E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XIII|Anggaran|RUU Profesi Kurator|Komisi VI|Komisi IV|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|karhutla|RUU Kadin|Riyono|Komisi XII|Komisi X
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 16 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XIII|Anggaran|RUU Profesi Kurator|Komisi VI|Komisi IV|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|karhutla|RUU Kadin|Riyono|Komisi XII|Komisi X
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 16 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XIII|Anggaran|RUU Profesi Kurator|Komisi VI|Komisi IV|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|karhutla|RUU Kadin|Riyono|Komisi XII|Komisi X
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 16 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Anggaran Karhutla Harus Diukur dari Kecepatan Respons dan Satwa yang Diselamatkan

Diterbitkan
Kamis, 3 Sep 2026 16.02 WIB
Bagikan:
Anggaran Karhutla Harus Diukur dari Kecepatan Respons dan Satwa yang Diselamatkan

Anggota Komisi XII DPR RI, Meitri Citra Wardani.|Foto: Mentari/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani mendorong penguatan anggaran pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar penanganannya tidak hanya berorientasi pada pemadaman, tetapi juga mampu melindungi habitat dan menyelamatkan satwa liar yang terdampak.

 

Menurutnya, karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lahan, tetapi juga menghilangkan habitat dan sumber pakan satwa. Ia mencontohkan temuan seekor orangutan jantan dalam kondisi lemah di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada 30 Agustus 2026 yang kemudian dievakuasi dan mendapat penanganan medis.

Lihat Juga :

Keberhasilan Penyerapan Anggaran Harus Diukur dari Dampaknya bagi Warga Perbatasan

Keberhasilan Penyerapan Anggaran Harus Diukur dari Dampaknya bagi Warga Perbatasan

Keberhasilan Kinerja APBN Harus Diukur dari Dampak Nyata di Masyarakat

Keberhasilan Kinerja APBN Harus Diukur dari Dampak Nyata di Masyarakat

 

Di Kalimantan Tengah, sekitar 1.717 hektare lahan di Kabupaten Kotawaringin Barat dilaporkan terbakar hingga 1 September 2026. Kebakaran tersebut juga berdampak pada habitat satwa dilindungi. Kondisi tersebut, menurut Meitri, menunjukkan bahwa perlindungan satwa perlu menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap karhutla.

 

"Evakuasi tidak boleh menunggu hingga satwa ditemukan dalam kondisi kritis. Satwa harus menjadi bagian dari desain respons bencana karhutla," tegas Meitri dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada Parlementaria di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

 

Seiring dengan itu, Legislator Fraksi PKS tersebut mempertanyakan kecukupan anggaran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) untuk mengendalikan karhutla. Sorotan itu disampaikan di tengah pembahasan postur anggaran KLH/BPLH Tahun Anggaran 2027.

 

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI pada tanggal 2 September 2026 lalu, KLH/BPLH menyampaikan usulan pagu belanja sebesar Rp1,232 triliun. Dari total pagu tersebut, Program Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim dialokasikan Rp43,36 miliar, dengan anggaran Direktorat Pengendalian Kebakaran Lahan sebesar Rp18,56 miliar.

 

Meitri menilai alokasi tersebut perlu dicermati kecukupannya untuk membiayai seluruh rangkaian penanganan karhutla, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, pengendalian, koordinasi lapangan, hingga pemulihan pascakebakaran.

 

"Ukuran keberhasilan anggaran tidak boleh berhenti pada tingkat serapan semata. Indikator yang harus diperhatikan mencakup jumlah titik api yang berhasil dicegah, kecepatan respons, luas habitat yang dilindungi, jumlah satwa yang diselamatkan, serta kawasan yang berhasil dipulihkan," ujar legislator Dapil Jawa Timur VIII tersebut.

 

Karena itu, Meitri mendukung usulan tambahan anggaran KLH/BPLH Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp1,34 triliun yang bersumber dari Rupiah Murni. Dari usulan tambahan tersebut, Rp84,16 miliar dialokasikan untuk Program Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim, termasuk pengendalian kebakaran lahan.

 

Ia meminta tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pemantauan kawasan rawan kebakaran, meningkatkan kapasitas masyarakat lokal, memperkuat penegakan hukum, serta mendukung operasional penyelamatan satwa dan pemulihan habitat.

 

Selain penguatan anggaran, dirinya menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan pengawasan terhadap perusahaan yang beroperasi di wilayah rawan kebakaran. Menurutnya, pencegahan harus diperkuat agar penanganan tidak selalu dilakukan setelah kebakaran terjadi.

 

"Pemerintah pusat tidak mungkin bekerja sendiri. Masyarakat lokal harus dibekali kapasitas, peralatan, insentif, dan mekanisme pelaporan yang efektif. Cegah kebakaran, lindungi habitat, selamatkan satwa, dan tindak tegas pelaku harus menjadi indikator keberhasilan kebijakan lingkungan kita," pungkasnya. (Ndy/um)

Berita terkait

Keberhasilan Penyerapan Anggaran Harus Diukur dari Dampaknya bagi Warga Perbatasan
Politik dan Keamanan
Keberhasilan Penyerapan Anggaran Harus Diukur dari Dampaknya bagi Warga Perbatasan
Keberhasilan Kinerja APBN Harus Diukur dari Dampak Nyata di Masyarakat
Ekonomi dan Keuangan
Keberhasilan Kinerja APBN Harus Diukur dari Dampak Nyata di Masyarakat
Catatan Setahun Komisi V DPR: Pembaruan Regulasi, Anggaran, hingga Pengawasan
Industri dan Pembangunan
Catatan Setahun Komisi V DPR: Pembaruan Regulasi, Anggaran, hingga Pengawasan
Tags:#Komisi XII#Anggaran#karhutla#Meitri Citra Wardani
Sebelumnya

Benahi Tata Kelola, Deddy Sitorus Minta Pembentukan Badan Aset Khusus Provinsi Bali

Selanjutnya

Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, Abidin Fikri Desak Evaluasi Menyeluruh

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1145)
  • Industri dan Pembangunan(3910)
  • Isu Lainnya(1076)
  • Kesejahteraan Rakyat(3910)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4748)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XIII|Anggaran|RUU Profesi Kurator|Komisi VI|Komisi IV|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|karhutla|RUU Kadin|Riyono|Komisi XII|Komisi X
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 16 km/h