E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Iduladha|Pendidikan|hewan kurban|Pemilu|Madinah|RUU Polri|AI|MBG|SPPG|Alutsista
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 76%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

Berita Terbaru

Tetap sampaikan informasi dengan berita dan cerita terbaru

Tidak Cukup Sediakan Huntara, Relokasi Warga Bantaran Sungai Belawan Harus Perhatikan Akses Mata Pencaharian
Tidak Cukup Sediakan Huntara, Relokasi Warga Bantaran Sungai Belawan Harus Perhatikan Akses Mata Pencaharian
Industri dan Pembangunan10 April 2026
Tidak Cukup Sediakan Huntara, Relokasi Warga Bantaran Sungai Belawan Harus Perhatikan Akses Mata Pencaharian
Industri dan Pembangunan
Tidak Cukup Sediakan Huntara, Relokasi Warga Bantaran Sungai Belawan Harus Perhatikan Akses Mata Pencaharian

PARLEMENTARIA, Medan - Upaya penanganan banjir rob di kawasan Belawan, Kota Medan, dinilai tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan hunian tetap (huntap). Komisi V DPR RI menekankan pentingnya memastikan keberlanjutan mata pencaharian warga yang terdampak relokasi.

10 April 2026
Darurat Sampah di Banda Aceh dan Aceh Besar, Pembangunan TPA Regional Dipastikan Terealisasi Tahun Ini
Darurat Sampah di Banda Aceh dan Aceh Besar, Pembangunan TPA Regional Dipastikan Terealisasi Tahun Ini
Industri dan Pembangunan10 April 2026
Darurat Sampah di Banda Aceh dan Aceh Besar, Pembangunan TPA Regional Dipastikan Terealisasi Tahun Ini
Industri dan Pembangunan
Darurat Sampah di Banda Aceh dan Aceh Besar, Pembangunan TPA Regional Dipastikan Terealisasi Tahun Ini

PARLEMENTARIA, Aceh – Persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional, khususnya di Banda Aceh dan Aceh Besar, menjadi sorotan Komisi V DPR RI. Pasalnya, darurat sampah di dua kota ini menjadi masalah klasik yang hingga kini belum terselesaikan. 

Tingkatkan PMI Berbasis Skill, Kurangi Ketergantungan Pekerja Rumah Tangga
Tingkatkan PMI Berbasis Skill, Kurangi Ketergantungan Pekerja Rumah Tangga
Kesejahteraan Rakyat10 April 2026
Tingkatkan PMI Berbasis Skill, Kurangi Ketergantungan Pekerja Rumah Tangga
Kesejahteraan Rakyat
Tingkatkan PMI Berbasis Skill, Kurangi Ketergantungan Pekerja Rumah Tangga

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, mendorong transformasi kebijakan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berbasis peningkatan keterampilan (skill), guna mengurangi dominasi pekerja sektor domestik, khususnya pekerja seperti Asisten Rumah Tangga (ART), di luar negeri. Ia menilai selama ini komposisi PMI masih didominasi oleh pekerja sektor informal yang rentan terhadap berbagai persoalan, baik dari sisi perlindungan hukum maupun kesejahteraan.

Perlindungan terhadap Petani Harus Berbasis Data Akurat
Perlindungan terhadap Petani Harus Berbasis Data Akurat
Industri dan Pembangunan10 April 2026
Perlindungan terhadap Petani Harus Berbasis Data Akurat
Industri dan Pembangunan
Perlindungan terhadap Petani Harus Berbasis Data Akurat

PARLEMENTARIA, Bandung Barat - Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita menambahkan bahwa upaya perlindungan petani harus dibarengi dengan kebijakan yang konkret dan berbasis data yang akurat. Ia menilai, pemerintah perlu memastikan bahwa setiap kebijakan, termasuk impor, benar-benar mempertimbangkan kondisi produksi dalam negeri.

Tingginya Impor Bawang Putih Bikin Petani Malas Menanam, Sulit Bersaing di Pasar
Tingginya Impor Bawang Putih Bikin Petani Malas Menanam, Sulit Bersaing di Pasar
Industri dan Pembangunan10 April 2026
Tingginya Impor Bawang Putih Bikin Petani Malas Menanam, Sulit Bersaing di Pasar
Industri dan Pembangunan
Tingginya Impor Bawang Putih Bikin Petani Malas Menanam, Sulit Bersaing di Pasar

PARLEMENTARIA, Bandung Barat - Komisi IV DPR RI menyoroti dampak tingginya impor bawang putih terhadap keberlangsungan produksi dalam negeri. Komisi IV menilai tingginya impor bawang putih itu telah menekan daya saing petani lokal dan berpotensi menghambat upaya swasembada pangan.

Evaluasi Riset Pertanian: Kelembagaan Berubah, SDM Peneliti Minim
Evaluasi Riset Pertanian: Kelembagaan Berubah, SDM Peneliti Minim
Industri dan Pembangunan10 April 2026
Evaluasi Riset Pertanian: Kelembagaan Berubah, SDM Peneliti Minim
Industri dan Pembangunan
Evaluasi Riset Pertanian: Kelembagaan Berubah, SDM Peneliti Minim

PARLEMENTARIA, Bandung Barat - Komisi IV DPR RI mengevaluasi kinerja riset pertanian nasional dan menyoroti dampak perubahan kelembagaan terhadap optimalisasi sumber daya manusia peneliti, yang dinilai berpengaruh pada pengembangan benih unggul dan pencapaian swasembada pangan. Anggota Komisi IV DPR RI Dadang M. Naser mengungkapkan, perubahan struktur kelembagaan riset, termasuk pengalihan peneliti ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menyebabkan banyak tenaga ahli tidak dimanfaatkan secara optimal di sektor pertanian.

Pengembangan Komoditas Bawang Putih Butuh Keberpihakan Negara terhadap Petani
Pengembangan Komoditas Bawang Putih Butuh Keberpihakan Negara terhadap Petani
Industri dan Pembangunan10 April 2026
Pengembangan Komoditas Bawang Putih Butuh Keberpihakan Negara terhadap Petani
Industri dan Pembangunan
Pengembangan Komoditas Bawang Putih Butuh Keberpihakan Negara terhadap Petani

PARLEMENTARIA, Malang – Pengembangan komoditas bawang putih masih menjadi persoalan hingga kini. Harapan untuk membenahinya tidak cukup hanya dari sisi produktivitas petani, melainkan juga menjadi bagian dari persoalan strategis bangsa yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. 

Apresiasi Kinerja LPS, Musthofa Sampaikan Sejumlah Catatan
Apresiasi Kinerja LPS, Musthofa Sampaikan Sejumlah Catatan
Ekonomi dan Keuangan10 April 2026
Apresiasi Kinerja LPS, Musthofa Sampaikan Sejumlah Catatan
Ekonomi dan Keuangan
Apresiasi Kinerja LPS, Musthofa Sampaikan Sejumlah Catatan

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI, Musthofa, mengapresiasi kinerja sekaligus memberikan catatan kritis terhadap Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia mengingatkan agar laporan kinerja tidak hanya bersifat deskriptif, melainkan juga dilengkapi dengan indikator kinerja utama (IKU) yang terukur.

80 Persen Bahan Baku Susu Masih Impor, Komisi IV Kritisi Lambatnya Kinerja Pemerintah
80 Persen Bahan Baku Susu Masih Impor, Komisi IV Kritisi Lambatnya Kinerja Pemerintah
Industri dan Pembangunan10 April 2026
80 Persen Bahan Baku Susu Masih Impor, Komisi IV Kritisi Lambatnya Kinerja Pemerintah
Industri dan Pembangunan
80 Persen Bahan Baku Susu Masih Impor, Komisi IV Kritisi Lambatnya Kinerja Pemerintah

PARLEMENTARIA, Salatiga – Ketergantungan pemerintah dalam impor susu masih sangat tinggi. Tercatat, 80 persen bahan baku susu di Indonesia berasal dari impor dan sisanya 20 persen dari produksi lokal. Ketergantungan tinggi ini disebabkan rendahnya populasi sapi perah, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta efisiensi biaya akibat perjanjian perdagangan bebas.

Penguatan Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Jadi Tantangan Kinerja LPS ke Depan
Penguatan Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Jadi Tantangan Kinerja LPS ke Depan
Ekonomi dan Keuangan10 April 2026
Penguatan Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Jadi Tantangan Kinerja LPS ke Depan
Ekonomi dan Keuangan
Penguatan Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Jadi Tantangan Kinerja LPS ke Depan

PARLEMENTARIA, Jakarta — Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, menyatakan bahwa pihaknya memberkan perhatian serius terhadap laporan kinerja Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tahun 2025 sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan di sektor keuangan. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan LPS di Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Ada Dugaan Kelalaian dan Pelanggaran Hukum Serius dalam Kasus Meninggalnya Siswa SMP di Siak
Ada Dugaan Kelalaian dan Pelanggaran Hukum Serius dalam Kasus Meninggalnya Siswa SMP di Siak
Politik dan Keamanan10 April 2026
Ada Dugaan Kelalaian dan Pelanggaran Hukum Serius dalam Kasus Meninggalnya Siswa SMP di Siak
Politik dan Keamanan
Ada Dugaan Kelalaian dan Pelanggaran Hukum Serius dalam Kasus Meninggalnya Siswa SMP di Siak

PARLEMENTARIA, Jakarta - Seorang siswa kelas IX di SMP Sains Tahfizh Islamic Center, Kabupaten Siak, Riau, berinisial MAA (15), meninggal dunia saat mengikuti praktik pembuatan senapan rakitan berbasis teknologi 3D (3D-printed gun), pada Rabu (9/4/2026). Korban meninggal setelah serpihan dari perangkat yang digunakan saat praktik mengenai kepala dan menyebabkan luka fatal.

Data Terkini Penting untuk Lahirkan Layanan Pendidikan yang Lebih Baik
Data Terkini Penting untuk Lahirkan Layanan Pendidikan yang Lebih Baik
Kesejahteraan Rakyat10 April 2026
Data Terkini Penting untuk Lahirkan Layanan Pendidikan yang Lebih Baik
Kesejahteraan Rakyat
Data Terkini Penting untuk Lahirkan Layanan Pendidikan yang Lebih Baik

PARLEMENTARIA, Jakarta - Pemanfaatan data terkini terkait anak tidak sekolah merupakan langkah penting dalam mengatasi sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan. 

Sebelumnya110 / 1031Halaman 110 dari 1031Selanjutnya

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(855)
  • Industri dan Pembangunan(3117)
  • Isu Lainnya(1015)
  • Kesejahteraan Rakyat(3148)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3794)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
10 April 2026
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Iduladha|Pendidikan|hewan kurban|Pemilu|Madinah|RUU Polri|AI|MBG|SPPG|Alutsista
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 76%
Angin: 3 km/h