E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Perkuat Ketahanan pangan, Achmad Dorong Pemerintah Benahi Irigasi dan Mekanisasi Sawah di Riau

Diterbitkan
Jumat, 9 Mei 2025 14.59 WIB
Bagikan:
Perkuat Ketahanan pangan, Achmad Dorong Pemerintah Benahi Irigasi dan Mekanisasi Sawah di Riau
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota DPR RI Achmad menegaskan pentingnya peran pemerintah pusat untuk membenahi infrastruktur irigasi dan mempercepat mekanisasi persawahan di Riau. Hal itu demi mendukung ketahanan pangan nasional.

Demikian disampaikan Achmad dalam wawancara di Kompleks Parlemen, Rabu (7/5/2025), saat membahas dukungan DPR terhadap visi Presiden dalam memperkuat kemandirian pangan.

“Sebagai wakil rakyat dari Riau, saya sangat mendukung program Astacita Presiden, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Namun persoalannya di lapangan, khususnya di daerah pemilihan saya, irigasi dan bendungan di berbagai wilayah seperti Rokan Hulu, Siak, dan Kampar sudah tidak terawat dan tidak fungsional,” ungkap Achmad kepada Parlementaria.

Sebagai catatan, Riau memiliki lebih dari 10.000 hektare sawah yang selama ini berperan sebagai lumbung pangan daerah. Namun, menurut data Kementerian Pertanian, sekitar 35 persen, jaringan irigasi teknis di Riau dalam kondisi rusak ringan hingga berat, menyebabkan ribuan hektare sawah kering saat musim kemarau.

Achmad menekankan, melalui fungsi pengawasan Komisi VIII, pihaknya akan terus mendorong pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), agar memperhatikan aspek keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam, termasuk irigasi, sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana kekeringan dan kelangkaan pangan.

“Selain memperbaiki bendungan dan jaringan irigasi sekunder dan tersier, kita juga perlu membangun embung di wilayah strategis agar limpahan air hujan bisa dimanfaatkan saat kemarau. Program ketahanan pangan tidak bisa tercapai kalau sawah-sawah kita terus kekeringan,” tegas Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Tak hanya soal infrastruktur, Achmad juga mengingatkan pemerintah agar memikirkan keberlanjutan sumber daya manusia di sektor pertanian. “Anak-anak muda sekarang, minimal lulusan SMA, banyak yang enggan turun ke sawah karena pekerjaan manual tidak lagi menarik bagi mereka. Ini harus dijawab dengan investasi pada mekanisasi pertanian agar pekerjaan sawah menjadi pekerjaan keterampilan yang membutuhkan skill,” jelasnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata usia petani di Indonesia kini sudah mencapai 50 tahun, dan jumlah petani muda di bawah 35 tahun terus menurun setiap tahunnya. Jika tidak segera diatasi, Indonesia menghadapi risiko kekurangan tenaga kerja pertanian dalam satu dekade ke depan.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini menilai bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga soal kesiapan menghadapi dampak perubahan iklim, kekeringan, serta regenerasi petani.

“Kami berharap pemerintah pusat mendorong hilirisasi industri persawahan. Ini bukan cuma soal air, tapi juga soal alat, teknologi, dan manusia yang mengelolanya. Kalau kita tidak menyiapkan itu sekarang, nanti sawah ada, air ada, tapi tidak ada yang mau menggarap,” tutup Achmad. •ssb/rdn

Berita terkait

Achmad: ID FOOD Perkuat Peran Sosial dan Pasokan Pangan di Daerah Rawan Bencana
Industri dan Pembangunan
Achmad: ID FOOD Perkuat Peran Sosial dan Pasokan Pangan di Daerah Rawan Bencana
Cindy Monica Salurkan Bantuan Produktif di Pariaman, Perkuat Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Pangan
Kesejahteraan Rakyat
Cindy Monica Salurkan Bantuan Produktif di Pariaman, Perkuat Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Pangan
UPZ Setjen DPR RI Salurkan Santunan Yatim dan Dhuafa di Ciputat, Dorong Transparansi dan Kepercayaan Muzaki
Isu Lainnya
UPZ Setjen DPR RI Salurkan Santunan Yatim dan Dhuafa di Ciputat, Dorong Transparansi dan Kepercayaan Muzaki
Tags:#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Pentingnya Optimalisasi BUMD dan BLUD Sebagai Pilar Ekonomi Daerah

Selanjutnya

Fauzan Khalid Prihatin Kualitas Air Bersih yang Dikelola PDAM Sultra

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI