E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Rachmad Gobel: Krakatau Steel Harus Benahi Diri, Jangan Hanya Bergantung pada Proteksi

Diterbitkan
Jumat, 3 Okt 2025 09.37 WIB
Bagikan:
Rachmad Gobel: Krakatau Steel Harus Benahi Diri, Jangan Hanya Bergantung pada Proteksi

Anggota Komisi VI DPR RI Rachmad Gobel dalam RDP Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel Muhammad Akbar Djohan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi VI DPR RI Rachmad Gobel menegaskan pentingnya menjaga keberadaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai industri strategis nasional. Menurutnya, tanpa industri baja yang kuat, Indonesia akan kehilangan daya tarik sekaligus melemahkan fondasi pembangunan ekonomi.

Terbukti, hingga paruh pertama 2025, Krakatau Steel masih dibebani utang sekitar US$ 1,7 miliar atau setara Rp 28,37 triliun. Meski pendapatan usaha tumbuh 3,63 persen menjadi US$ 460,82 juta, perusahaan tetap merugi US$ 107,11 juta atau Rp 1,74 triliun.

Berangkat dari data-data ini, pemerintah dan Komisi VI DPR RI kini menyoroti pentingnya restrukturisasi utang, efisiensi internal, serta kebijakan perdagangan yang lebih berpihak pada industri baja nasional. “Kalau tidak ada industri baja, saya kira republik yang besar ini akan lemah. Karena industri baja itu sangat penting,” kata Gobel dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel Muhammad Akbar Djohan di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Namun, Gobel juga menyoroti bahwa selama puluhan tahun Krakatau Steel terlalu lama mendapat perlindungan pemerintah. Kondisi itu, menurutnya, justru membuat perusahaan tidak tumbuh sehat dan gagal berkembang menjadi pemain baja yang tangguh.

“Dari awal berdiri selalu diproteksi. Mungkin karena terlampau diproteksi, sehingga nggak tumbuh menjadi perusahaan yang dewasa, yang kuat,” ujarnya.

Meski begitu, dirinya mengakui ada sejumlah perubahan positif di tubuh Krakatau Steel di bawah kepemimpinan Direktur Utama saat ini, Akbar Himawan Buchari. Ia optimistis ada perbaikan signifikan.

“Apalagi nama Bapak Akbar, saya bayangkan akan ada perubahan besar. Kita harap ini jadi momentum,” katanya.

Di sisi lain, ia menilai, pemerintah perlu mengambil langkah serius untuk menyeimbangkan antara proteksi dan tuntutan perbaikan internal. Bahkan, dirinya mengusulkan agar Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan dihadirkan dalam pembahasan lanjutan.

“Di satu sisi kita proteksi, tapi kita tuntut juga perusahaan ini untuk membenahi ke dalam. Jadi nggak bisa lagi hanya diproteksi terus,” tegasnya.

Selain faktor internal, ia juga menyoroti ancaman eksternal, khususnya dari Tiongkok. Ia menyebut kebijakan oversupply baja yang dilakukan Negeri Tirai Bambu bukanlah kebetulan, melainkan strategi untuk melemahkan industri baja negara lain.

“Mereka selalu jual murah dulu, setelah industrinya mati, baru dia menentukan harga. Itu pola monopoli yang berbahaya,” jelas Gobel.

Mengakhiri pernyataan, ia menekankan, proteksi terhadap Krakatau Steel bukan sekadar alasan proteksionisme, melainkan langkah untuk melawan praktik monopoli global. Sebab itu, ia mengingatkan perusahaan tetap memiliki kewajiban untuk berbenah diri dari sisi manajemen, efisiensi, dan kinerja operasional.

“Saya percaya di bawah pimpinan Pak Akbar dengan jajarannya, pembenahan (Krakatau Steel) ini bisa dijalankan,” pungkas Politisi Fraksi Partai Demokrat ini. •um/rdn

Berita terkait

Fokus Infrastruktur dan Promosi, Pariwisata Indonesia Jangan Bergantung pada APBN
Industri dan Pembangunan
Fokus Infrastruktur dan Promosi, Pariwisata Indonesia Jangan Bergantung pada APBN
Darmadi Durianto : Fokus Pada Kualitas, Jangan Hanya Kejar Target Jumlah KDMP
Industri dan Pembangunan
Darmadi Durianto : Fokus Pada Kualitas, Jangan Hanya Kejar Target Jumlah KDMP
Pembenahan Lapas Jangan Hanya Teknis, Harus Berorientasi Pemulihan Sosial
Politik dan Keamanan
Pembenahan Lapas Jangan Hanya Teknis, Harus Berorientasi Pemulihan Sosial
Tags:#Berita Utama#Komisi VI
Sebelumnya

Komisi VI Dorong Krakatau Steel Tingkatkan Efisiensi dan Percepat Restrukturisasi Utang

Selanjutnya

Komisi XI Terima Aspirasi DPRD Sumsel Terkait Alokasi TKD 2026

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(934)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1024)
  • Kesejahteraan Rakyat(3346)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4080)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|UU ITE|Judi Online|Sumatra|PTS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h