E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|Gempa|NTT|Pendidikan|Guru|Ekspor|PPPK|Cagar Budaya|Transportasi Laut|Transportasi|Honorer|AI|petani
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|Gempa|NTT|Pendidikan|Guru|Ekspor|PPPK|Cagar Budaya|Transportasi Laut|Transportasi|Honorer|AI|petani
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|Gempa|NTT|Pendidikan|Guru|Ekspor|PPPK|Cagar Budaya|Transportasi Laut|Transportasi|Honorer|AI|petani
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|Gempa|NTT|Pendidikan|Guru|Ekspor|PPPK|Cagar Budaya|Transportasi Laut|Transportasi|Honorer|AI|petani
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 6 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Bonnie Triyana Dorong Mitigasi Cagar Budaya Berbasis Pengetahuan Lokal

Diterbitkan
Rabu, 19 Agu 2026 21.52 WIB
Bagikan:
Bonnie Triyana Dorong Mitigasi Cagar Budaya Berbasis Pengetahuan Lokal

Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana usai Rapat Dengar Pendapat Panja Pelindungan dan Pemanfaatan Cagar Budaya Komisi X DPR RI di Ruang Sidang Komisi X, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Tari/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana mendorong pengetahuan lokal masyarakat dalam menghadapi bencana menjadi bagian dari strategi pelindungan dan mitigasi cagar budaya. Langkah tersebut dinilai penting mengingat Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai wilayah yang rawan bencana.

 

Menurut Bonnie, berbagai daerah di Indonesia memiliki pengetahuan lokal atau local genius yang diwariskan secara turun-temurun untuk menghadapi ancaman bencana. Pengetahuan tersebut, kata dia, tidak semestinya hanya menjadi warisan cerita masyarakat, tetapi perlu dikaji dan diintegrasikan dalam kebijakan pelindungan cagar budaya.

Lihat Juga :

Bonnie Triyana Dorong Pelestarian Cagar Budaya Berbasis Partisipasi Masyarakat

Bonnie Triyana Dorong Pelestarian Cagar Budaya Berbasis Partisipasi Masyarakat

Bonnie Triyana: Repatriasi Cagar Budaya Harus Berorientasi pada Produksi Pengetahuan

Bonnie Triyana: Repatriasi Cagar Budaya Harus Berorientasi pada Produksi Pengetahuan

 

“Kita sering kali menemukan pengetahuan-pengetahuan lokal, local genius di tengah masyarakat tentang bencana. Yang semestinya kalau pengetahuan lokal itu teman-teman kerjakan, mungkin bisa meminimalisir dampaknya,” ujar Bonnie dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Pelindungan dan Pemanfaatan Cagar Budaya Komisi X DPR RI di Ruang Sidang Komisi X, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu mencontohkan pengetahuan masyarakat di Simeulue, Aceh, mengenai smong, yakni pengetahuan lokal yang diwariskan antargenerasi terkait tanda-tanda datangnya tsunami dan cara meresponsnya. Menurutnya, keberadaan pengetahuan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki mekanisme lokal untuk mengenali dan menghadapi ancaman bencana.

 

Bonnie menilai pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran dalam memperkuat pelindungan cagar budaya di berbagai daerah. Pasalnya, bencana dapat memberikan dampak besar terhadap situs, bangunan, maupun kawasan yang memiliki nilai sejarah dan kebudayaan.

 

“Kalau kita sama-sama tahu, kenapa tidak dikerjakan saja. Ini pekerjaan yang mungkin seharusnya dilakukan sudah 20 tahun lalu,” katanya.

 

Menurut Bonnie, mitigasi tidak seharusnya baru dilakukan setelah bencana terjadi dan menimbulkan kerusakan. Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) perlu memiliki strategi yang lebih sistematis untuk mengidentifikasi risiko, mendokumentasikan pengetahuan lokal, serta mengintegrasikannya ke dalam upaya pelindungan cagar budaya.

 

Ia menambahkan, pendekatan tersebut semakin penting karena karakter dan risiko bencana di setiap wilayah berbeda. Karena itu, pengetahuan masyarakat setempat dapat menjadi salah satu sumber informasi dalam menyusun strategi mitigasi yang sesuai dengan karakteristik daerah.

 

“Harusnya jauh sebelum bencana. Bahwa kemudian bencana kali ini agak anomali, katakan ini akibat penerbangan liar atau apa segala macam, ya mestinya lebih bisa lebih ketahuan lagi,” ujarnya.

 

Bonnie berharap kebijakan pelindungan cagar budaya ke depan tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi setelah terjadi kerusakan. Aspek mitigasi dan pemanfaatan pengetahuan masyarakat perlu diperkuat agar pelindungan cagar budaya dapat dilakukan secara berkelanjutan.

 

Karena itu, Komisi X mendorong Balai Pelestarian Kebudayaan memperkuat langkah mitigasi berbasis pengetahuan lokal sebagai bagian dari strategi pelindungan cagar budaya. Dengan demikian, upaya menjaga warisan budaya dapat berjalan beriringan dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. (fa/ssb)

Berita terkait

Bonnie Triyana Dorong Pelestarian Cagar Budaya Berbasis Partisipasi Masyarakat
Kesejahteraan Rakyat
Bonnie Triyana Dorong Pelestarian Cagar Budaya Berbasis Partisipasi Masyarakat
Bonnie Triyana: Repatriasi Cagar Budaya Harus Berorientasi pada Produksi Pengetahuan
Kesejahteraan Rakyat
Bonnie Triyana: Repatriasi Cagar Budaya Harus Berorientasi pada Produksi Pengetahuan
Bonnie Triyana Dorong Badan Pengelola BUMN Perkuat Riset Sejarah dan Cagar Budaya
Kesejahteraan Rakyat
Bonnie Triyana Dorong Badan Pengelola BUMN Perkuat Riset Sejarah dan Cagar Budaya
Tags:#Cagar Budaya
Sebelumnya

Penataan Status Guru Jadi Langkah Awal Tingkatkan Kesejahteraan

Selanjutnya

Jaga Kedaulatan Data, BKSAP Tekankan Regulasi Komprehensif Atur Tata Kelola AI

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1081)
  • Industri dan Pembangunan(3761)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3759)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4625)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI