E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IV|Komisi XI|Komisi XII|karhutla|Budidaya|Budidaya Lobster|Komisi VIII|Komisi II|BAKN|Ekspor|Abdul Wachid|RUU Perubahan Iklim|Kamrussamad
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IV|Komisi XI|Komisi XII|karhutla|Budidaya|Budidaya Lobster|Komisi VIII|Komisi II|BAKN|Ekspor|Abdul Wachid|RUU Perubahan Iklim|Kamrussamad
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IV|Komisi XI|Komisi XII|karhutla|Budidaya|Budidaya Lobster|Komisi VIII|Komisi II|BAKN|Ekspor|Abdul Wachid|RUU Perubahan Iklim|Kamrussamad
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Desak Perubahan Sistemik, BGN Harus Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah

Diterbitkan
Jumat, 4 Sep 2026 17.03 WIB
Bagikan:
Desak Perubahan Sistemik, BGN Harus Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Kepala BGN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto : Kresno/AlmaWakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Kepala BGN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).|Foto : Kresno/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan perubahan fundamental dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya sistem penyediaan makanan. Ia mendorong BGN beralih dari sistem dapur tersentralisasi menuju school-based kitchen atau dapur berbasis sekolah untuk menekan risiko keracunan.


Charles menilai tingginya angka kasus keracunan dalam pelaksanaan MBG menunjukkan persoalan yang terjadi bukan lagi kejadian terisolasi, melainkan masalah sistemik yang membutuhkan perubahan sistem. Berdasarkan data per 2 September 2026, tercatat 50.059 orang menjadi korban dari 460 kejadian keracunan di 36 provinsi dan 245 kabupaten/kota.


“Artinya hampir semua provinsi di Republik ini pernah mengalami kasus keracunan dalam 2 tahun terakhir. Setengah dari kabupaten/ kota yang ada di Indonesia juga sudah pernah mengalami kasus keracunan akibat program makan bergizi gratis,” ujar Charles dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Kepala BGN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Lihat Juga :

Apresiasi LPS, Komisi XI Ingatkan Perubahan Pembidangan Harus Konsultasi ke DPR

Apresiasi LPS, Komisi XI Ingatkan Perubahan Pembidangan Harus Konsultasi ke DPR

Hanan A. Rozak Tegaskan Sekolah Lapang BMKG Harus Kembali ke Esensi Praktik Lapangan

Hanan A. Rozak Tegaskan Sekolah Lapang BMKG Harus Kembali ke Esensi Praktik Lapangan


Menurutnya, penerapan dapur berbasis sekolah dapat memperpendek waktu antara makanan selesai dimasak dan dikonsumsi siswa. Hal tersebut dinilai dapat mengurangi risiko kontaminasi bakteri akibat makanan terlalu lama berada pada suhu ruang.


“Karena ini setelah diskusi dengan berbagai ahli keamanan pangan dan ahli gizi, jelas Pak. Setelah 4 jam, ketika makanan dibiarkan di suhu ruang, ada yang namanya critical temperature. Di atas 5 derajat, di bawah 60 derajat, maka kontaminasi bakteri semakin tinggi risikonya dan kembang biak bakteri juga semakin tinggi kemungkinannya,” katanya.


Charles menambahkan, BGN sendiri telah menetapkan makanan harus dikonsumsi maksimal empat jam setelah dimasak. Karena itu, menurutnya, pengendalian suhu makanan menjadi penting untuk menekan risiko pertumbuhan bakteri.


Selain aspek keamanan pangan, ia menilai dapur berbasis sekolah berpotensi memberikan dampak lebih besar terhadap ekonomi lokal. Sekolah dapat memenuhi kebutuhan bahan pangan dari pasar, peternak, maupun pemasok yang berada di sekitar wilayah sekolah.


Untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, Charles mengusulkan pemerintah memberikan ganti rugi apabila sistem tersebut nantinya dialihkan. “Kalau kita mau beralih ke sistem dapur sekolah yang existing, ya diganti, ganti kerugian saja, Pak. Ada berapa puluh ribu dapur yang sudah beroperasi? Ganti kerugian. Pemerintah membayarkan sekali saja cukup, tidak lagi menjadi beban selama ini (Program MBG) berjalan,” tuturnya. (gal/aha)

Berita terkait

Apresiasi LPS, Komisi XI Ingatkan Perubahan Pembidangan Harus Konsultasi ke DPR
Ekonomi dan Keuangan
Apresiasi LPS, Komisi XI Ingatkan Perubahan Pembidangan Harus Konsultasi ke DPR
Hanan A. Rozak Tegaskan Sekolah Lapang BMKG Harus Kembali ke Esensi Praktik Lapangan
Industri dan Pembangunan
Hanan A. Rozak Tegaskan Sekolah Lapang BMKG Harus Kembali ke Esensi Praktik Lapangan
Anggaran Kemnaker Harus Beralih dari Bantuan Tunai ke Program Produktif
Kesejahteraan Rakyat
Anggaran Kemnaker Harus Beralih dari Bantuan Tunai ke Program Produktif
Tags:#Komisi IX#MBG#BGN#Charles Honoris
Sebelumnya

Karhutla Berulang di Way Kambas, Hanan Rozak Dorong Evaluasi Total dan Penguatan Deteksi Dini

Selanjutnya

Cegah Satwa Kelaparan, Firman Soebagyo Dorong Penanaman Pakan di Taman Nasional Way Kambas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1152)
  • Industri dan Pembangunan(3926)
  • Isu Lainnya(1076)
  • Kesejahteraan Rakyat(3920)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4759)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#Komisi VIII#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IV|Komisi XI|Komisi XII|karhutla|Budidaya|Budidaya Lobster|Komisi VIII|Komisi II|BAKN|Ekspor|Abdul Wachid|RUU Perubahan Iklim|Kamrussamad
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 11 km/h