E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Eva Stevany Soroti Minimnya Kolaborasi dan Anggaran dalam Pelestarian Cagar Budaya

Diterbitkan
Jumat, 3 Okt 2025 09.37 WIB
Bagikan:
Eva Stevany Soroti Minimnya Kolaborasi dan Anggaran dalam Pelestarian Cagar Budaya

Anggota Komisi X DPR RI Eva Stevany Rataba dalam RDPU Panja Pelestarian Cagar Budaya dengan sejumlah Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) di Indonesia, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Eva Stevany Rataba, menyoroti berbagai hambatan yang dihadapi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) di seluruh Indonesia. Hambatan ini meliputi minimnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, swasta, hingga perorangan, serta keterbatasan anggaran dan kualitas sumber daya manusia (SDM) seperti tenaga ahli cagar budaya dan juru pugar.

Menurut Stevany, kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat juga menjadi masalah krusial yang menyebabkan sering terjadinya perusakan cagar budaya, ditambah dengan banyaknya lahan cagar budaya yang masih dimiliki oleh individu sehingga sulit dikelola.

“Kami memandang bahwa memang perlu adanya database digital untuk semua BPK yang ada di Indonesia agar mempermudah bagi masyarakat untuk bisa mengakses informasi terkait dengan keberadaan cagar budaya,” ujar Stevany dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Pelestarian Cagar Budaya dengan sejumlah Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) di Indonesia, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Politisi Fraksi Partai NasDem ini mendesak adanya perubahan atas Undang-Undang tentang Cagar Budaya agar regulasi tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman. Stevany menegaskan bahwa pelestarian cagar budaya merupakan fondasi dalam menjaga identitas bangsa.

Menurutnya, sinergi kebijakan, penguatan kelembagaan, dan partisipasi masyarakat harus menjadi prioritas agar pelestarian cagar budaya dapat menjadi pilar utama pembangunan nasional berbasis kebudayaan.

Dalam sesi pendalaman, Stevany juga mempertanyakan lamanya proses administrasi cagar budaya, mulai dari identifikasi Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) hingga ditetapkan menjadi cagar budaya di tingkat nasional dan proses pendaftarannya ke UNESCO.

Ia pun menutup pendalamannya dengan mengutip pemikiran Mizoguchi, yang menegaskan bahwa negara harus berperan sebagai penghubung antara warisan budaya di masa lalu dengan masa kini, menjadikannya penguat identitas kebangsaan di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi. •bia/rdn

Berita terkait

Rudianto Lallo Soroti Keterbatasan Anggaran dan Disiplin Aparat dalam Penegakan Hukum di NTB
Politik dan Keamanan
Rudianto Lallo Soroti Keterbatasan Anggaran dan Disiplin Aparat dalam Penegakan Hukum di NTB
Pemisahan Kementerian Kebudayaan Diharapkan Perkuat Anggaran Ekskavasi dan Pemeliharaan Situs Cagar Budaya
Kesejahteraan Rakyat
Pemisahan Kementerian Kebudayaan Diharapkan Perkuat Anggaran Ekskavasi dan Pemeliharaan Situs Cagar Budaya
Komisi X Dorong Dukungan Fiskal dan Penguatan Pengawsasan Cagar Budaya
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Dorong Dukungan Fiskal dan Penguatan Pengawsasan Cagar Budaya
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Rachmad Gobel: Krakatau Steel Harus Benahi Diri, Jangan Hanya Bergantung pada Proteksi

Selanjutnya

Komisi VI Tegur Industri Gula Rafinasi: Tidak Boleh Ada Kebijakan Berat Sebelah!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI