E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Pemisahan Kementerian Kebudayaan Diharapkan Perkuat Anggaran Ekskavasi dan Pemeliharaan Situs Cagar Budaya

Diterbitkan
Senin, 16 Feb 2026 10.07 WIB
Bagikan:
Pemisahan Kementerian Kebudayaan Diharapkan Perkuat Anggaran Ekskavasi dan Pemeliharaan Situs Cagar Budaya

Anggota Komisi X, Ledia Hanifa Amaliah.

PARLEMENTARIA, Mataram – Perubahan struktur kementerian di era pemerintahan baru membawa harapan segar bagi dunia pelestarian sejarah. Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, menilai berdirinya Kementerian Kebudayaan secara mandiri berpotensi meningkatkan fokus dan anggaran bagi penyelamatan cagar budaya.

Ledia menyoroti evaluasi kelembagaan sebelumnya, di mana sistem klasterisasi wilayah (penggabungan provinsi) dalam Balai Pelestarian Kebudayaan sempat menimbulkan ketidakefektifan.

“Contohnya Jawa Barat sempat digabung dengan Banten, di mana kantor Balai-nya ada di Banten. Padahal objek di Jawa Barat sangat banyak. Baru dua tahun belakangan ini dipisah,” ujarnya Ledia di sela-sela rapat Kunjungan Kerja Panja Pelestarian Cagar Budaya di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (13/2/2026).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Mataram, Perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XV, Pimpinan DPRD, dinas-dinas terkait, Bappeda, serta elemen masyarakat yang meliputi Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), tokoh adat, akademisi, budayawan, hingga pelaku ekonomi kreatif

Dengan adanya kementerian tersendiri, Ledia optimistis potensi anggaran untuk sektor kebudayaan bisa lebih besar meskipun peningkatannya bertahap. Hal ini krusial untuk membiayai proses verifikasi Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), pemeliharaan, hingga ekskavasi yang selama ini minim dana.

“Setidaknya ada upaya yang bisa kita lakukan untuk lebih mendorong agar objek-objek diduga cagar budaya ini bisa diverifikasi. Ke depan, tinggal bagaimana meningkatkan kapasitas setelah kementerian ini berdiri sendiri dan pejabatnya dilantik,” tambah Politisi Fraksi PKS ini.

Ia berharap penguatan kelembagaan ini menjadi langkah terakhir yang menyempurnakan sistem pelestarian cagar budaya di Indonesia. “Kalau sudah ada yang lebih kuat lagi (kementerian khusus), Insya Allah penanganan akan lebih baik,” tutupnya. •upi/rdn

Berita terkait

Pemerintah Pusat Harus Perkuat Konservasi Cagar Budaya dan Tata Ulang Pengelolaan Bali Aga
Kesejahteraan Rakyat
Pemerintah Pusat Harus Perkuat Konservasi Cagar Budaya dan Tata Ulang Pengelolaan Bali Aga
Eva Stevany Soroti Minimnya Kolaborasi dan Anggaran dalam Pelestarian Cagar Budaya
Kesejahteraan Rakyat
Eva Stevany Soroti Minimnya Kolaborasi dan Anggaran dalam Pelestarian Cagar Budaya
Masalah Zonasi Timbulkan Tumpang Tindih, Bonnie: Sulitkan Penertiban Situs Cagar Budaya
Kesejahteraan Rakyat
Masalah Zonasi Timbulkan Tumpang Tindih, Bonnie: Sulitkan Penertiban Situs Cagar Budaya
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Indonesia Krisis Tim Ahli Cagar Budaya, Ledia Hanifa Usulkan per Kabupaten/Kota Miliki Lima Orang TACB

Selanjutnya

Haeny Relawati Apresiasi Peningkatan Pendapatan BLU RS Haji UIN Syarif Hidayatullah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h