E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Selaras RPJMN 2025-2029, Pemerintah Targetkan Stunting Turun ke 14,2 Persen

Diterbitkan
Kamis, 17 Jul 2025 08.40 WIB
Bagikan:
Selaras RPJMN 2025-2029, Pemerintah Targetkan Stunting Turun ke 14,2 Persen
PARLEMENTARIA, Jakarta — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia hingga 14,2 persen pada tahun 2029, yang mana selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Selain fokus pada perbaikan gizi anak, pemerintah juga memperkuat strategi pertumbuhan ekonomi berbasis sektor maritim dan manufaktur untuk membuka lebih banyak lapangan kerja dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-24 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). Ia juga menyampaikan prevalensi stunting pada 2024 telah turun menjadi 19,8 persen dari sebelumnya 21,5 persen pada tahun 2023, lebih baik dari target semula 20,5 persen.

“Pemerintah mengapresiasi perhatian fraksi-fraksi di DPR, khususnya Fraksi Partai Gerindra yang memberi apresiasi atas percepatan penurunan stunting. Ini hasil kerja bersama, dan kami berkomitmen mencapai target 14,2 persen di 2029,” ujar Sri Mulyani.

Selain isu kesehatan anak, pemerintah juga menekankan pentingnya memperkuat basis ekonomi pada sektor pengolahan (manufaktur) dan pertanian yang menyumbang pertumbuhan dan menyerap tenaga kerja terbesar. Hal ini selaras dengan masukan dari Fraksi Gerindra dan NasDem, yang sebelumnya menggarisbawahi pentingnya kedua sektor ini sebagai tulang punggung pemulihan ekonomi nasional.

Sri Mulyani menyatakan pemerintah akan terus mendorong investasi di industri strategis, seperti baterai kendaraan listrik, kabel tembaga, aluminium, data center, hingga sektor pangan. “Kami juga memperkuat pembangunan wilayah berbasis maritim yang selama ini kurang terlayani, termasuk dengan membuka akses pembiayaan bagi nelayan melalui KUR dan melanjutkan program asuransi pertanian,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemerintah menyiapkan strategi terpadu untuk menekan ketimpangan dengan memperbaiki rasio gini. “Penurunan ketimpangan akan terus diupayakan agar dampak pembangunan terasa lebih merata, sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem yang tahun ini sudah turun ke 0,83 persen,” imbuhnya.

Pemerintah juga memastikan program perlindungan sosial, seperti PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP Kuliah, dan PBI JKN, akan terus disempurnakan dengan perbaikan akurasi data agar lebih tepat sasaran. Langkah ini diharapkan mempercepat perbaikan kualitas hidup keluarga miskin dan menekan risiko sosial.

Dalam kesempatan yang sama, dirinya juga menyebut sinergi pemerintah pusat, daerah, serta dukungan DPR RI menjadi kunci untuk mencapai sasaran pembangunan nasional ke depan. Terakhir, jelasnya, RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2024 pun akan segera dibahas lebih lanjut untuk memastikan keberlanjutan program-program prioritas tersebut. •um/rdn

Berita terkait

Transfer ke Daerah 2027 Sebesar 2,55–2,79 Persen PDB Harus Berdampak bagi Masyarakat
Ekonomi dan Keuangan
Transfer ke Daerah 2027 Sebesar 2,55–2,79 Persen PDB Harus Berdampak bagi Masyarakat
Optimistis Pertumbuhan 5,2 Persen, RAPBN 2025 Dirancang Merespons Situasi Transisi
Ekonomi dan Keuangan
Optimistis Pertumbuhan 5,2 Persen, RAPBN 2025 Dirancang Merespons Situasi Transisi
Defisit APBN 2025 Nyaris 3 Persen, Legislator Minta Pemerintah Optimalisasi Potensi Pajak
Ekonomi dan Keuangan
Defisit APBN 2025 Nyaris 3 Persen, Legislator Minta Pemerintah Optimalisasi Potensi Pajak
Tags:#Berita Utama
Sebelumnya

Komisi XIII Terima Audiensi Yayasan Pesantren Indonesia Bahas Tiga Isu Ponpes Al-Zaytun

Selanjutnya

Menkeu: DPR Apresiasi Capaian Penerimaan Pajak Pemerintah Lampaui Target di 2024

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h