E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
karhutla|Gempa|NTT|RUU Air Minum dan Sanitasi|sekolah rakyat|Krisis Air Bersih|ASN|SPAM|RUU Penyiaran|UNHAN|Pati|Larangan Hijab|LAN RI
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
karhutla|Gempa|NTT|RUU Air Minum dan Sanitasi|sekolah rakyat|Krisis Air Bersih|ASN|SPAM|RUU Penyiaran|UNHAN|Pati|Larangan Hijab|LAN RI
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 7 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
karhutla|Gempa|NTT|RUU Air Minum dan Sanitasi|sekolah rakyat|Krisis Air Bersih|ASN|SPAM|RUU Penyiaran|UNHAN|Pati|Larangan Hijab|LAN RI
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 7 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Ansory Minta Kekurangan Penanganan Gempa NTT Segera Dilaporkan ke Pusat

Diterbitkan
Rabu, 26 Agu 2026 08.36 WIB
Bagikan:
Ansory Minta Kekurangan Penanganan Gempa NTT Segera Dilaporkan ke Pusat

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, saat meninjau dan memberikan bantuan ke pengungsi masyarakat terdampak bencana gempa di Kecamatan Reok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.|Foto: Ucha/Karisma

PARLEMENTARIA, NTT — Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ansory Siregar menegaskan komitmen DPR untuk memperjuangkan dukungan pendanaan apabila masih terdapat kekurangan dalam penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak harus menjadi prioritas agar penanganan bencana dapat berjalan optimal.

 

Ansory meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan secara terbuka berbagai kebutuhan dan kendala yang ditemukan di lapangan, termasuk apabila terdapat keterbatasan anggaran, bantuan, maupun kebutuhan penanganan lainnya. Informasi tersebut diperlukan agar DPR dapat menindaklanjutinya melalui fungsi pengawasan serta memperjuangkan dukungan pemerintah.

Lihat Juga :

Anggota DPR Dapil NTT Diminta Siaga Penanganan Gempa, Puan: NTT Tidak Sendirian

Anggota DPR Dapil NTT Diminta Siaga Penanganan Gempa, Puan: NTT Tidak Sendirian

Timwas Bencana DPR RI Berangkat ke NTT, Pastikan Penanganan Pascagempa Berjalan Efektif

Timwas Bencana DPR RI Berangkat ke NTT, Pastikan Penanganan Pascagempa Berjalan Efektif

 

“Kalau bisa, apa yang kurang silakan disuarakan. Sampaikan ke Komisi VIII, kita perjuangkan pendanaannya,” ujar Ansory saat meninjau penanganan bencana gempa bumi di NTT, Senin (24/8/2026).

 

Ia menilai, informasi mengenai kondisi riil di lapangan penting sebagai dasar dalam menentukan kebijakan dan dukungan pemerintah. Terlebih, kebutuhan penanganan bencana dapat terus berkembang seiring kondisi masyarakat terdampak, termasuk para pengungsi, serta proses pemulihan di wilayah terdampak.

 

Karena itu, Ansory meminta jajaran BNPB tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan selama proses penanganan bencana. Menurutnya, keterbukaan informasi diperlukan agar persoalan yang membutuhkan intervensi pemerintah pusat dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

 

“Jangan sungkan-sungkan melaporkan ke pusat apa yang terjadi di lapangan. Kalau memang itu kurang benar, bicara langsung. Kalau ada kekurangan, bicara langsung. Jangan ditutup-tutupi,” tegas Ansory.

 

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PKS tersebut mengatakan keterbukaan informasi semakin penting di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Informasi mengenai kondisi masyarakat dapat tersebar dengan cepat sehingga pemerintah perlu memastikan informasi publik diimbangi dengan penjelasan dan data faktual dari pihak yang menangani langsung di lapangan.

 

“Karena sekarang ini kita sudah dunia digital, sudah dunia maya. Kita tidak bisa membohongi itu. Apa yang terjadi di masyarakat nanti, tentu akan terdengar. Ibaratnya, ada asap pasti ada api. Masyarakat akan menyampaikan apa yang mereka lihat dan rasakan,” pungkas Ansory. (ujm/ssb)

Berita terkait

Anggota DPR Dapil NTT Diminta Siaga Penanganan Gempa, Puan: NTT Tidak Sendirian
Industri dan Pembangunan
Anggota DPR Dapil NTT Diminta Siaga Penanganan Gempa, Puan: NTT Tidak Sendirian
Timwas Bencana DPR RI Berangkat ke NTT, Pastikan Penanganan Pascagempa Berjalan Efektif
Kesejahteraan Rakyat
Timwas Bencana DPR RI Berangkat ke NTT, Pastikan Penanganan Pascagempa Berjalan Efektif
Gempa Susulan Terus Terjadi, Abdul Hadi Minta Pemerintah Segera Bangun Huntara di NTT
Kesejahteraan Rakyat
Gempa Susulan Terus Terjadi, Abdul Hadi Minta Pemerintah Segera Bangun Huntara di NTT
Tags:#Gempa#NTT
Sebelumnya

Selly Dorong Pembaruan Data Terintegrasi untuk Percepat Respons Bencana NTT

Selanjutnya

Warga yang Kehilangan Penghasilan Akibat Bencana Harus Jadi Perhatian Kemensos

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1101)
  • Industri dan Pembangunan(3793)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3830)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4658)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
karhutla|Gempa|NTT|RUU Air Minum dan Sanitasi|sekolah rakyat|Krisis Air Bersih|ASN|SPAM|RUU Penyiaran|UNHAN|Pati|Larangan Hijab|LAN RI
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 7 km/h