E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
literasi|NTT|RUU Penyiaran|karhutla|Kalimantan|ATR/BPN|Masyarakat|Anggaran|huntara|RUU Profesi Kurator|KIP Kuliah|Transmigrasi|DTSEN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 63%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
literasi|NTT|RUU Penyiaran|karhutla|Kalimantan|ATR/BPN|Masyarakat|Anggaran|huntara|RUU Profesi Kurator|KIP Kuliah|Transmigrasi|DTSEN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 63%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
literasi|NTT|RUU Penyiaran|karhutla|Kalimantan|ATR/BPN|Masyarakat|Anggaran|huntara|RUU Profesi Kurator|KIP Kuliah|Transmigrasi|DTSEN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 63%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Gempa Susulan Terus Terjadi, Abdul Hadi Minta Pemerintah Segera Bangun Huntara di NTT

Diterbitkan
Jumat, 21 Agu 2026 17.51 WIB
Bagikan:
Gempa Susulan Terus Terjadi, Abdul Hadi Minta Pemerintah Segera Bangun Huntara di NTT

Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi. |Foto: Oji/Mahendra

PARLEMENTARIA, Jakarta — Ribuan gempa susulan yang masih mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) menuntut pemerintah bergerak cepat memenuhi kebutuhan warga terdampak. Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi meminta pembangunan hunian sementara (huntara), pemulihan akses jalan, serta penyediaan air bersih dan makanan segera dilakukan tanpa terhambat proses administratif.

 

"Yang penting dikerjakan dulu hal-hal yang utama yang memang dibutuhkan masyarakat seperti huntara, perbaikan jalan-jalan yang terputus, air bersih untuk kebutuhan masyarakat di sana, makanan," kata Abdul Hadi saat ditemui Parlementaria di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Lihat Juga :

Abdul Wachid Minta Kementerian Haji Segera Penuhi SDM di Daerah

Abdul Wachid Minta Kementerian Haji Segera Penuhi SDM di Daerah

Segera Respons Kebutuhan Warga Terdampak, Pemerintah Harus Percepat Pendataan Korban Gempa NTT

Segera Respons Kebutuhan Warga Terdampak, Pemerintah Harus Percepat Pendataan Korban Gempa NTT

 

Menurutnya, kondisi pascabencana di NTT membutuhkan respons yang tidak berlarut-larut. Terlebih, gempa susulan masih terjadi dan telah mencapai sekitar 3.000 kali, sehingga sebagian masyarakat masih menghadapi persoalan infrastruktur dan kebutuhan dasar.

 

Abdul Hadi mengatakan pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai mitra Komisi V, perlu segera mengambil tindakan di lapangan untuk membantu masyarakat terdampak.

 

"Enggak mesti harus menunggu persetujuan, tetapi tadi kami sepakati yang penting dikerjakan dulu hal-hal yang utama yang memang dibutuhkan masyarakat," ujar Politisi Fraksi PKS itu.

 

Ia menekankan, percepatan tersebut tetap harus dilakukan melalui koordinasi dengan bendahara umum negara. Setelah langkah penanganan darurat dilakukan, pemerintah dapat menyampaikan laporan kepada DPR mengenai penggunaan anggaran dan tindakan yang telah dijalankan.

 

"Kami berharap ketika mereka sudah kerjakan nanti tinggal dilaporkan dan kami juga tidak akan menjadikan sesuatu itu menjadi masalah, tetapi sudah diketahui oleh Komisi V bahwa itu adalah kebutuhan yang segera dan penting untuk diselesaikan oleh pemerintah," katanya.

 

Legislator Dapil NTB II itu menilai fleksibilitas dalam penanganan bencana penting agar persoalan administratif tidak menghambat pemenuhan kebutuhan masyarakat. Namun, prinsip akuntabilitas dan koordinasi tetap harus dijaga agar setiap langkah pemerintah dapat dipertanggungjawabkan.

 

Komisi V, lanjutnya, juga membuka kemungkinan untuk turun langsung melihat kondisi bencana di NTT. Langkah tersebut diperlukan agar DPR memperoleh gambaran faktual mengenai kebutuhan masyarakat sekaligus dapat mendorong kementerian dan lembaga terkait mengambil kebijakan yang tepat dan strategis.

 

"Kami juga mengetahui kebutuhan-kebutuhan lapangan dan kami juga mendorong mitra untuk segera melakukan hal yang penting, strategis, yang utama," pungkas Abdul Hadi. (fa/we)

Berita terkait

Abdul Wachid Minta Kementerian Haji Segera Penuhi SDM di Daerah
Kesejahteraan Rakyat
Abdul Wachid Minta Kementerian Haji Segera Penuhi SDM di Daerah
Segera Respons Kebutuhan Warga Terdampak, Pemerintah Harus Percepat Pendataan Korban Gempa NTT
Industri dan Pembangunan
Segera Respons Kebutuhan Warga Terdampak, Pemerintah Harus Percepat Pendataan Korban Gempa NTT
Juliyatmono: Segera Bangun Stadion Baru di NTT Demi Sambut PON 2028
Kesejahteraan Rakyat
Juliyatmono: Segera Bangun Stadion Baru di NTT Demi Sambut PON 2028
Tags:#huntara#Gempa#NTT
Sebelumnya

UPQ Ciawi Berpotensi Jadi Pusat Literasi Keagamaan Islam Inklusif

Selanjutnya

Lisda Hendrajoni Minta Penanganan Bencana NTT Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1086)
  • Industri dan Pembangunan(3779)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3798)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4640)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
literasi|NTT|RUU Penyiaran|karhutla|Kalimantan|ATR/BPN|Masyarakat|Anggaran|huntara|RUU Profesi Kurator|KIP Kuliah|Transmigrasi|DTSEN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 63%
Angin: 13 km/h