E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Hanan A. Rozak Tegaskan Sekolah Lapang BMKG Harus Kembali ke Esensi Praktik Lapangan

Diterbitkan
Kamis, 13 Nov 2025 13.17 WIB
Bagikan:
Hanan A. Rozak Tegaskan Sekolah Lapang BMKG Harus Kembali ke Esensi Praktik Lapangan

Anggota Komisi V DPR RI Hanan A. Rozak. Foto : Ist/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Hanan A. Rozak menyoroti pelaksanaan program Sekolah Lapang BMKG yang dinilai menyimpang dari esensi utamanya sebagai pendidikan berbasis praktik lapangan. Hanan menilai pelaksanaan sekolah lapang justru masih berlangsung di dalam ruang formal, seperti hotel, sehingga tidak mencerminkan konsep pembelajaran berbasis praktik lapangan.

“Yang namanya sekolah lapang itu dilakukan di lapangan. Mohon maaf, saya baru sekali mengikuti sekolah lapang yang dilaksanakan oleh BMKG. Itu dilakukan di hotel, Pak. Jadi ini saya kira perlu kita koreksi,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi V dengan Kepala BMKG dan Basarnas di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga menekankan bahwa porsi teori seharusnya diminimalisir, sementara praktik langsung justru diperkuat, termasuk latihan mengamati cuaca, iklim, dan gelombang laut di lapangan. “Ya, sekolah lapangnya di lapangan, Pak. Dan tidak sangat sedikit sekali teori-teori. Di sana praktik bagaimana mengamati ombak, mengamati cuaca, dan sebagainya,” tegasnya.

Hanan kemudian membandingkan program Sekolah Lapang BMKG dengan pelaksanaan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (PHT) di sektor pertanian, yang menurutnya menjadi contoh ideal pendidikan lapangan yang berkelanjutan dan berbasis pendampingan intensif.

“Mohon maaf, kami dulu pernah di pertanian. Ada namanya sekolah lapang PHT, pengendalian hama terpadu. Itu satu musim tanam, Pak. Setiap minggu ada pertemuan. Kelompok itu ada pertemuan dengan fasilitatornya,” jelas dia.

Ia pun mempertanyakan apakah format Sekolah Lapang BMKG juga mengadopsi model serupa atau perlu penyesuaian signifikan agar implementasinya lebih optimal dan berdampak luas. “Nah, cuaca ini seperti apa? Sekolah lapang iklim itu apakah seperti itu? Pola ranahnya tetap kita pertahankan? Atau ada modifikasi-modifikasi sehingga sekolah lapang ini benar-benar bisa diterapkan dengan sebaik-baiknya?” ungkap Hanan.

Lebih lanjut, Hanan menyatakan dukungan terhadap peningkatan anggaran program Sekolah Lapang BMKG, dengan catatan pengelolaan yang lebih tepat sasaran agar cakupannya semakin luas dan menyentuh masyarakat di daerah.

“Kami mendukung, Pak, untuk penganggaran di sekolah lapang ini diperbesar, sehingga cakupannya bisa lebih diperluas lagi. Dan yang lebih penting lagi, kami ada di lapangan. Semua anggota Dewan itu ada konstituen,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Hanan juga mendorong agar proses rekrutmen peserta Sekolah Lapang BMKG dapat melibatkan anggota DPR di dapil masing-masing, guna memperluas manfaat program langsung ke masyarakat.

“Sebaiknya rekrutmen peserta sekolah lapang yang memenuhi persyaratan tentunya melibatkan anggota Dewan yang punya dapil, Pak,” pungkasnya. •fr,gal/aha

Berita terkait

BKSAP Bawa Hasil Sidang WAIPA ke Kampus: Diplomasi Parlemen Harus Kembali ke Masyarakat
Politik dan Keamanan
BKSAP Bawa Hasil Sidang WAIPA ke Kampus: Diplomasi Parlemen Harus Kembali ke Masyarakat
Andi Yuliani Paris: Pengentasan Kemiskinan Harus Fokus ke Lapangan Kerja dan UMKM
Ekonomi dan Keuangan
Andi Yuliani Paris: Pengentasan Kemiskinan Harus Fokus ke Lapangan Kerja dan UMKM
Johar Arifin Tegaskan: Jika UKT Harus Naik, Jangan Bebankan ke Mahasiswa
Kesejahteraan Rakyat
Johar Arifin Tegaskan: Jika UKT Harus Naik, Jangan Bebankan ke Mahasiswa
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi V
Sebelumnya

Samuel Wattimena Dorong Edukasi Nasional Soal Pemilahan Sampah untuk Dukung Green Industry

Selanjutnya

Harris Turino Soroti Deviasi Anggaran dan Proyeksi Kebijakan Bank Indonesia Tahun 2026

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h