tujuan utama dari pembangunan Rumah Sakit Internasional di Bali,” katanya.

Selain harga, faktor akses juga menjadi tantangan. “Karena, perjalanan dari daerahnya menuju Penang (Malaysia), itu transport dengan pesawat sekitar Rp 400 ribu. Jadi, tidak mungkin ke Bali. Kalau dari daerahnya di Makassar ke Bali, biaya transportnya ke sini (Bali), berkisar 1 juta lebih. Jadi, itu salah satunya,” jelasnya.

Namun menurut Senantara, faktor paling menentukan adalah kualitas dokter. “Tetapi yang lebih penting buat saya, di samping itu adalah kualitas dokter yang ditampilkan di Rumah Sakit Internasional Bali ini, harus bersaing bener. Jadi, harus yang benar-benar profesional, yang mempunyai track record yang jelas di dunia Internasional. Pasti menang persaingan kita,” pungkasnya. •aas/aha

Berita terkait

Penyelesaian DBH, Penguatan CSR, dan Status Ibukota Sofifi Jadi Sorotan BAM di Maluku Utara
Kesejahteraan Rakyat
Penyelesaian DBH, Penguatan CSR, dan Status Ibukota Sofifi Jadi Sorotan BAM di Maluku Utara
Ketiadaan Alat CT Scan dan Krisis Dokter Spesialis Jadi Tantangan di RSUD Petala Bumi
Kesejahteraan Rakyat
Ketiadaan Alat CT Scan dan Krisis Dokter Spesialis Jadi Tantangan di RSUD Petala Bumi
Ketimpangan Relasi Kuasa dan Dugaan Pelanggaran HAM Jadi Sorotan Komisi XIII di Kasus PRT Repfin
Politik dan Keamanan
Ketimpangan Relasi Kuasa dan Dugaan Pelanggaran HAM Jadi Sorotan Komisi XIII di Kasus PRT Repfin
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VI
Sebelumnya

Wisata Kesehatan Bali Jadi Model Diversifikasi Ekonomi yang Strategis

Selanjutnya

Komisi II Dorong Daerah Otonomi Baru Bandung Barat Tingkatkan Kemandirian Fiskal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h