
Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Setjen DPR RI Furcony Putri Syakura saat melakukan kunjungan ke Pabrik Yakult di Sukabumi, Jawa Barat.|Foto: Runi/jk
PARLEMENTARIA, Sukabumi — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Jenderal DPR RI terus mendorong peningkatan wawasan dan pengetahuan anggotanya melalui kegiatan edukatif. Salah satunya dilakukan melalui kunjungan ke Pabrik Yakult di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026).
Lebih lanjut Kegiatan yang dipimpin Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Setjen DPR RI Furcony Putri Syakura tersebut menjadi bagian dari agenda tahunan DWP sekaligus sarana bagi anggota untuk memperoleh pengetahuan secara langsung mengenai produk probiotik yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.
Furcony menjelaskan, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi agar anggota DWP memahami lebih jauh mengenai produk probiotik, termasuk manfaat serta waktu konsumsi yang tepat.
“Memang ini merupakan kegiatan tahunan Dharma Wanita. Kami ingin memberikan edukasi atau menambah wawasan kepada anggota Dharma Wanita Persatuan mengenai apa yang kita konsumsi sehari-hari. Kali ini kami berkunjung ke pabrik probiotik yang mungkin selama ini ada di dalam kulkas kita, tetapi belum tentu kita mengetahui secara persis manfaatnya,” ujar Furcony.
Menurutnya, melalui kunjungan langsung ke fasilitas produksi, anggota DWP dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh, mulai dari proses produksi hingga manfaat probiotik bagi tubuh. “Setelah berkunjung ke sini, kami menjadi lebih tahu kapan Yakult sebaiknya diminum, bagaimana memilih produknya, dan apa manfaatnya bagi tubuh. Yang terpenting adalah menjaga rutinitas konsumsinya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Furcony menerangkan bahwa DWP Setjen DPR RI menjadi wadah yang mempertemukan berbagai unsur keluarga besar Sekretariat Jenderal DPR RI. Keanggotaan DWP mencakup pegawai perempuan, istri pegawai laki-laki, serta para pensiunan pegawai.
“Anggota Dharma Wanita Persatuan ini terdiri dari pegawai perempuan, istri dari pegawai laki-laki, dan juga ada persentase anggota dari pensiunan pegawai. Jadi, DWP ini menjadi forum silaturahmi dari tiga unsur tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan DWP tidak hanya diarahkan sebagai ruang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun komunikasi, memperluas pengetahuan, serta mendorong pemerataan kesempatan bagi seluruh anggota untuk terus belajar.
“Dalam kegiatan ini kami ingin menjalin komunikasi, mempererat silaturahmi, sekaligus menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Harapannya, baik pegawai, istri pegawai, maupun para pensiunan tetap memiliki kesempatan untuk terus menambah ilmu,” pungkas Furcony.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, DWP Setjen DPR RI berharap anggota tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga dapat membawa pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta membagikannya kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Ketua Dharma Wanita Setjen DPR Bidang ekonomi Nunik Rahmad Budiadji, Wakil Ketua DWP Setjen DPR Bidang Pendidikan dan Sosial Budaya Fitri Bayu Dwi Anggono. (rni/aha)