E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Bencana|Banjir|Sumatera Barat|Komisi VI|Hunian|KDKMP|Lisda Hendrajoni|Komisi III|Komisi VII|Komisi V|BAM|BURT
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Bencana|Banjir|Sumatera Barat|Komisi VI|Hunian|KDKMP|Lisda Hendrajoni|Komisi III|Komisi VII|Komisi V|BAM|BURT
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Bencana|Banjir|Sumatera Barat|Komisi VI|Hunian|KDKMP|Lisda Hendrajoni|Komisi III|Komisi VII|Komisi V|BAM|BURT
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Kebutuhan Penanganan Karhutla Kalsel Harus Segera Dipetakan

Diterbitkan
Minggu, 30 Agu 2026 15.21 WIB
Bagikan:
Kebutuhan Penanganan Karhutla Kalsel Harus Segera Dipetakan

Anggota Komisi VIII Sri Wulan saat berpendapat dalam agenda Kunjungan Spesifik Komisi VIII di Ruang Rapat Pemprov Kalsel, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.|Foto: Fadli/jk

PARLEMENTARIA, Banjarbaru — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kementerian/lembaga, masyarakat, hingga perguruan tinggi.

 

Anggota Komisi VIII DPR RI Sri Wulan mengatakan kebutuhan penanganan karhutla di setiap daerah perlu segera dipetakan dan disampaikan kepada BNPB agar dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing wilayah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat penanganan karhutla sekaligus kekeringan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Lihat Juga :

Pemerintah Harus Ambil Alih Penanganan Karhutla, Pemangkasan Anggaran Jangan Jadi Alasan

Pemerintah Harus Ambil Alih Penanganan Karhutla, Pemangkasan Anggaran Jangan Jadi Alasan

Penanganan Karhutla Harus Berbasis Keadilan Sosial dan Tata Kelola Berkelanjutan

Penanganan Karhutla Harus Berbasis Keadilan Sosial dan Tata Kelola Berkelanjutan

 

“Kita melihat tadi ada beberapa dari masing-masing Kalaksa menyampaikan kebutuhan yang diperlukan. Jadi hari ini nanti Kalaksa bisa langsung menyampaikan kepada BNPB,” ujar Sri Wulan saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Kalimantan Selatan, Jumat (26/8/2026).

 

Selain penanganan kebakaran, Sri Wulan meminta pemerintah memberi perhatian terhadap dampak karhutla yang dirasakan masyarakat, termasuk gangguan kesehatan. Ia menyoroti sejumlah penyakit yang dialami masyarakat dan pengungsi, seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan influenza.

 

Menurutnya, penanganan dampak bencana harus dilakukan secara terpadu karena berbagai persoalan yang muncul saling berkaitan.

 

“Penanganan bukan cuma satu titik saja, tetapi satu kesatuan,” tegas Legislator Fraksi Partai NasDem itu.

 

Sri Wulan juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat secara masif. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dibutuhkan agar penanggulangan karhutla tidak hanya berfokus pada penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dan pencegahan.

 

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai penanganan karhutla perlu disesuaikan dengan karakteristik wilayah, termasuk kawasan lahan gambut yang membutuhkan dukungan peralatan serta pendekatan khusus.

 

Hetifah mendorong koordinasi dengan kementerian/lembaga lain untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Salah satunya dengan Kementerian Kehutanan yang dinilai memiliki peralatan pendukung penanganan karhutla, seperti drone termal.

 

“Kita perlu berkoordinasi dengan beberapa kementerian lain, misalnya Kementerian Kehutanan. Saya yakin mereka juga memiliki banyak peralatan seperti drone thermal ini,” kata Hetifah.

 

Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga mendorong pelibatan lembaga riset dan perguruan tinggi dalam penanganan dampak karhutla. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan hasil riset dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

 

Ia mencontohkan teknologi pengolahan air yang dapat dimanfaatkan untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat terdampak. Riset dari perguruan tinggi, lanjutnya, juga dapat dikolaborasikan untuk memperkuat upaya penanganan karhutla.

 

“Kemudian juga beberapa perguruan tinggi dengan riset-riset mereka, mudah-mudahan nanti dengan demikian kita bisa membantu armada, terutama kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang terdampak dari kebakaran hutan ini,” tutur Legislator dari dapil Kalimantan Timur itu.

 

Hetifah turut meminta pemerintah memperhatikan dampak karhutla terhadap aktivitas masyarakat, termasuk keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak. Menurutnya, penanganan karhutla harus melihat dampaknya secara menyeluruh, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, dukungan teknologi, pemanfaatan riset, dan edukasi masyarakat, Komisi VIII DPR RI berharap penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dapat berlangsung lebih cepat dan terpadu sekaligus memperkuat upaya pencegahan di masa mendatang. (fa/ssb)

Berita terkait

Pemerintah Harus Ambil Alih Penanganan Karhutla, Pemangkasan Anggaran Jangan Jadi Alasan
Politik dan Keamanan
Pemerintah Harus Ambil Alih Penanganan Karhutla, Pemangkasan Anggaran Jangan Jadi Alasan
Penanganan Karhutla Harus Berbasis Keadilan Sosial dan Tata Kelola Berkelanjutan
Populer
Penanganan Karhutla Harus Berbasis Keadilan Sosial dan Tata Kelola Berkelanjutan
Dukung Program Nasional, Pemprov Kalsel Harus Segera Tindak Lanjuti Perpres 14/2025
Kesejahteraan Rakyat
Dukung Program Nasional, Pemprov Kalsel Harus Segera Tindak Lanjuti Perpres 14/2025
Tags:#Komisi VIII#karhutla#Sri Wulan
Sebelumnya

Atalia Dorong Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak Kebakaran Desa Adat Sade

Selanjutnya

Rehab-Rekon Pascabencana Sumbar Jangan Berlarut

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1140)
  • Industri dan Pembangunan(3847)
  • Isu Lainnya(1067)
  • Kesejahteraan Rakyat(3861)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4701)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#Komisi VIII#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Bencana|Banjir|Sumatera Barat|Komisi VI|Hunian|KDKMP|Lisda Hendrajoni|Komisi III|Komisi VII|Komisi V|BAM|BURT
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 15 km/h