E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|Pendidikan|RUU Perampasan Aset
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|Pendidikan|RUU Perampasan Aset
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|Pendidikan|RUU Perampasan Aset
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Apresiasi Kinerja LPS, Musthofa Sampaikan Sejumlah Catatan

Diterbitkan
Jumat, 10 Apr 2026 16.32 WIB
Bagikan:
Apresiasi Kinerja LPS, Musthofa Sampaikan Sejumlah Catatan

Anggota Komisi XI DPR RI, Musthofa dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan LPS di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Mares/Mahendra

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI, Musthofa, mengapresiasi kinerja sekaligus memberikan catatan kritis terhadap Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia mengingatkan agar laporan kinerja tidak hanya bersifat deskriptif, melainkan juga dilengkapi dengan indikator kinerja utama (IKU) yang terukur.

 

“Kalau kita berbicara kinerja, tentu harus dilengkapi dengan indeks kinerja utama agar capaian bisa diukur secara jelas,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan LPS di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Lihat Juga :

Komisi II Apresiasi Kinerja Menteri ATR dengan Sejumlah Catatan

Komisi II Apresiasi Kinerja Menteri ATR dengan Sejumlah Catatan

Terdapat Sejumlah Catatan, Idris Laena Apresiasi Kinerja Menteri BUMN Erick Thohir

Terdapat Sejumlah Catatan, Idris Laena Apresiasi Kinerja Menteri BUMN Erick Thohir

 

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kesinambungan antara laporan kinerja dengan hasil kesimpulan rapat-rapat sebelumnya. Menurutnya, masih terdapat program yang telah disepakati namun belum terealisasi hingga saat ini, khususnya terkait peningkatan skema penjaminan.

 

“Dalam rapat sebelumnya sudah ada kesepakatan terkait penjaminan yang akan ditingkatkan, tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Ini perlu menjadi perhatian agar ke depan masuk dalam perencanaan yang akan datang,” tegasnya.

 

Selain itu, Musthofa juga menilai peran LPS perlu diperkuat, tidak hanya sebatas menyelesaikan bank bermasalah melalui mekanisme resolusi, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pencegahan melalui kebijakan yang lebih sistemik. Hal ini mengingat posisi LPS sebagai bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang turut menentukan arah kebijakan sektor keuangan nasional.

 

Ia turut menyoroti belum optimalnya implementasi sistem integrasi data antar-otoritas yang sebelumnya telah direncanakan. Padahal, sistem tersebut dinilai penting untuk mendeteksi potensi permasalahan perbankan sejak dini.

 

“Jangan sampai LPS hanya menjadi ‘jurubayar’ dalam penyelesaian masalah. Harus ada sistem yang bisa mendeteksi sejak awal, sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan,” tambahnya.

 

Di sisi lain, Musthofa juga menekankan perlunya ukuran keberhasilan kinerja LPS yang lebih berorientasi pada pertumbuhan dan kesehatan industri keuangan, bukan sekadar penyelesaian kasus. Ia mengingatkan bahwa banyaknya lembaga keuangan yang tutup justru menjadi indikator perlunya evaluasi mendalam.

 

“Kalau banyak lembaga yang tutup, itu bukan indikator keberhasilan. Yang kita harapkan adalah lembaga keuangan tumbuh, berkembang, dan sehat,” jelasnya.

 

Ia berharap, ke depan LPS dapat memperkuat kinerja kelembagaan serta memastikan seluruh program dan kebijakan yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara optimal. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap sektor keuangan dapat terus terjaga. (hal/aha)

Berita terkait

Komisi II Apresiasi Kinerja Menteri ATR dengan Sejumlah Catatan
Politik dan Keamanan
Komisi II Apresiasi Kinerja Menteri ATR dengan Sejumlah Catatan
Terdapat Sejumlah Catatan, Idris Laena Apresiasi Kinerja Menteri BUMN Erick Thohir
Industri dan Pembangunan
Terdapat Sejumlah Catatan, Idris Laena Apresiasi Kinerja Menteri BUMN Erick Thohir
Rekonstruksi Anggaran Kemenpora, Ledia Sampaikan Sejumlah Catatan
Kesejahteraan Rakyat
Rekonstruksi Anggaran Kemenpora, Ledia Sampaikan Sejumlah Catatan
Tags:#keuangan#LPS
Sebelumnya

80 Persen Bahan Baku Susu Masih Impor, Komisi IV Kritisi Lambatnya Kinerja Pemerintah

Selanjutnya

Pengembangan Komoditas Bawang Putih Butuh Keberpihakan Negara terhadap Petani

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1127)
  • Industri dan Pembangunan(3820)
  • Isu Lainnya(1067)
  • Kesejahteraan Rakyat(3853)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4688)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|Pendidikan|RUU Perampasan Aset
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 8 km/h